Forum “Sipaja” Resmi Dilantik, Ketum Joko Didik Purnomo : Siap Berkontribusi Bagi  Pembangunan di Papua

0
37

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Forum Silaturahmi Paguyuban Jawa (Sipaja) Papua resmi mendeklarasikan organisasi serta melantik jajaran pengurus Sipaja, DPW Kartini Sipaja, dan DPW Laskar Pemuda Sipaja untuk periode 2025–2030. Acara tersebut berlangsung di PTC Entrop, Minggu (30/11/2025).

Usai pelantikan Ketua Umum Sipaja, Joko Didik Purnomo, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Purnomo mengatakan pelantikan yang dilakukan oleh perwakilan Gubernur Papua menjadi kehormatan sekaligus amanah besar yang akan dijalankannya dengan penuh tanggung jawab.

“Saya merasa tersanjung dan dihormati. Ini amanah besar, dan saya tidak mungkin berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh tokoh paguyuban,” ujarnya.

Purnomo mengungkapkan berdasarkan data internal, jumlah warga Jawa yang tergabung dalam jaringan Sipaja di Papua mencapai sekitar 110.000 jiwa. Potensi besar ini, menurutnya, dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan dan stabilitas daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa komunitas besar ini dapat diarahkan pada kontribusi positif untuk Papua. Organisasi ini lahir karena kesamaan visi dan semangat untuk ikut serta dalam pembangunan,” tambahnya.

Purnomo juga berencana melakukan penyelenggaraan Festival Budaya Jawa di halaman kantor Gubernur Papua sebagai upaya melestarikan budaya di tengah perkembangan zaman. Dalam kesempatan tersebut, Purnomo mengenakan baju tradisional surjan sebagai simbol identitas budaya Jawa.

“Kami ingin melestarikan budaya, dan lewat festival ini kami berharap Papua semakin kaya dengan keberagaman,” katanya.

Purnomo menegaskan, warga Jawa di Papua siap menjadi bagian dari solusi dan mitra strategis pemerintah. Purnomo berharap keberadaan Sipaja dapat membuka ruang partisipasi lebih luas, baik di tingkat kota maupun provinsi.

“Kami berharap forum ini memberi kesempatan bagi kami ikut terlibat langsung dalam pembangunan. Kami siap mendukung program pemerintah dan hadir sebagai bagian penting dalam kehidupan sosial Papua,” pungkasnya.

Sementara itu, Dewan Penasehat Sipaja, Hj. Marsudi, mengajak seluruh anggota paguyuban untuk memperkuat solidaritas dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Setiap pertemuan adalah kesempatan membangun diri dan memperkuat hubungan. Kita harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah,” tegasnya.

Marsudi menekankan warga Jawa di Papua harus menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar, khususnya bagi tanah Papua yang menjadi tempat tinggal bersama.

“Deklarasi dan pelantikan ini menjadi tonggak awal bagi Sipaja Papua untuk mengambil peran lebih aktif dalam menjaga harmoni sosial dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Para pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu menjadi jembatan antara warga Jawa dan pemerintah, serta menjaga nilai-nilai budaya di tengah kehidupan multikultural Papua,” pungkasnya.