Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Bank Indonesia (BI) perwakilan Papua resmi meluncurkan program layanan kas tematik “Serunai” atau Semarak Rupiah Natal Penuh Damai 2025” yang digelar serentak di seluruh Indonesia pada 8–23 Desember 2025. Untuk pertama kalinya, Papua menjadi tuan rumah peluncuran nasional yang dipusatkan di Kantor Gubernur Provinsi Papua, Senin (8/12/2025).
Kepala Grup Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Hary Widodo, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua atas dukungan pada pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dijelaskan Hary, program Serunai bertujuan memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar, pecahan sesuai kebutuhan, serta layanan penukaran bagi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.
“Program ini merupakan bentuk tanggung jawab BI sesuai amanat Undang-Undang Mata Uang untuk menyediakan rupiah yang cukup, layak, dan mudah dijangkau masyarakat,” ujar Hari.
Dalam pelaksanaannya, lanjut kata Hary, BI menyediakan Rp283,1 miliar uang tunai untuk layanan di seluruh kantor perwakilan, meningkat 32 persen dibanding tahun sebelumnya. Secara nasional, BI juga menyiapkan uang rupiah sebesar Rp117 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan transaksi pemerintah selama periode Natal dan Tahun Baru.
Layanan Serunai 2025 akan dilakukan melalui kas keliling, bekerja sama dengan perbankan dan diprioritaskan di rumah-rumah ibadah, gereja, dan sekolah agar masyarakat yang merayakan Natal dapat dilayani secara optimal. Setiap warga dapat menukarkan uang maksimal Rp5 juta per orang di loket-loket BI.
Selain penukaran uang, BI turut memberikan edukasi mengenai ciri keaslian rupiah, cara merawat uang dengan prinsip 5J (jangan dilipat, jangan dicoret, jangan ditempel, jangan diremas, jangan dibasahi), serta pemahaman nilai rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
Hary Widodo mengungkapkan program Serunai mengandung pesan solidaritas, termasuk bagi masyarakat di wilayah yang terdampak bencana di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.
“BI hadir memastikan kebutuhan uang rupiah tetap terpenuhi di seluruh wilayah NKRI,” tandasnya.
Wakil Gubernur Papua, Arioko Rumaropen, mengungkapkan kebanggaan karena Papua dipercaya sebagai lokasi peluncuran nasional Serunai 2025.
Menurutnya, penugasan tersebut merupakan bentuk kepercayaan terhadap peran strategis Papua dalam dinamika ekonomi kawasan timur Indonesia.
“Menjelang hari besar keagamaan, aktivitas ekonomi meningkat signifikan. Ketersediaan uang pecahan kecil sangat penting untuk mencegah pembulatan harga yang membebani masyarakat,” katanya.
Arioko juga mengapresiasi tema Serunai 2025, yaitu “Rupiah Terjaga untuk Natal”, yang dinilai sejalan dengan misi Papua membangun harmoni sosial dan ekonomi yang inklusif.
Wagub Arioko, menyoroti sejumlah peningkatan layanan BI tahun ini, yakni Paket penukaran naik hingga Rp5 juta per orang, Sinergi penukaran uang dengan perbankan (Bank Mandiri, BNI, BTN, BRI, Bank Papua), dan Kas keliling difokuskan ke gereja dan sekolah Kristiani di berbagai wilayah Papua
Pada kesempatan itu, Arioko mengajak masyarakat merawat rupiah dan bijak bertransaksi, termasuk mendukung transformasi digital melalui penggunaan pembayaran non-tunai.
“Semoga rangkaian Serunai 2025 berjalan lancar, memberikan manfaat nyata, serta memperkuat harmoni di Tanah Papua,” pungkasnya.




