Sohilait : Imam Baru Jadi Ujung Tombak Pelayanan Rohani di Wilayah Terpencil

0
68

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Pemerintah Provinsi Papua menyampaikan harapan besar atas tahbisan tiga imam baru Katolik yang berlangsung dalam Perayaan Ekaristi di Gereja Katedral Kristus Raja Jayapura, Minggu (23/11/2025).

Penjabat Sekretaris Daerah Papua, L. Christian Sohilait, mewakili Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri, hadir sekaligus membacakan sambutan resmi pemerintah.

Dalam sambutannya, Sohilait mengucapkan selamat kepada ketiga imam yang ditahbiskan oleh Uskup Jayapura. Mereka adalah Pastor Yufensius Aituru, Pastor Wiki Ruhino Emanuel Kossay, dan Pastor Ambrosius Weke, OFM. Dua di antaranya merupakan putra asli Papua.

“Penabisan imam adalah anugerah besar dalam kehidupan gereja. Tuhan menghadirkan gembala-gembala-Nya bagi umat melalui sakramen imamat, gembala yang melayani dengan ketulusan, pengorbanan, dan kasih yang memerdekakan,” ujar Sohilait.

Pemprov Papua menaruh harapan besar pada kehadiran para imam baru ini, terutama untuk memperkuat pelayanan pastoral di daerah pedalaman yang masih kekurangan tenaga pendamping rohani.

Menurut Sohilait, para imam baru diharapkan dapat menjadi ujung tombak pelayanan sakramental dan spiritual bagi umat yang tinggal di wilayah-wilayah sulit dijangkau.

Dalam kesempatan itu, Sohilait menegaskan pentingnya kehadiran pemimpin rohani yang berani, memiliki integritas, dan mampu menabur kasih dalam situasi penuh tantangan. Ia menyebut momentum tahbisan ini sejalan dengan visi Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis.

“Pembangunan Papua tidak hanya soal infrastruktur dan sistem, tetapi juga pembentukan karakter, moral, dan spiritual masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah juga menekankan pentingnya sinergi antara gereja dan pemerintah untuk memperkuat rekonsiliasi, perdamaian berkelanjutan, serta dialog lintas agama dan budaya. Nilai-nilai kasih, keramahan, dan penghargaan terhadap martabat manusia disebut sebagai jati diri masyarakat Papua yang perlu terus dirawat.

Diakhir sambutannya, Sohilait mengajak seluruh umat Katolik untuk mendukung para imam baru agar tetap setia pada panggilan mereka.

“Doakan agar mereka menghasilkan buah-buah pelayanan bagi Gereja dan masyarakat di seluruh Tanah Papua,” pungkasnya.