Ketua Umum KONI Pusat Lantik Pengurus KONI Papua, Dorong Kebangkitan Prestasi Olahraga Bumi Cenderawasih

0
21

Jayapura,Beritapapuaterkini.com — Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman melantik Ketua Umum dan Badan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua masa bakti 2026–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Suni Abepura, Jumat (5/6).

Pada kesempatan itu Marciano Norman menyampaikan apresiasi kepada pengurus KONI Papua periode sebelumnya yang dipimpin oleh Kanius Kogoya beserta jajaran pengurus masa bakti 2022–2026 atas kontribusi mereka dalam membina olahraga di Papua.

Ia juga mengucapkan selamat kepada Ketua Umum KONI Papua yang baru, Mathius D. Fakhiri, beserta seluruh pengurus yang baru dilantik dan dikukuhkan.

“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Komisaris Jenderal Purnawirawan Mathius D. Fakhiri dan seluruh pengurus yang baru dilantik. Amanah yang diberikan kepada Bapak dan Ibu sekalian adalah untuk mengembalikan kehormatan Papua melalui prestasi olahraga,” kata Marciano.

Marciano mengakui persoalan anggaran masih menjadi tantangan utama yang dihadapi hampir seluruh daerah dalam pembinaan olahraga. Namun, menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh menjadi penghalang untuk meningkatkan prestasi atlet.

Marciano menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mencari solusi dalam menghadapi keterbatasan anggaran.

“Dalam situasi seperti sekarang, sinergi semua pihak sangat diperlukan agar persoalan anggaran dapat diatasi dan prestasi olahraga tetap meningkat,” ujarnya.

Menurut Marciano, Papua memiliki keuntungan tersendiri karena kepengurusan KONI Provinsi Papua periode 2026–2030 dipimpin langsung oleh Gubernur Papua. Kondisi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan dukungan terhadap pembangunan olahraga di daerah.

Lebih lanjut Marciano menegaskan, pembinaan atlet usia dini harus menjadi fokus utama pengurus baru KONI Papua. Ia optimistis Papua akan terus melahirkan atlet-atlet berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Marciano berharap atlet Papua dapat tampil pada ajang Asian Games 2026 dan bahkan menembus Olimpiade Musim Panas 2028 di Amerika Serikat.

“Masih ada waktu yang cukup untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaik Papua. Saya berharap ada atlet Papua yang bisa tampil dan mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade Los Angeles 2028,” katanya.

Marciano mengingatkan sejarah telah mencatat kontribusi atlet Papua bagi Indonesia, salah satunya atlet angkat besi Lisa Rumbewas yang berhasil menyumbangkan medali bagi Indonesia pada ajang Olimpiade.

“Kalau Papua pernah melahirkan atlet kelas dunia seperti Lisa Rumbewas, saya yakin Papua bisa kembali melakukannya,” ujarnya.

Selain menyiapkan atlet menuju ajang internasional, Marciano juga meminta KONI Papua untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Nasional 2028.

Ia mendorong pengurus KONI Papua agar memprioritaskan cabang olahraga unggulan yang berpotensi mendulang medali dan mengangkat nama Papua di tingkat nasional.

Kembali Marciano mengingatkan Papua pernah menorehkan prestasi membanggakan dengan menempati peringkat empat besar pada Pekan Olahraga Nasional XX Papua.

“Kalau pada PON 2021 Papua bisa meraih prestasi membanggakan, maka pada PON 2028 saya yakin Papua juga bisa kembali bersaing di papan atas,” tegasnya.

Marciano menegaskan komitmen KONI Pusat untuk mendukung peningkatan kualitas organisasi dan pembinaan prestasi olahraga di Papua.

Ia juga mendorong Papua untuk lebih aktif menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan nasional maupun kegiatan olahraga yang melibatkan negara-negara tetangga di kawasan Pasifik.

“KONI Pusat siap melayani dan mendukung Papua dalam meningkatkan kualitas pembinaan organisasi serta prestasi olahraga. Mari bersama-sama mengangkat kembali kejayaan olahraga Papua untuk Indonesia,” pungkasnya.