Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbakin Papua bekerja sama dengan Polda Papua menggelar Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026 sebagai wadah bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan datang di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pertandingan kejuaran menembak itu, digelar dilapangan tembak Perbakin Papua Kotaraja, dan dibuka oleh Ketua Umum Pengprov Perbakin Papua, Johni Banua Rouw, Kamis (25/6/2026).
Ketua Umum Pengprov Perbakin Papua, Johni Banua Rouw, menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Papua dan jajaran Polda Papua atas dukungan yang diberikan sehingga kejuaraan perdana tersebut dapat terselenggara.
Menurut Johni, kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menguji hasil latihan yang selama ini dijalani melalui kompetisi yang kompetitif dan terukur.
“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Kapolda Papua dan jajaran Polda Papua yang telah mendukung terselenggaranya Kapolda Papua Cup pertama di Provinsi Papua. Kami berharap event ini memberikan kesempatan kepada atlet untuk terus berkompetisi sehingga kemampuan yang selama ini dilatih dapat ditunjukkan dan dipertandingkan,” ujarnya.
Johni menambahkan, Perbakin Papua berkomitmen menyelenggarakan kejuaraan secara rutin agar atlet tetap termotivasi menjalani latihan. Pada tahun sebelumnya, Perbakin Papua menggelar lima kejuaraan dan tahun ini ditargetkan sedikitnya empat hingga lima event serupa.
“Jika atlet hanya berlatih tanpa bertanding, perkembangan kemampuan mereka tidak akan maksimal. Karena itu, kami berupaya menghadirkan kompetisi setiap tiga hingga empat bulan sekali agar atlet terus terpacu meningkatkan prestasi,” katanya.
Johni menjelaskan, Perbakin Papua telah melakukan seleksi melalui sejumlah kejuaraan dan menetapkan daftar 10 atlet terbaik sebagai line up sementara menuju PON. Hasil yang diperoleh pada Kapolda Papua Cup 2026 juga akan menjadi bagian dari penilaian untuk mempertahankan atau mengubah posisi atlet dalam line up tersebut.
“Kompetisi ini terbuka dan berlangsung secara fair. Atlet yang berada di bawah line up memiliki kesempatan untuk naik apabila menunjukkan prestasi lebih baik. Sistem ini kami terapkan agar seluruh atlet terus berlatih dan menunjukkan progres yang konsisten,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kapolda Papua Cup 2026, Soponyono, mengatakan kejuaraan tersebut diikuti 256 peserta dari berbagai daerah di Papua.
Peserta berasal dari sejumlah wilayah, antara lain Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, hingga Timika. Kejuaraan mempertandingkan beberapa nomor, di antaranya 25 meter benchrest, 100 meter metal siluet, multi ring, dan 50 meter.
“Kejuaraan ini berlangsung selama empat hari, mulai Kamis hingga Minggu. Penutupan dijadwalkan pada Minggu siang setelah seluruh nomor pertandingan selesai dilaksanakan,” ujarnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, Kapolda Papua Cup 2026 juga berfungsi sebagai sarana penjaringan atlet potensial. Nomor talent yang dipertandingkan akan menjadi salah satu dasar evaluasi untuk menentukan atlet yang masuk dalam line up persiapan PON NTB.
Melalui kejuaraan ini, Perbakin Papua berharap dapat melahirkan atlet-atlet menembak berprestasi yang mampu mengharumkan nama Papua pada ajang nasional mendatang.




