Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Pemerintah Provinsi Papua mengucurkan bantuan dana sebesar Rp500 juta untuk mendukung proses pencarian korban kecelakaan laut yang terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen. Bantuan tersebut disalurkan melalui pemerintah daerah setempat.
Ketua DPR Papua, Denny Hennry Bonai, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil pembahasan bersama antara DPR Papua dan Pemerintah Provinsi Papua.
“Dalam pembahasan bersama gubernur Papua, saya didampingi Wakil Ketua II DPR Papua Mukri Hamadi,” terang Hennry Bonai, kepada awak media, Rabu (31/12/2025).
Lebih lanjut, Hennry Bonai menjelaskan, Pak Gubernur telah memerintahkan Kepala Badan Keuangan Provinsi Papua untuk menyalurkan bantuan sebesar Rp500 juta kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen mendukung tim pencarian korban.
“Dana tersebut telah ditransfer dan dikonfirmasi masuk ke rekening pemerintah daerah. Bantuan itu difokuskan untuk operasional tim pencarian dan pertolongan (SAR) di lapangan,” terangnya.
Selain bantuan dari pemerintah provinsi, Denny Bonai menegaskan dirinya secara pribadi turut memberikan dukungan sejak awal kejadian. Namun, ia menilai bantuan kemanusiaan tidak perlu selalu dipublikasikan.
“Saya perlu klarifikasi karena ada beberapa media yang menyebut saya tidak melakukan apa-apa. Sejak H+2 kejadian, saya sudah membantu secara pribadi, mengerahkan 2 speedboat pribadi untuk mendukung operasional pencarian sampai ke Biak dan Serui. Tapi saya tidak merasa perlu menyampaikan itu ke media,” ujarnya.
Denny Bonay berharap kecelakaan serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.
Dirinya menekankan pentingnya evaluasi terhadap fasilitas transportasi laut, khususnya dermaga-dermaga di wilayah kepulauan Papua.
“Wilayah ini adalah kepulauan. Ke depan perlu dilihat lagi ketersediaan dermaga yang layak. Kalau ada dermaga terdekat, kapal bisa langsung sandar dan tidak perlu menggunakan perahu kecil dengan kapasitas terbatas, apalagi di malam hari,” jelasnya.
Denny menambahkan, akses darat menuju beberapa wilayah sebenarnya memungkinkan untuk dikembangkan, sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap transportasi laut yang berisiko.
Dalam kesempatan yang sama, Denny menyebutkan Pemerintah Provinsi Papua juga mengalokasikan bantuan sebesar Rp500 juta untuk penanganan bencana banjir di Sumatera sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.
“Totalnya ada dua bantuan, Rp500 juta untuk kecelakaan laut di Kabupaten Kepulauan dan Rp500 juta lagi untuk bencana banjir di Sumatera,” pungkasnya.




