Evaluasi ODC 2025 : Kekerasan Relatif Stabil, Dampak pada Warga Sipil Jadi Sorotan

0
52

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Kepala Operasi (Kaops) Damai Cartenz (ODC) 2025, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, mengatakan terkait evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan operasi telah dilakukan dan dilaporkan kepada Markas Besar Polri. Saat ini, pihaknya masih menunggu keputusan pimpinan Polri terkait tindak lanjut hasil evaluasi tersebut.

“Evaluasi sudah kami laksanakan dan seluruh data telah kami sampaikan ke Mabes Polri. Dalam satu hingga dua hari ke depan, kami masih menunggu keputusan karena ada beberapa penyesuaian yang perlu dilakukan,” ujar Brigjen Faizal, kepada awak media di Mapolda Papua, Senin (22/12/2025).

Brigjen Faizal menjelaskan, seluruh data terkait pelaksanaan operasi selama kurang lebih satu tahun telah dinaikkan kepada Kapolri dan saat ini masih dalam tahap proses. Keputusan akhir akan menjadi dasar pembahasan lanjutan untuk langkah ke depan.

Terkait tingkat kekerasan, Brigjen Faizal menyebutkan secara umum aktivitas kelompok bersenjata relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, terdapat perbedaan pada jumlah korban.

“Untuk korban dari unsur TNI-Polri mengalami penurunan. Akan tetapi, korban dari masyarakat sipil justru mengalami peningkatan di beberapa wilayah,” katanya.

Brigjen Faizal menambahkan, terdapat sejumlah daerah yang dalam dua hingga tiga tahun terakhir relatif aman, namun dalam satu tahun terakhir justru mengalami peningkatan aksi kekerasan yang menimbulkan korban warga sipil.

“Kami sudah memproses dan mendata kejadian tersebut. Hal ini menjadi catatan penting, dan kami juga mempertimbangkan faktor-faktor baru yang mungkin menjadi penyebab meningkatnya kejadian di tahun ini,” jelasnya.

Menurutnya, secara kuantitas jumlah pelaku dan kejadian memang mengalami penyusutan, namun secara kualitas terdapat peningkatan pada beberapa insiden yang berdampak signifikan. Kondisi tersebut masih terus dianalisis sebagai bahan evaluasi Operasi Damai Cartenz.

“Ini yang sedang kami dalami, khususnya dalam rangka perbaikan pelaksanaan operasi ke depan,” pungkas Brigjen Faizal.