Beranda Label Launching
Berita Papua Terkini | Sumber Informasi Aktual Dan terpercaya
Beranda blog

HUT ke-81 RI, MDF Tekankan Makna Kemerdekaan untuk Kesejahteraan Papua

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri atau MDF menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Papua yang dinilai telah menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

MDF mengatakan, pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi di berbagai wilayah Papua berlangsung aman dan tertib. Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan adanya semangat kebersamaan masyarakat dalam memperingati hari kemerdekaan.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua masyarakat Provinsi Papua yang sudah bisa menjaga keamanan dan ketertiban. Hampir semua daerah di Provinsi Papua melaksanakan kegiatan memperingati detik-detik Proklamasi dalam keadaan aman dan tertib,” kata MDF di Kota Jayapura, Senin.

Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi mampu memperkuat semangat kebangsaan, patriotisme dan nasionalisme masyarakat Papua.

“Kami berharap nilai-nilai kebangsaan dan nilai-nilai kemerdekaan yang dirayakan hari ini bisa membawa makna tersendiri bagi kami di Provinsi Papua bersama masyarakat untuk terus meningkatkan jiwa patriotisme, jiwa kejuangan dan jiwa nasionalisme untuk terus membangun daerah,” ujarnya.

Dia menegaskan, pembangunan Papua membutuhkan kerja sama seluruh elemen, baik pemerintah, TNI-Polri maupun masyarakat.

Ia juga menekankan, makna kemerdekaan harus diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program pemerintah pusat, khususnya kebijakan Presiden Prabowo Subianto, diharapkan dapat dilaksanakan secara tepat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kalau berdaulat berarti masyarakat bisa menikmati kebebasan untuk mendapatkan kesejahteraan. Kami berharap program-program pemerintahan yang dilakukan Bapak Presiden Prabowo betul-betul bisa dilaksanakan secara baik sebagaimana harapan Bapak Presiden,” katanya.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian penting dari makna Indonesia yang berdaulat. Karena itu, seluruh pihak diminta memastikan program pemerintah tidak disalahgunakan dan benar-benar sampai kepada masyarakat.

“Kalau masyarakat bisa berdaulat, tentunya kami bisa mendapatkan kemajuan dan kesejahteraan di Provinsi Papua,” pungkasnya.

Indomaret Serahkan Lima Motor Roda Tiga untuk Dukung Kebersihan Kota Jayapura

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Indomaret menyerahkan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) berupa lima unit motor roda tiga kepada Pemerintah Kota Jayapura. Bantuan tersebut diserahkan bertepatan dengan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Jayapura, Senin (17/8/2026).

Lima kendaraan roda tiga itu akan dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional pengangkutan sampah guna mendukung upaya pemerintah menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan pelayanan kebersihan di wilayah Kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., menyampaikan apresiasi kepada Indomaret atas kepedulian dan kontribusinya melalui program CSR yang dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah.

“Terima kasih kepada Indomaret yang telah memberikan bantuan CSR berupa lima unit motor roda tiga untuk membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan Kota Jayapura,” kata Abisai.

Menurutnya, bantuan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena akan digunakan untuk mendukung kegiatan pengangkutan sampah di berbagai wilayah Kota Jayapura.

Abisai juga mendorong perusahaan, BUMN, BUMD, perbankan, maupun pelaku usaha lainnya yang beroperasi di Kota Jayapura agar turut berkontribusi melalui program CSR.

“Saya berharap CSR ini juga berlaku bagi semua BUMN, BUMD dan perbankan, perusahaan yang ada di Kota Jayapura. Mereka juga harus ikut membantu pemerintah kota melalui program CSR untuk mendukung pembangunan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha penting untuk memperkuat pembangunan daerah. Dukungan sektor swasta melalui program CSR, kata Abisai, dapat diarahkan pada berbagai kebutuhan masyarakat serta program prioritas pemerintah, termasuk bidang kebersihan dan lingkungan.

Sementara itu, Deputy Branch Manager Indomaret Wilayah Papua, Herdo Eko Yulianto, mengatakan penyerahan lima unit motor roda tiga tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebersihan lingkungan di Kota Jayapura.

“Kami memberikan CSR berupa lima unit motor roda tiga kepada Pemerintah Kota Jayapura dalam rangka menjaga kebersihan di Kota Jayapura,” katanya.

Herdo menegaskan, program CSR Indomaret akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah maupun masyarakat.

“CSR kami berkesinambungan. Tergantung apa yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah, kami siap mendukung,” ujarnya.

Selain program CSR, Herdo menyebutkan Indomaret saat ini telah memiliki sekitar 50 toko yang tersebar di Kota Jayapura. Keberadaan jaringan usaha tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Ia mengatakan sekitar 20 hingga 30 persen tenaga kerja Indomaret di Kota Jayapura saat ini merupakan Orang Asli Papua (OAP). Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan keterlibatan tenaga kerja OAP.

“Kami berharap ke depan dapat memenuhi harapan Pemerintah Kota Jayapura agar semakin banyak Orang Asli Papua yang bekerja di Indomaret, bahkan bisa mencapai 50 persen,” katanya.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara Pemerintah Kota Jayapura dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah. Selain sektor kebersihan, kolaborasi melalui program CSR diharapkan dapat terus berkembang ke berbagai bidang lain yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Jayapura pun terus mendorong dunia usaha menjadikan CSR sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, sehingga pertumbuhan ekonomi dan aktivitas bisnis dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.

HUT RI ke-81, Wali Kota Jayapura Dorong Semangat Nasionalisme dan Gotong Royong

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara tingkat Kota Jayapura tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Trisila Angkatan Laut, Kota Jayapura. Kegiatan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta masyarakat.

Dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wali Kota Jayapura mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan semangat kebangsaan serta meningkatkan kecintaan dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Abisai Rollo, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui pelaksanaan upacara, tetapi juga harus ditunjukkan melalui partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan masing-masing.

Abisai Rollo, mengajak masyarakat memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Dengan memasang bendera dan umbul-umbul, kita menunjukkan kecintaan dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Kembali orang nomor satu di Kota Jayapura itu menegaskan, kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan berbagai kegiatan positif serta pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Marilah kita mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai kegiatan dan terus membangun di segala bidang. Kemerdekaan harus memberikan semangat bagi kita untuk bersama-sama membangun Kota Jayapura dan Indonesia,” katanya.

Hal menarik dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Jayapura tahun ini yakni para peserta dan tamu undangan mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Nusantara.

Penggunaan pakaian adat tersebut menjadi simbol keberagaman budaya Indonesia sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

Wali Kota Jayapura bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan tamu undangan juga tampil mengenakan beragam busana adat Nusantara.

Usai upacara, Wali Kota Jayapura bersama Forkopimda menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Jayapura.

Penyerahan hadiah tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan sekaligus bentuk apresiasi Pemerintah Kota Jayapura kepada masyarakat dan berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kota Jayapura berharap semangat persatuan, gotong royong, nasionalisme, dan kecintaan terhadap NKRI terus tumbuh di tengah masyarakat.

Semangat tersebut diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mendorong pembangunan Kota Jayapura yang maju, aman, dan sejahtera.

HUT RI ke-81, Gerindra Papua Fokus Perjuangkan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Jayapura menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara berlangsung di halaman Kantor DPC Partai Gerindra Kota Jayapura dan diikuti kader, simpatisan, serta tamu undangan.

Dalam amanat Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, yang dibacakan Yohanes Markus Wakum selaku inspektur upacara, menegaskan peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Tema peringatan tahun ini adalah Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi menuntut komitmen nyata dari setiap elemen bangsa, termasuk kader dan pengurus Partai Gerindra di Papua,” terangnya.

Menurutnya, kedaulatan tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan wilayah, tetapi juga mencakup kedaulatan ekonomi dan politik masyarakat Papua.

Karena itu, Partai Gerindra Papua berkomitmen mendorong kebijakan yang memperkuat kapasitas lokal, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ketahanan pangan melalui dukungan terhadap sektor pertanian dan perikanan lokal, serta perlindungan sumber daya alam agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Papua.

Sementara itu, aspek keadilan dinilai harus diwujudkan melalui pemerataan akses terhadap layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kesempatan ekonomi.

“Partai Gerindra Papua harus menjadi garda terdepan dalam mengadvokasi kebijakan yang pro-inklusi, memperjuangkan anggaran yang berpihak kepada daerah tertinggal, mendorong program afirmatif bagi anak-anak Papua, serta memastikan proses legislasi daerah memperhatikan prinsip keadilan sosial,” tegasnya.

Yanni juga menekankan pentingnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, investasi di Papua harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Partai Gerindra Papua, lanjutnya, akan terus mendorong investasi yang adil dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat lokal melalui pelatihan vokasi agar manfaat pembangunan tidak hanya terlihat dalam angka makro, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat.

Kepada seluruh kader Partai Gerindra Papua, Yanni berpesan agar terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal dalam mewujudkan program-program yang nyata dan terukur.

Ia juga meminta kader meningkatkan kualitas komunikasi politik yang empatik, berbasis data, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta menjaga integritas dan etika dalam menjalankan perjuangan politik.

“Perjuangan politik kita harus selalu berada dalam koridor hukum dan moral untuk memenangkan kepercayaan rakyat. Perkuat kekompakan dan persatuan antarkader serta seluruh elemen partai untuk kemenangan tahun 2029,” pesannya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan menjadi momentum bagi Partai Gerindra Papua untuk melakukan refleksi atas capaian yang telah diraih sekaligus mempercepat program-program yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di Tanah Papua.

“Semoga semangat kemerdekaan terus membakar tekad kita untuk memperjuangkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, terutama bagi Tanah Papua yang kita cintai,” pungkasnya.

David Muller dan Ricardo Lima Gabung, Persipura Makin Siap Tatap Liga 2

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Persipura Jayapura terus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu kini mendapatkan tambahan kekuatan setelah bergabungnya dua pemain asing, yakni gelandang serang asal Argentina David Muller dan bek tengah asal Brasil Ricardo Lima.

David Muller telah mengikuti sesi latihan penuh bersama skuad Persipura. Pemain berusia 32 tahun tersebut langsung menjalani seluruh program latihan yang diberikan tim pelatih.

Pelatih Persipura Jayapura, Andri Ramawi, mengatakan kehadiran Muller diharapkan mampu menambah kualitas tim sekaligus mempercepat proses komunikasi dan adaptasi antarpemain.

“Hari ini David Muller sudah bergabung. Kami berharap dia bisa membantu adaptasi dan komunikasi tim untuk mendapatkan hasil positif ke depan,” kata Andri, Minggu (16/8/2026).

Menurut Andri, proses adaptasi menjadi perhatian penting karena Muller baru bergabung dengan tim. Karena itu, jajaran pelatih akan memberikan waktu kepada sang pemain untuk memahami karakter permainan Persipura.

