Kejurda Atletik Piala Gubernur Papua 2026 Jadi Awal Kebangkitan Atlet Papua

0
43

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Piala Gubernur Papua 2026 resmi digelar di Jayapura dan diikuti atlet dari enam kabupaten serta satu kota di Provinsi Papua. Dua kabupaten lainnya tidak dapat berpartisipasi karena kendala transportasi.

Ketua Panitia Kejurda Atletik Papua 2026, Natirmalus D. Renyaan, mengatakan perlombaan telah dimulai sejak pagi hari dan secara resmi dibuka oleh Gubernur Papua pada Kamis sore (18/6/2026). Kejuaraan berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 Juni 2026.

“Peserta berasal dari enam kabupaten dan satu kota. Ada dua kabupaten yang tidak hadir karena masalah transportasi. Kami bersyukur Bapak Gubernur telah membuka secara resmi kejuaraan ini,” kata Natirmalus.

Menurutnya, penyelenggaraan Kejurda Atletik bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat olahraga atletik di Papua sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan prestasi.

Berbagai nomor pertandingan diperlombakan dalam kejuaraan ini, di antaranya lari, lompat jauh, lempar lembing, tolak peluru, dan lempar cakram. Melalui ajang tersebut, panitia berharap dapat menemukan bibit-bibit atlet potensial yang mampu mencetak prestasi dan memecahkan rekor baru.

“Kami ingin melalui perlombaan ini lahir atlet-atlet baru yang berprestasi dan profesional. Harapan kami, mereka bisa menjadi andalan Papua pada berbagai ajang olahraga ke depan,” ujarnya.

Natirmalus mengakui prestasi atletik Papua pernah berjaya pada era 1980-an, namun mengalami penurunan dalam beberapa dekade terakhir. Karena itu, Kejurda Atletik 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga atletik di Tanah Papua.

“Dulu atlet Papua sangat diperhitungkan. Namun sejak tahun 1990-an hingga sekarang prestasinya semakin redup. Kami ingin mengembalikan kejayaan itu melalui semangat baru dan kolaborasi semua pihak,” katanya.

Selain menjadi ajang persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON), Kejurda juga diarahkan untuk menjaring atlet-atlet muda yang berpotensi tampil pada kejuaraan nasional maupun internasional, termasuk SEA Games hingga Olimpiade.

Ia menilai minat generasi muda terhadap olahraga sebenarnya cukup tinggi, tetapi masih membutuhkan wadah yang memadai untuk mengembangkan kemampuan mereka.

Ke depan, panitia bersama pemerintah daerah berencana mengembangkan nomor-nomor atletik yang selama ini belum banyak dipertandingkan, termasuk nomor lompat galah. Upaya tersebut didukung dengan ketersediaan sarana dan prasarana peninggalan PON XX Papua yang masih tersimpan dengan kondisi baik.

“Hasil pengecekan kami menunjukkan peralatan atletik yang digunakan saat PON masih lengkap dan layak pakai. Tantangannya sekarang adalah mencari dan membina atlet-atlet yang akan bertanding pada cabang-cabang tersebut melalui kompetisi yang berkelanjutan,” jelas Natirmalus.

Melalui Kejurda Atletik Piala Gubernur Papua 2026, panitia berharap lahir generasi atlet baru yang mampu mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasional.