Gubernur Papua Apresiasi Dukungan Mendikdasmen dalam Percepatan Pemerataan Pendidikan

0
78

Jakarta,Beritapapuaterkini.com – Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti atas dukungan dan kebijakan yang diberikan dalam memperkuat serta memprioritaskan layanan pendidikan dasar dan menengah di Provinsi Papua.

Menurut Fakhiri, dukungan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Papua dalam melaksanakan Program Strategis Nasional di bidang pendidikan, khususnya pada percepatan pemerataan layanan pendidikan bermutu. Upaya ini juga dinilai sejalan dengan arah kebijakan Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) serta ASTA CITA ke-4 Presiden RI yang menekankan penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Dalam periode 2025–2030, Pemerintah Provinsi Papua menetapkan tiga dimensi utama pembangunan, yakni:

Dimensi Pembangunan Manusia, melalui peningkatan kualitas SDM lewat pendidikan bermutu guna melahirkan Generasi Emas Papua;

Dimensi Pertumbuhan Berbasis Sektor Unggulan, dengan memperkuat pendidikan vokasi untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor-sektor seperti pertanian, perkebunan, perikanan, energi dan sumber daya mineral (ESDM), serta pariwisata;

Dimensi Kewilayahan dan Pemerataan Pembangunan, yang menitikberatkan pada percepatan pemerataan layanan serta infrastruktur pendidikan di seluruh wilayah Papua.

“Pendidikan dasar dan menengah memiliki peran strategis dalam mendukung ketiga dimensi pembangunan tersebut. Papua berkomitmen menjadi role model pengelolaan pendidikan dasar dan menengah di wilayah timur Indonesia, sekaligus Etalase Pendidikan Indonesia di Kawasan Pasifik,” ujar Fakhiri.

Sebagai daerah dengan status Otonomi Khusus dan letak geografis yang berbatasan langsung dengan negara-negara di Pasifik, Papua memiliki tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pendidikan. Meskipun kewenangan pengelolaan pendidikan dasar dan menengah berada di tingkat kabupaten/kota, Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen memastikan percepatan pemerataan serta peningkatan mutu pendidikan.

Beberapa program prioritas yang diusulkan untuk mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan antara lain:

Pembangunan sekolah berpola asrama di Biak Numfor, Mamberamo Raya, Waropen, dan Supiori;

Sekolah kontekstual di wilayah perbatasan, dengan kurikulum yang disesuaikan dengan posisi strategis Papua sebagai gerbang Pasifik;

Revitalisasi sarana dan prasarana sekolah di wilayah dengan akses pendidikan terbatas;

Penyediaan laboratorium komputer dan fasilitas TIK untuk memperkuat literasi digital siswa, serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik;

Penambahan kuota Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM);

Dukungan pengembalian kewenangan pengelolaan SMA dan SMK dari kabupaten/kota ke provinsi pada tahun 2027, termasuk pemenuhan pendanaannya.

Gubernur Fakhiri menegaskan pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan manusia dan kunci percepatan pembangunan Papua.

“Dengan dukungan penuh dari Kementerian dan seluruh pemangku kepentingan, Papua optimistis dapat mewujudkan layanan pendidikan dasar dan menengah yang inklusif, berkualitas, dan berdaya saing, sejalan dengan visi besar Papua Cerah – Papua Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni,” pungkasnya.