Meski baru menjalani latihan perdana, kondisi Muller dinilai cukup baik. Pemain kelahiran 20 Juli 1994 itu mampu mengikuti seluruh rangkaian latihan tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, tadi dia mengikuti satu sesi penuh. Kondisinya cukup baik. Kami akan lihat perkembangannya pada latihan dan uji coba berikutnya,” ujarnya.

Selain Muller, Persipura juga merekrut Ricardo Lima untuk memperkuat lini pertahanan. Pemain asal Brasil tersebut berposisi sebagai bek tengah dan memiliki postur 1,89 meter.

Lima, yang lahir pada 20 Februari 1994, terakhir memperkuat Kompong Dewa di kompetisi kasta tertinggi Kamboja musim 2025/2026. Sebelumnya, ia pernah memperkuat Persis Solo pada musim 2024/2025.

Kehadiran kedua pemain asing tersebut membuat Persipura memiliki tambahan opsi di sektor tengah sekaligus memperkokoh lini belakang.

Andri menegaskan komposisi utama Persipura belum ditetapkan. Tim pelatih masih melakukan evaluasi berdasarkan hasil latihan dan sejumlah agenda uji coba yang telah dijalani.

Menurutnya, penentuan pemain yang akan menjadi pilihan reguler, termasuk pemain senior dan pemain yang masuk dalam skema regulasi kompetisi, akan dilakukan setelah proses evaluasi rampung.

“Kami berdiskusi mengenai latihan, evaluasi hasil uji coba, serta regulasi pemain. Dari situ kami menentukan siapa yang nantinya bermain reguler atau senior,” jelas Andri.

Sejumlah pemain juga mendapat perhatian khusus dari tim pelatih karena menunjukkan performa positif selama masa persiapan.

“Untuk posisi yang ada, kami masih melihat beberapa pemain. Ada Rafael dan Michael yang menurut saya cukup baik. Tetapi keputusan akhirnya akan diambil setelah evaluasi uji coba sebelumnya selesai,” kata Andri.

Sementara itu, Ricardo Lima mengaku bersyukur mendapat kesempatan bergabung dengan Persipura. Ia menilai klub memiliki komitmen untuk memberikan ruang bagi pemain muda maupun pemain profesional untuk berkembang.

“Saya bersyukur bisa berada di sini. Persipura memberikan kesempatan kepada pemain muda dan profesional. Saya berharap masyarakat terus memberikan dukungan ketika kami bermain bersama Persipura,” pungkas Lima.

DPR Papua Apresiasi Silaturahmi Polda, Tan Wie Long : Jaga Papua Tetap Kondusif

0
0-3936x1728-0-0-{}-0-24#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long, mengapresiasi pertemuan silaturahmi yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Papua bersama berbagai komponen masyarakat dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua.

Tan Wie Long menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan seluruh pihak dalam menciptakan situasi Papua yang aman dan kondusif.

“Kita patut memberikan apresiasi karena tujuannya adalah bagaimana semua komponen kepentingan di Tanah Papua bersama-sama menjaga keamanan di Papua agar tetap kondusif,” ujar Tan Wie Long, kepada awak media, di ruang Rastrasamara, Polda Papua, Jumat (14/8/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Papua, khususnya Kapolda Papua, yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut sebagai ruang silaturahmi dan membangun komunikasi antar-stakeholder.

Menurutnya, pertemuan tersebut diharapkan menjadi tonggak untuk membangun kondisi keamanan yang lebih baik ke depan, terutama dalam menghadapi penyampaian aspirasi masyarakat melalui aksi unjuk rasa.

Tan mengatakan, DPR Papua bersama Komnas HAM juga akan melakukan pertemuan untuk membahas penerimaan aspirasi masyarakat yang akan melakukan aksi unjuk rasa.

“Kita berharap ada jaminan keamanan, ketenteraman dan kedamaian bagi saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasi,” katanya.

Terkait lokasi penyampaian aspirasi, Tan menyebut DPR Papua merupakan rumah rakyat yang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.

“Kami dari DPR Papua menyampaikan, kalau boleh datang ke DPR karena DPR adalah rumah rakyat,” ujarnya.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, DPR Papua, Komnas HAM serta masyarakat terus diperkuat sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib dan damai.

Semarak HUT ke-81 RI, DWP Papua Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

0
0-0x0-0-0-{}-0-0#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua menggelar berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti pengurus dan anggota DWP Provinsi Papua dengan suasana penuh antusias dan kekeluargaan.

Ketua DWP Provinsi Papua, Prof. Dr. Intiyas Utami Sohilait, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, kebersamaan dan solidaritas antaranggota.

“Di atas semuanya itu kita bersyukur karena Tuhan baik kepada kita. Kita bisa bertemu, bisa bersilaturahmi, dan melalui kesempatan ini kita ingin terus melibatkan ibu-ibu dalam berbagai kegiatan lainnya,” ujar Intiyas, disesali – sela kegiatan lomba, Jumat (14/8/2026).

Menurut Intiyas, kebersamaan dan persatuan menjadi kunci dalam menjalankan berbagai kegiatan organisasi. Ia juga mengingatkan anggota DWP untuk tidak meragukan kemampuan diri dan tetap percaya diri dalam menjalankan peran, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Ibu-ibu bersatu adalah kunci. Jangan pernah meragukan kemampuan diri kita. Kadang yang kita lakukan sepertinya sederhana, tetapi itu bisa memberikan dampak. Yang penting kita solid dan kompak,” katanya.

Sebelum lomba di mulai, Pengurus dan Anggota DWP Papua mengikuti senam bersama
Sebelum lomba di mulai, Pengurus dan Anggota DWP Papua mengikuti senam bersama.

