Muflih Musaad Tegaskan Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Papua Murni Tanpa APBD

0
96

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Ketua Panitia Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri dan Wakil Gubernur Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, Muflih Musaad, S.Sos., menegaskan, pelaksanaan kegiatan refleksi satu tahun kepemimpinan Papua tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurut Muflih, seluruh dukungan pendanaan kegiatan tersebut diperoleh melalui kontribusi mitra pemerintah, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Papua.

Muflih menjelaskan, langkah tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah yang masih terbatas. Karena itu, panitia mengedepankan prinsip efisiensi serta berupaya mencari dukungan pendanaan dari pihak eksternal tanpa membebani anggaran daerah.

“Karena kita menyadari kondisi fiskal sedang terbatas, kita harus mengedepankan efisiensi dan mencari dukungan pendanaan di luar APBD. Puji syukur, ada komitmen dari Bank Papua untuk ikut berpartisipasi mendukung kegiatan ini melalui CSR,” jelas Muflih, kepada awak media, Senin (12/10/2026).

Muflih menegaskan, dukungan dari mitra pemerintah menjadi bentuk partisipasi dalam menyukseskan kegiatan yang melibatkan masyarakat luas, sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak dalam mendukung agenda publik.

Muflih menambahkan, penggunaan dukungan CSR tersebut merupakan bagian dari upaya penyelenggaraan kegiatan secara efisien, dengan tetap memperhatikan keterbatasan kemampuan keuangan daerah.

Lebih lanjut, Muflih berharap masyarakat Papua dapat terus memberikan dukungan terhadap program-program pemerintah daerah serta ikut mengawal pelaksanaan pembangunan agar berjalan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur Matius D. Fakhiri dan Wakil Gubernur Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen diharapkan menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan pemerintahan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

Muflih kembali menegaskan, kegiatan refleksi tersebut diselenggarakan tanpa menggunakan APBD, dengan dukungan pendanaan dari CSR mitra pemerintah lainnya.