Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Pesta rakyat merupakan momen peralihan kepemimpinan setelah Gubernur dan Wakil Gubernur Papua terpilih resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada 8 Oktober 2025. Pada momen yang berlangsung di halaman apel Kantor gubernur Papua, Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, menyampaikan sambutan perpisahan.
Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 6 Agustus 2025 yang berlangsung aman dan lancar. Fatoni mengakui jika Pilkada paling aman dan paling sukses sepanjang sejarah Papua, yang menunjukkan bahwa masyarakat Papua semakin dewasa dalam berdemokrasi.
“Keberhasilan ini membuktikan bahwa Papua sudah dewasa dalam berdemokrasi dan patut dibanggakan,” ujar Fatoni dalam sambutannya, Jumat (31/10/2025).
Selain aspek politik, Fatoni juga menyoroti perkembangan ekonomi daerah. Ia menyebut, selama masa kepemimpinannya, telah tumbuh lebih dari 7.000 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Papua. Capaian itu, menurutnya, merupakan prestasi luar biasa yang mencerminkan semangat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM, dan saya mengajak seluruh masyarakat untuk menikmati hasil karya masyarakat Papua sendiri,” tambahnya.
Fatoni juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan yang telah terjalin, tanpa membedakan latar belakang atau golongan.
“Kita tidak ada sekat, tidak ada perbedaan. Pemimpin yang dipilih adalah pemimpin masyarakat Papua secara keseluruhan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fatoni menekankan pentingnya menjaga citra dan martabat Papua di mata nasional dan internasional. Ia mendorong masyarakat untuk menyebarkan informasi positif tentang Papua, termasuk keindahan alam, kekayaan budaya, dan potensi daerah.
“Mari kita jaga citra, nama baik, dan martabat Papua agar masyarakat luar memahami Papua secara utuh, tidak sepotong-sepotong,” katanya.
Menutup sambutannya, Fatoni menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama bertugas, serta berterima kasih atas dukungan masyarakat dan jajaran pemerintah daerah.
“Saya atas nama pribadi dan keluarga memohon maaf atas segala kekurangan, keterbatasan, dan kekhilafan. Yakinlah, walaupun kami tidak di Papua, kami akan tetap berbuat untuk Papua,” ujarnya dengan nada haru.
Acara Pesta Rakyat tersebut dihadiri ribuan warga, jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh adat, serta perwakilan organisasi masyarakat yang memberikan apresiasi atas dedikasi Fatoni selama menjabat sebagai Penjabat Gubernur Papua.