Ny Intiyas menegaskan, perempuan memiliki peran penting sebagai pilar keluarga. Karena itu, setiap anggota DWP diharapkan mampu menghargai diri sendiri, mengenali potensi yang dimiliki dan terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Ny Intiyas juga meminta seluruh anggota terlibat aktif dalam setiap perlombaan yang digelar. Menurutnya, tidak boleh ada peserta yang hanya menjadi penonton, termasuk dirinya.

“Lomba-lomba yang diadakan ini sifatnya wajib diikuti semua ibu-ibu. Tidak ada yang duduk diam, tetapi semuanya terlibat, termasuk saya. Kalau nanti bajunya kotor dan sedikit belepotan, itu tidak masalah karena itu bagian dari kebersamaan,” terangnya.

Ny Intiyas berharap melalui kegiatan perlombaan Peringatan HUT ke-81 RI, kita menumbuhkan semangat nasionalisme dan juga semakin memperkuat solidaritas dan kekompakan DWP Provinsi Papua, sekaligus menjadi momentum bagi organisasi untuk terus berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat dan pembangunan di Papua.

Polda Papua Bagikan 300 Bendera Merah Putih Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua membagikan 300 Bendera Merah Putih kepada masyarakat pengguna kendaraan roda dua dan roda empat di depan Mapolda Papua Lama, Jayapura, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembagian bendera dilakukan sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk turut menyemarakkan peringatan kemerdekaan dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha maupun lingkungan masing-masing.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., bersama Duta Humas dan personel Polda Papua turun langsung membagikan bendera kepada para pengendara yang melintas.

Selain pembagian bendera, Duta Humas Polda Papua juga melaksanakan live report untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat mengenai pentingnya memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kombes Pol. Cahyo mengatakan, pembagian bendera tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat. Salah satunya dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha maupun lingkungan masing-masing,” ujar Cahyo.

Menurutnya, semangat kemerdekaan merupakan milik seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Karena itu, momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat di Tanah Papua.

“Merah Putih adalah simbol persatuan kita. Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan rasa cinta tanah air sekaligus menjaga persatuan dan keamanan di Papua,” katanya.

Cahyo juga mengimbau masyarakat agar mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan berbagai kegiatan positif serta tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polda Papua berharap semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya diwujudkan melalui pengibaran Bendera Merah Putih, tetapi juga melalui komitmen menjaga persatuan, toleransi, serta menciptakan situasi Papua yang aman dan damai.

DPR Papua Gelar Lomba Sederhana Meriahkan HUT ke-81 RI

0
0-3936x1728-0-0-{}-0-24#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Keluarga besar DPR Papua menggelar berbagai perlombaan sederhana dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut melibatkan anggota dewan, pegawai, petugas keamanan, serta keluarga besar DPR Papua.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Papua Mulayani mengatakan, kegiatan tersebut digelar secara sederhana dengan menyesuaikan kondisi fiskal yang saat ini cukup tertekan. Meski demikian, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat keluarga besar DPR Papua untuk ikut memeriahkan momentum kemerdekaan.

“Situasi fiskal kita sangat tertekan. Karena itu, kita turut memeriahkan dengan melaksanakan lomba-lomba yang merakyat, murah, sederhana, namun tetap meriah,” ujar Mulayani di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2026).

Dijelaskan Mulyani, pada hari pertama, sejumlah perlombaan telah dilaksanakan, di antaranya lomba estafet. Memasuki hari kedua, perlombaan dilanjutkan dengan permainan gaplek yang diikuti oleh anggota dewan dan keluarga besar DPR Papua.

Menurutnya, antusiasme peserta cukup tinggi. Bahkan, sejumlah anggota DPR Papua turut ambil bagian dalam perlombaan bersama pegawai dan petugas keamanan.

“Kita berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat selesai dan menghasilkan para pemenang,” katanya.

Sementara itu, rangkaian kegiatan akan kembali dilaksanakan pada Sabtu yang merupakan hari libur. Perlombaan kali ini secara khusus ditujukan bagi anak-anak dari keluarga besar DPR Papua, terutama yang berusia sekitar empat hingga tujuh tahun.

Beberapa permainan yang disiapkan antara lain lomba memasukkan pensil ke dalam botol dan lomba makan kerupuk. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengenal dan merasakan semangat perayaan kemerdekaan sejak dini.

“Intinya, kita tetap memeriahkan 17 Agustus dan memaknainya agar semangat nasionalisme serta makna kemerdekaan tetap tertanam dalam diri kita semua, termasuk keluarga dan anak-anak kita,” tuturnya.

Dirinya berharap, kegiatan sederhana tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan keluarga besar DPR Papua sekaligus menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan semangat nasionalisme pada generasi penerus.

DPR Papua Minta RUU Masyarakat Adat Selaras dengan Otsus

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) mendorong Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyelaraskan secara menyeluruh Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat dengan Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah konflik norma hukum dan tumpang tindih kewenangan antara regulasi nasional dengan kekhususan yang berlaku di Papua.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPR Papua dari Fraksi Partai NasDem, Herlin Beatrix Monim, dalam forum dialog pembahasan RUU Masyarakat Adat bersama Baleg DPR RI, pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan, Jumat (7/8/2026).

Herlin mengatakan, kehadiran RUU Masyarakat Adat merupakan momentum penting untuk memperkuat pengakuan, penghormatan, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat hukum adat di seluruh Indonesia, khususnya di Tanah Papua.

Namun, menurutnya, pembahasan RUU tersebut tidak boleh mengabaikan kekhususan regulasi yang telah berlaku di Papua, termasuk UU Otsus serta aturan pelaksanaannya, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 106 dan PP Nomor 107 Tahun 2021.

