Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 meringkus dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Yahukimo. Satu di antara tersangka merupakan buronan utama (DPO) yang dikenal memiliki rekam jejak kriminal panjang dan sadis.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, mengatakan kedua pelaku yang diamankan adalah Homi Hiluka dan Simak Kipka. Keduanya diringkus di dua lokasi berbeda di wilayah Yahukimo, termasuk salah satunya di area sekitar Kantor DPRD Yahukimo pada Selasa (20/02/2026).
Homi Hiluka bukan pemain baru dalam daftar pencarian orang (DPO) aparat keamanan. Brigjen Pol. Faizal menyebut Homi adalah aktor intelektual sekaligus eksekutor di balik berbagai aksi keji sejak tahun 2022.
“Homi Hiluka merupakan TO utama kami di Yahukimo. Ia terlibat dalam berbagai tindak pidana berat, mulai dari penembakan aparat hingga pembunuhan warga sipil secara sadis,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.
Berdasarkan data kepolisian, deretan aksi kriminal Homi Hiluka meliputi, 2022 Penembakan anggota Polri di akses jalan menuju Lokpon.
Januari 2025: Pembakaran mobil Sat Dimas.
April 2025: Terlibat langsung dalam pembunuhan 17 orang pendulang.
Juni 2025: Penembakan anggota Kodim Yahukimo.
Februari 2026: Terlibat aksi penembakan warga sipil terbaru sebelum akhirnya tertangkap.
Lainnya: Perusakan gedung sekolah, penganiayaan berat yang menyebabkan kematian, serta pembakaran berbagai kendaraan milik warga.
Sementara itu, tersangka lainnya, Simak Kipka, ditangkap atas keterlibatannya dalam aksi pembakaran mobil milik Kepala Kampung Yelma Bil yang terjadi pada 18 Februari 2026 lalu.
Merespons eskalasi gangguan keamanan yang meningkat sejak tahun 2025, Satgas Damai Cartenz telah menyiagakan sekitar 250 personel tambahan di Yahukimo. Langkah ini diambil untuk mempersempit ruang gerak KKB dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Penangkapan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memutus rantai kekerasan KKB di Yahukimo. Kami tidak akan berhenti di sini; pengembangan terhadap jaringan pelaku lainnya masih terus kami lakukan,” tegas Kaops.
Saat ini, kedua tersangka telah mendekam di Polres Yahukimo untuk menjalani proses penyidikan intensif. Selain melakukan penegakan hukum, Satgas Damai Cartenz juga memperketat pengamanan pada fasilitas publik seperti layanan kesehatan, sekolah, dan pusat ekonomi guna mencegah aksi balas dendam maupun sabotase dari kelompok terafiliasi.




