Wagub Papua Tekankan Persatuan pada Musber II FORKOM-LKN Papua

0
46

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Wakil Gubernur Papua, Arioko Rumaropen, menegaskan pentingnya menjaga kerukunan, persatuan, dan kesatuan bangsa dalam Musyawarah Besar (Mubes) II Forum Komunikasi Lintas Kerukunan Nusantara (FORKOM-LKN) Papua tahun 2025.

Wagub Rumaropen, menegaskan Mubes FORKOM-LKN bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang kebangsaan untuk mempertemukan niat baik, memperkuat silaturahmi, serta meneguhkan komitmen menjaga keharmonisan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya menyampaikan apresiasi dan keyakinan bahwa FORKOM-LKN Papua akan terus menjadi wadah lintas paguyuban, dan budaya serta menjadi pondasi kehidupan masyarakat Papua yang damai dan bermartabat,” ujar Arioko, Minggu (14/12/2025).

Rumaropen menjelaskan, Papua merupakan wilayah yang kaya akan keberagaman sosial, budaya, dan nilai kemanusiaan yang tersebar di tujuh wilayah adat. Oleh karena itu, FORKOM-LKN diharapkan hadir sebagai penjaga nilai-nilai kemanusiaan sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Papua, dalam pembangunan sosial dan kebangsaan.

Menurutnya, seluruh ikhtiar FORKOM-LKN sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua, yakni transformasi Papua baru yang maju dan harmonis melalui semangat Papua Cerah, Papua Cerdas, dan Papua Sejahtera. Papua yang cerdas, kata dia, berarti masyarakat yang terdidik dan dewasa dalam menyikapi perbedaan, sementara Papua sejahtera mencerminkan pembangunan yang merata dan stabil bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Papua yang damai berarti rukun dan bersatu dalam bingkai NKRI. Karena itu, FORKOM-LKN harus menjadi pilar sosial kebangsaan serta mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas, membangun kepercayaan, dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan dari akar rumput,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Wagub Rumaropen, mengingatkan agar berbagai peristiwa, baik bencana alam maupun konflik sosial, dijadikan pelajaran untuk mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan. Pesan Gubernur Papua, lanjutnya,  agar tidak ada dualisme organisasi FORKOM di Papua.

“Satu untuk semua, semua untuk satu. Tidak boleh ada perpecahan di tengah masyarakat Papua. Perbedaan adat, budaya, dan agama bukan alasan untuk terpecah, melainkan rahmat untuk saling melengkapi,” katanya.

Ditambahkan Wagub Rumaropen, menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus FORKOM-LKN Papua dan mendorong agar terus bermitra dengan pemerintah daerah serta menjadi teladan hidup rukun di Tanah Papua. Ia juga menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung keberlangsungan organisasi, termasuk menyiapkan ruang sekretariat dan bantuan melalui kebijakan anggaran pada tahun mendatang.

“Kita jaga bersama suasana yang damai dan kondusif demi keberlanjutan pembangunan di Papua,” pungkasnya.