“Bagi kami di Papua, yang terpenting adalah bagaimana memperhatikan kekhususan yang telah diatur dalam UU Otsus dan PP pelaksanaannya. RUU Masyarakat Adat harus disinkronkan agar tidak terjadi tumpang tindih norma dan aturan, tidak menimbulkan konflik kepentingan, serta tidak mengurangi kewenangan yang telah diberikan kepada Provinsi Papua,” ujar Herlin.

Ia menjelaskan, UU Otsus telah memberikan jaminan dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat Papua. Ketentuan tersebut kemudian diturunkan dalam Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) yang disusun oleh DPR Papua.

Herlin juga mengingatkan agar penyusunan RUU Masyarakat Adat tidak memberlakukan penyeragaman secara nasional tanpa mempertimbangkan kondisi sosiologis masing-masing daerah.

Menurutnya, Papua memiliki karakteristik masyarakat yang beragam dan kompleks dengan lebih dari 285 suku, yang masing-masing memiliki adat dan kebudayaan yang unik.

“Sangat sulit ketika satu undang-undang diseragamkan secara nasional. Papua memiliki lebih dari 285 suku dengan kerumitan dan karakteristik khusus. Oleh karena itu, penyusunan RUU ini harus memperhatikan kekhususan Papua dan tidak bisa disamaratakan,” tegasnya.

Selain itu, Herlin menilai definisi dan kriteria subjek hukum masyarakat adat, khususnya terkait Orang Asli Papua (OAP), masih menjadi isu krusial. Salah satunya menyangkut perdebatan mengenai penetapan kriteria OAP berdasarkan garis keturunan.

“Penetapan kriteria subjek hukum masyarakat adat dalam RUU ini benar-benar memperhatikan garis keturunan dan hukum adat yang berlaku secara kontekstual di Papua. Saya berharap masukan dari daerah dapat diakomodasi secara terperinci dalam draft RUU Masyarakat Adat, sehingga regulasi nasional yang dihasilkan nantinya dapat berjalan harmonis dengan kerangka Otsus Papua,” pungkasnya.

Berita Papua Terkini | Sumber Informasi Aktual Dan terpercaya
Beranda blog

HUT ke-81 RI, MDF Tekankan Makna Kemerdekaan untuk Kesejahteraan Papua

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri atau MDF menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Papua yang dinilai telah menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

MDF mengatakan, pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi di berbagai wilayah Papua berlangsung aman dan tertib. Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan adanya semangat kebersamaan masyarakat dalam memperingati hari kemerdekaan.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua masyarakat Provinsi Papua yang sudah bisa menjaga keamanan dan ketertiban. Hampir semua daerah di Provinsi Papua melaksanakan kegiatan memperingati detik-detik Proklamasi dalam keadaan aman dan tertib,” kata MDF di Kota Jayapura, Senin.

Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi mampu memperkuat semangat kebangsaan, patriotisme dan nasionalisme masyarakat Papua.

“Kami berharap nilai-nilai kebangsaan dan nilai-nilai kemerdekaan yang dirayakan hari ini bisa membawa makna tersendiri bagi kami di Provinsi Papua bersama masyarakat untuk terus meningkatkan jiwa patriotisme, jiwa kejuangan dan jiwa nasionalisme untuk terus membangun daerah,” ujarnya.

Dia menegaskan, pembangunan Papua membutuhkan kerja sama seluruh elemen, baik pemerintah, TNI-Polri maupun masyarakat.

Ia juga menekankan, makna kemerdekaan harus diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program pemerintah pusat, khususnya kebijakan Presiden Prabowo Subianto, diharapkan dapat dilaksanakan secara tepat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kalau berdaulat berarti masyarakat bisa menikmati kebebasan untuk mendapatkan kesejahteraan. Kami berharap program-program pemerintahan yang dilakukan Bapak Presiden Prabowo betul-betul bisa dilaksanakan secara baik sebagaimana harapan Bapak Presiden,” katanya.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian penting dari makna Indonesia yang berdaulat. Karena itu, seluruh pihak diminta memastikan program pemerintah tidak disalahgunakan dan benar-benar sampai kepada masyarakat.

“Kalau masyarakat bisa berdaulat, tentunya kami bisa mendapatkan kemajuan dan kesejahteraan di Provinsi Papua,” pungkasnya.

Indomaret Serahkan Lima Motor Roda Tiga untuk Dukung Kebersihan Kota Jayapura

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Indomaret menyerahkan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) berupa lima unit motor roda tiga kepada Pemerintah Kota Jayapura. Bantuan tersebut diserahkan bertepatan dengan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Jayapura, Senin (17/8/2026).

Lima kendaraan roda tiga itu akan dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional pengangkutan sampah guna mendukung upaya pemerintah menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan pelayanan kebersihan di wilayah Kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., menyampaikan apresiasi kepada Indomaret atas kepedulian dan kontribusinya melalui program CSR yang dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah.

“Terima kasih kepada Indomaret yang telah memberikan bantuan CSR berupa lima unit motor roda tiga untuk membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan Kota Jayapura,” kata Abisai.

Menurutnya, bantuan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena akan digunakan untuk mendukung kegiatan pengangkutan sampah di berbagai wilayah Kota Jayapura.

Abisai juga mendorong perusahaan, BUMN, BUMD, perbankan, maupun pelaku usaha lainnya yang beroperasi di Kota Jayapura agar turut berkontribusi melalui program CSR.

