Satgas Damai Cartenz Selidiki Kebakaran Pesawat AMA di Bandara Balingga

0
16

Yahukimo,Beritapapuaterkini.com – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 masih melakukan penyelidikan terkait insiden kebakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) dengan registrasi PK-RCY di Bandara Perintis Balingga, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026).

Informasi awal mengenai peristiwa tersebut diterima Satgas melalui rekaman video udara yang memperlihatkan sebuah pesawat terbakar di ujung landasan pacu. Video itu direkam oleh pilot maskapai lain yang melintas di atas lokasi kejadian. Menindaklanjuti informasi tersebut, Satgas segera melakukan investigasi awal dan berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk memastikan kebenaran insiden.

Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan pihaknya telah memetakan situasi dan menyiapkan langkah-langkah penanganan di lokasi.

“Sejak menerima informasi dan video yang beredar, kami langsung melakukan investigasi awal serta berkoordinasi dengan pihak maskapai. Namun hingga saat ini kami belum dapat memastikan informasi mengenai korban karena tim masih menunggu pengecekan langsung di lokasi. Besok tim akan diberangkatkan menuju lokasi kejadian, sementara personel digeser secara bertahap,” ujar Yusuf di Jayapura, Kamis (2/7/2026).

Berdasarkan koordinasi sementara, pesawat PK-RCY melayani rute Wamena–Balingga–Wamena menggunakan pesawat jenis Pilatus. Sesuai data manifest maskapai, pesawat dipiloti Nicholas F. Goselin, warga negara Amerika Serikat, dan mengangkut tujuh penumpang.

Yusuf membenarkan telah terjadi insiden kebakaran pesawat. Namun, kondisi pilot maupun seluruh penumpang hingga kini masih belum dapat dipastikan karena menunggu hasil pemeriksaan langsung di lokasi kejadian.

Satgas Operasi Damai Cartenz juga menyampaikan adanya dugaan awal keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Meski demikian, aparat menegaskan dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan alat bukti, serta pemeriksaan saksi sehingga belum dapat disimpulkan.

Proses penanganan di lapangan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya belum tersedianya akses jalur darat menuju lokasi. Tim hanya dapat menjangkau Bandara Perintis Balingga menggunakan penerbangan perintis. Selain itu, letak bandara yang berada pada ketinggian sekitar 2.292 meter di atas permukaan laut serta faktor cuaca turut menjadi tantangan bagi petugas.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

“Kami telah mengerahkan personel untuk melakukan pendalaman secara menyeluruh terhadap insiden ini, termasuk berkoordinasi dengan pihak maskapai, pemerintah daerah, serta unsur terkait di lapangan. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan kondisi seluruh korban, mengamankan lokasi kejadian, serta mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut melalui proses penyelidikan yang profesional dan terukur,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan aparat akan terus memperkuat koordinasi dan pengamanan, khususnya terhadap aktivitas penerbangan perintis di wilayah pedalaman Papua.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan kesempatan kepada aparat untuk menyelesaikan proses penyelidikan.

Hingga saat ini, Satgas Operasi Damai Cartenz memastikan proses penyelidikan masih berlangsung. Aparat akan mengedepankan olah TKP, pengumpulan alat bukti, pemeriksaan saksi, serta koordinasi dengan seluruh instansi terkait untuk mengungkap penyebab dan rangkaian peristiwa tersebut sekaligus menjamin keamanan masyarakat dan aktivitas penerbangan perintis di Papua Pegunungan.