
“6 Agustus 2025: Saatnya Papua Memilih Pemimpin Baru Bersama MARIYO”
Jayapura, 1 Agustus 2025 — Suasana politik di Papua semakin hangat menjelang hari pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tahun 2025 yang akan digelar pada Rabu, 6 Agustus 2025. Salah satu pasangan calon yang menjadi sorotan publik adalah pasangan Nomor Urut 2, MARIYO — singkatan dari Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen, dua tokoh Papua yang dikenal memiliki rekam jejak kepemimpinan, integritas, dan visi besar untuk kemajuan Tanah Papua.
Pasangan MARIYO mengusung visi besar:
“BERSATU, BANGKIT, DAN SEJAHTERA UNTUK PAPUA”,
dengan lima misi unggulan meliputi:
1. Mewujudkan pemerintahan bersih dan transparan,
2. Pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal,
3. Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan untuk seluruh wilayah Papua,
4. Penguatan budaya, adat, dan kearifan lokal dalam pembangunan daerah,
5. Jaminan keamanan dan kedamaian berkelanjutan di seluruh Bumi Cenderawasih.
Dalam berbagai kesempatan, Matius Fakhiri, yang dikenal sebagai tokoh keamanan dan ketertiban di Papua, menyatakan bahwa pembangunan Papua harus diletakkan di atas semangat persatuan dan rekonsiliasi. Sementara itu, Aryoko Rumaropen, figur teknokrat yang berpengalaman di birokrasi pembangunan daerah, menegaskan bahwa rakyat Papua membutuhkan pemerintahan yang merakyat, bekerja nyata, dan mampu memperjuangkan hak-hak dasar seluruh masyarakat.
📢 Ajakan kepada Seluruh Warga Papua
Melalui berbagai kanal informasi, simpatisan dan relawan MARIYO menyerukan kepada masyarakat untuk hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 6 Agustus 2025 dan menggunakan hak pilih dengan mencoblos Nomor Urut 2.
“Mari satukan suara, mari pilih pemimpin yang lahir dari rahim rakyat Papua, dan mengabdi sepenuhnya untuk Papua! Mencoblos MARIYO berarti mencoblos masa depan Papua yang adil, damai, dan sejahtera!” – ujar Partai Garda Republik Indonesia
Jangan Golput!
✅ Coblos Nomor 2 – MARIYO
✅ Untuk Papua yang Bersatu, Bangkit, dan Sejahtera!