“Saya berharap CSR ini juga berlaku bagi semua BUMN, BUMD dan perbankan, perusahaan yang ada di Kota Jayapura. Mereka juga harus ikut membantu pemerintah kota melalui program CSR untuk mendukung pembangunan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha penting untuk memperkuat pembangunan daerah. Dukungan sektor swasta melalui program CSR, kata Abisai, dapat diarahkan pada berbagai kebutuhan masyarakat serta program prioritas pemerintah, termasuk bidang kebersihan dan lingkungan.

Sementara itu, Deputy Branch Manager Indomaret Wilayah Papua, Herdo Eko Yulianto, mengatakan penyerahan lima unit motor roda tiga tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebersihan lingkungan di Kota Jayapura.

“Kami memberikan CSR berupa lima unit motor roda tiga kepada Pemerintah Kota Jayapura dalam rangka menjaga kebersihan di Kota Jayapura,” katanya.

Herdo menegaskan, program CSR Indomaret akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah maupun masyarakat.

“CSR kami berkesinambungan. Tergantung apa yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah, kami siap mendukung,” ujarnya.

Selain program CSR, Herdo menyebutkan Indomaret saat ini telah memiliki sekitar 50 toko yang tersebar di Kota Jayapura. Keberadaan jaringan usaha tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Ia mengatakan sekitar 20 hingga 30 persen tenaga kerja Indomaret di Kota Jayapura saat ini merupakan Orang Asli Papua (OAP). Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan keterlibatan tenaga kerja OAP.

“Kami berharap ke depan dapat memenuhi harapan Pemerintah Kota Jayapura agar semakin banyak Orang Asli Papua yang bekerja di Indomaret, bahkan bisa mencapai 50 persen,” katanya.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara Pemerintah Kota Jayapura dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah. Selain sektor kebersihan, kolaborasi melalui program CSR diharapkan dapat terus berkembang ke berbagai bidang lain yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Jayapura pun terus mendorong dunia usaha menjadikan CSR sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, sehingga pertumbuhan ekonomi dan aktivitas bisnis dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.

HUT RI ke-81, Wali Kota Jayapura Dorong Semangat Nasionalisme dan Gotong Royong

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara tingkat Kota Jayapura tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Trisila Angkatan Laut, Kota Jayapura. Kegiatan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta masyarakat.

Dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wali Kota Jayapura mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan semangat kebangsaan serta meningkatkan kecintaan dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Abisai Rollo, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui pelaksanaan upacara, tetapi juga harus ditunjukkan melalui partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan masing-masing.

Abisai Rollo, mengajak masyarakat memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Dengan memasang bendera dan umbul-umbul, kita menunjukkan kecintaan dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Kembali orang nomor satu di Kota Jayapura itu menegaskan, kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan berbagai kegiatan positif serta pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Marilah kita mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai kegiatan dan terus membangun di segala bidang. Kemerdekaan harus memberikan semangat bagi kita untuk bersama-sama membangun Kota Jayapura dan Indonesia,” katanya.

Hal menarik dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Jayapura tahun ini yakni para peserta dan tamu undangan mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Nusantara.

Penggunaan pakaian adat tersebut menjadi simbol keberagaman budaya Indonesia sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

Wali Kota Jayapura bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan tamu undangan juga tampil mengenakan beragam busana adat Nusantara.

Usai upacara, Wali Kota Jayapura bersama Forkopimda menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Jayapura.

Penyerahan hadiah tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan sekaligus bentuk apresiasi Pemerintah Kota Jayapura kepada masyarakat dan berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kota Jayapura berharap semangat persatuan, gotong royong, nasionalisme, dan kecintaan terhadap NKRI terus tumbuh di tengah masyarakat.

Semangat tersebut diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mendorong pembangunan Kota Jayapura yang maju, aman, dan sejahtera.

HUT RI ke-81, Gerindra Papua Fokus Perjuangkan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Jayapura menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara berlangsung di halaman Kantor DPC Partai Gerindra Kota Jayapura dan diikuti kader, simpatisan, serta tamu undangan.

Dalam amanat Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, yang dibacakan Yohanes Markus Wakum selaku inspektur upacara, menegaskan peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Tema peringatan tahun ini adalah Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi menuntut komitmen nyata dari setiap elemen bangsa, termasuk kader dan pengurus Partai Gerindra di Papua,” terangnya.

Menurutnya, kedaulatan tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan wilayah, tetapi juga mencakup kedaulatan ekonomi dan politik masyarakat Papua.

Karena itu, Partai Gerindra Papua berkomitmen mendorong kebijakan yang memperkuat kapasitas lokal, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ketahanan pangan melalui dukungan terhadap sektor pertanian dan perikanan lokal, serta perlindungan sumber daya alam agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Papua.

Sementara itu, aspek keadilan dinilai harus diwujudkan melalui pemerataan akses terhadap layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kesempatan ekonomi.

“Partai Gerindra Papua harus menjadi garda terdepan dalam mengadvokasi kebijakan yang pro-inklusi, memperjuangkan anggaran yang berpihak kepada daerah tertinggal, mendorong program afirmatif bagi anak-anak Papua, serta memastikan proses legislasi daerah memperhatikan prinsip keadilan sosial,” tegasnya.

Yanni juga menekankan pentingnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, investasi di Papua harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Partai Gerindra Papua, lanjutnya, akan terus mendorong investasi yang adil dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat lokal melalui pelatihan vokasi agar manfaat pembangunan tidak hanya terlihat dalam angka makro, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat.

Kepada seluruh kader Partai Gerindra Papua, Yanni berpesan agar terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal dalam mewujudkan program-program yang nyata dan terukur.

