Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, secara resmi menutup Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Piala Gubernur Papua Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Mandala, Jayapura, Sabtu (20/6/2026).
Gubernur Fakhiri dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kejuaraan, mulai dari Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Papua, panitia pelaksana, sponsor, pelatih, ofisial, juri, hingga para atlet.
Menurut Fakhiri, keberhasilan pelaksanaan Kejurda Atletik Piala Gubernur 2026 menjadi bukti nyata kolaborasi, kerja keras, dan komitmen bersama mampu menghadirkan ajang olahraga yang berkualitas dan membanggakan.
“Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bukti, kolaborasi dan kerja keras seluruh pihak mampu menghadirkan sebuah ajang olahraga yang berkualitas dan membanggakan,” ujar Fakhiri.
Selama pelaksanaan kejuaraan, para atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Papua menunjukkan semangat juang, disiplin, kerja keras, dan sportivitas yang tinggi. Gubernur menilai kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga wadah pembinaan, evaluasi kemampuan atlet, serta mempererat persaudaraan dan kebersamaan generasi muda Papua.
Gubernur mengucapkan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi dan meminta mereka menjadikan pencapaian tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan menghadapi kompetisi yang lebih tinggi. Sementara bagi atlet yang belum meraih hasil terbaik, Fakhiri mengingatkan agar tidak berkecil hati karena setiap pengalaman bertanding merupakan proses pembelajaran yang berharga.
Lebih lanjut, Gubernur menegaskan cabang olahraga atletik merupakan fondasi utama dalam pembangunan prestasi olahraga. Dari cabang olahraga tersebut lahir kemampuan dasar seperti kecepatan, kekuatan, daya tahan, disiplin, dan mental juara yang menjadi modal penting bagi atlet di berbagai cabang olahraga lainnya.
Karena itu, pembenahan dan pengembangan atletik harus dilakukan secara berkelanjutan, sistematis, dan terukur. Pemerintah Provinsi Papua, kata dia, berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Melalui olahraga, kita tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membentuk generasi muda Papua yang sehat, disiplin, tangguh, berkarakter, dan mampu menjadi agen perubahan bagi kemajuan daerah,” katanya.
Fakhiri juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem olahraga yang maju, inklusif, dan berkelanjutan di Tanah Papua. Ia turut menyampaikan penghargaan kepada para pelatih dan pembina yang selama ini berperan penting dalam membina atlet-atlet muda Papua.
Menurutnya, di balik setiap prestasi atlet terdapat kerja keras, kesabaran, dan dedikasi para pelatih yang terus mendampingi proses latihan dan pembinaan.
Gubernur berharap para atlet yang menunjukkan potensi selama kejuaraan dapat terus dibina dan dipersiapkan menghadapi berbagai ajang tingkat nasional maupun internasional sehingga mampu mengharumkan nama Papua dan Indonesia di masa mendatang.
“Penutupan kejuaraan ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari langkah yang lebih besar untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” pungkasnya.