Ia juga meminta kader meningkatkan kualitas komunikasi politik yang empatik, berbasis data, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta menjaga integritas dan etika dalam menjalankan perjuangan politik.

“Perjuangan politik kita harus selalu berada dalam koridor hukum dan moral untuk memenangkan kepercayaan rakyat. Perkuat kekompakan dan persatuan antarkader serta seluruh elemen partai untuk kemenangan tahun 2029,” pesannya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan menjadi momentum bagi Partai Gerindra Papua untuk melakukan refleksi atas capaian yang telah diraih sekaligus mempercepat program-program yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di Tanah Papua.

“Semoga semangat kemerdekaan terus membakar tekad kita untuk memperjuangkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, terutama bagi Tanah Papua yang kita cintai,” pungkasnya.

David Muller dan Ricardo Lima Gabung, Persipura Makin Siap Tatap Liga 2

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Persipura Jayapura terus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu kini mendapatkan tambahan kekuatan setelah bergabungnya dua pemain asing, yakni gelandang serang asal Argentina David Muller dan bek tengah asal Brasil Ricardo Lima.

David Muller telah mengikuti sesi latihan penuh bersama skuad Persipura. Pemain berusia 32 tahun tersebut langsung menjalani seluruh program latihan yang diberikan tim pelatih.

Pelatih Persipura Jayapura, Andri Ramawi, mengatakan kehadiran Muller diharapkan mampu menambah kualitas tim sekaligus mempercepat proses komunikasi dan adaptasi antarpemain.

“Hari ini David Muller sudah bergabung. Kami berharap dia bisa membantu adaptasi dan komunikasi tim untuk mendapatkan hasil positif ke depan,” kata Andri, Minggu (16/8/2026).

Menurut Andri, proses adaptasi menjadi perhatian penting karena Muller baru bergabung dengan tim. Karena itu, jajaran pelatih akan memberikan waktu kepada sang pemain untuk memahami karakter permainan Persipura.

Meski baru menjalani latihan perdana, kondisi Muller dinilai cukup baik. Pemain kelahiran 20 Juli 1994 itu mampu mengikuti seluruh rangkaian latihan tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, tadi dia mengikuti satu sesi penuh. Kondisinya cukup baik. Kami akan lihat perkembangannya pada latihan dan uji coba berikutnya,” ujarnya.

Selain Muller, Persipura juga merekrut Ricardo Lima untuk memperkuat lini pertahanan. Pemain asal Brasil tersebut berposisi sebagai bek tengah dan memiliki postur 1,89 meter.

Lima, yang lahir pada 20 Februari 1994, terakhir memperkuat Kompong Dewa di kompetisi kasta tertinggi Kamboja musim 2025/2026. Sebelumnya, ia pernah memperkuat Persis Solo pada musim 2024/2025.

Kehadiran kedua pemain asing tersebut membuat Persipura memiliki tambahan opsi di sektor tengah sekaligus memperkokoh lini belakang.

Andri menegaskan komposisi utama Persipura belum ditetapkan. Tim pelatih masih melakukan evaluasi berdasarkan hasil latihan dan sejumlah agenda uji coba yang telah dijalani.

Menurutnya, penentuan pemain yang akan menjadi pilihan reguler, termasuk pemain senior dan pemain yang masuk dalam skema regulasi kompetisi, akan dilakukan setelah proses evaluasi rampung.

“Kami berdiskusi mengenai latihan, evaluasi hasil uji coba, serta regulasi pemain. Dari situ kami menentukan siapa yang nantinya bermain reguler atau senior,” jelas Andri.

Sejumlah pemain juga mendapat perhatian khusus dari tim pelatih karena menunjukkan performa positif selama masa persiapan.

“Untuk posisi yang ada, kami masih melihat beberapa pemain. Ada Rafael dan Michael yang menurut saya cukup baik. Tetapi keputusan akhirnya akan diambil setelah evaluasi uji coba sebelumnya selesai,” kata Andri.

Sementara itu, Ricardo Lima mengaku bersyukur mendapat kesempatan bergabung dengan Persipura. Ia menilai klub memiliki komitmen untuk memberikan ruang bagi pemain muda maupun pemain profesional untuk berkembang.

“Saya bersyukur bisa berada di sini. Persipura memberikan kesempatan kepada pemain muda dan profesional. Saya berharap masyarakat terus memberikan dukungan ketika kami bermain bersama Persipura,” pungkas Lima.

DPR Papua Apresiasi Silaturahmi Polda, Tan Wie Long : Jaga Papua Tetap Kondusif

0
0-3936x1728-0-0-{}-0-24#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long, mengapresiasi pertemuan silaturahmi yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Papua bersama berbagai komponen masyarakat dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua.

Tan Wie Long menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan seluruh pihak dalam menciptakan situasi Papua yang aman dan kondusif.

“Kita patut memberikan apresiasi karena tujuannya adalah bagaimana semua komponen kepentingan di Tanah Papua bersama-sama menjaga keamanan di Papua agar tetap kondusif,” ujar Tan Wie Long, kepada awak media, di ruang Rastrasamara, Polda Papua, Jumat (14/8/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Papua, khususnya Kapolda Papua, yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut sebagai ruang silaturahmi dan membangun komunikasi antar-stakeholder.

Menurutnya, pertemuan tersebut diharapkan menjadi tonggak untuk membangun kondisi keamanan yang lebih baik ke depan, terutama dalam menghadapi penyampaian aspirasi masyarakat melalui aksi unjuk rasa.

Tan mengatakan, DPR Papua bersama Komnas HAM juga akan melakukan pertemuan untuk membahas penerimaan aspirasi masyarakat yang akan melakukan aksi unjuk rasa.

“Kita berharap ada jaminan keamanan, ketenteraman dan kedamaian bagi saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasi,” katanya.

Terkait lokasi penyampaian aspirasi, Tan menyebut DPR Papua merupakan rumah rakyat yang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.

“Kami dari DPR Papua menyampaikan, kalau boleh datang ke DPR karena DPR adalah rumah rakyat,” ujarnya.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, DPR Papua, Komnas HAM serta masyarakat terus diperkuat sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib dan damai.

Semarak HUT ke-81 RI, DWP Papua Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

0
0-0x0-0-0-{}-0-0#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua menggelar berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti pengurus dan anggota DWP Provinsi Papua dengan suasana penuh antusias dan kekeluargaan.

Ketua DWP Provinsi Papua, Prof. Dr. Intiyas Utami Sohilait, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, kebersamaan dan solidaritas antaranggota.

“Di atas semuanya itu kita bersyukur karena Tuhan baik kepada kita. Kita bisa bertemu, bisa bersilaturahmi, dan melalui kesempatan ini kita ingin terus melibatkan ibu-ibu dalam berbagai kegiatan lainnya,” ujar Intiyas, disesali – sela kegiatan lomba, Jumat (14/8/2026).

Menurut Intiyas, kebersamaan dan persatuan menjadi kunci dalam menjalankan berbagai kegiatan organisasi. Ia juga mengingatkan anggota DWP untuk tidak meragukan kemampuan diri dan tetap percaya diri dalam menjalankan peran, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Ibu-ibu bersatu adalah kunci. Jangan pernah meragukan kemampuan diri kita. Kadang yang kita lakukan sepertinya sederhana, tetapi itu bisa memberikan dampak. Yang penting kita solid dan kompak,” katanya.

Sebelum lomba di mulai, Pengurus dan Anggota DWP Papua mengikuti senam bersama
Sebelum lomba di mulai, Pengurus dan Anggota DWP Papua mengikuti senam bersama.

Ny Intiyas menegaskan, perempuan memiliki peran penting sebagai pilar keluarga. Karena itu, setiap anggota DWP diharapkan mampu menghargai diri sendiri, mengenali potensi yang dimiliki dan terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Ny Intiyas juga meminta seluruh anggota terlibat aktif dalam setiap perlombaan yang digelar. Menurutnya, tidak boleh ada peserta yang hanya menjadi penonton, termasuk dirinya.

“Lomba-lomba yang diadakan ini sifatnya wajib diikuti semua ibu-ibu. Tidak ada yang duduk diam, tetapi semuanya terlibat, termasuk saya. Kalau nanti bajunya kotor dan sedikit belepotan, itu tidak masalah karena itu bagian dari kebersamaan,” terangnya.

Ny Intiyas berharap melalui kegiatan perlombaan Peringatan HUT ke-81 RI, kita menumbuhkan semangat nasionalisme dan juga semakin memperkuat solidaritas dan kekompakan DWP Provinsi Papua, sekaligus menjadi momentum bagi organisasi untuk terus berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat dan pembangunan di Papua.

Polda Papua Bagikan 300 Bendera Merah Putih Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua membagikan 300 Bendera Merah Putih kepada masyarakat pengguna kendaraan roda dua dan roda empat di depan Mapolda Papua Lama, Jayapura, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembagian bendera dilakukan sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk turut menyemarakkan peringatan kemerdekaan dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha maupun lingkungan masing-masing.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., bersama Duta Humas dan personel Polda Papua turun langsung membagikan bendera kepada para pengendara yang melintas.

Selain pembagian bendera, Duta Humas Polda Papua juga melaksanakan live report untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat mengenai pentingnya memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kombes Pol. Cahyo mengatakan, pembagian bendera tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat. Salah satunya dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha maupun lingkungan masing-masing,” ujar Cahyo.

Menurutnya, semangat kemerdekaan merupakan milik seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Karena itu, momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat di Tanah Papua.

“Merah Putih adalah simbol persatuan kita. Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan rasa cinta tanah air sekaligus menjaga persatuan dan keamanan di Papua,” katanya.

Cahyo juga mengimbau masyarakat agar mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan berbagai kegiatan positif serta tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polda Papua berharap semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya diwujudkan melalui pengibaran Bendera Merah Putih, tetapi juga melalui komitmen menjaga persatuan, toleransi, serta menciptakan situasi Papua yang aman dan damai.

DPR Papua Gelar Lomba Sederhana Meriahkan HUT ke-81 RI

0
0-3936x1728-0-0-{}-0-24#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Keluarga besar DPR Papua menggelar berbagai perlombaan sederhana dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut melibatkan anggota dewan, pegawai, petugas keamanan, serta keluarga besar DPR Papua.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Papua Mulayani mengatakan, kegiatan tersebut digelar secara sederhana dengan menyesuaikan kondisi fiskal yang saat ini cukup tertekan. Meski demikian, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat keluarga besar DPR Papua untuk ikut memeriahkan momentum kemerdekaan.

“Situasi fiskal kita sangat tertekan. Karena itu, kita turut memeriahkan dengan melaksanakan lomba-lomba yang merakyat, murah, sederhana, namun tetap meriah,” ujar Mulayani di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2026).

Dijelaskan Mulyani, pada hari pertama, sejumlah perlombaan telah dilaksanakan, di antaranya lomba estafet. Memasuki hari kedua, perlombaan dilanjutkan dengan permainan gaplek yang diikuti oleh anggota dewan dan keluarga besar DPR Papua.

Menurutnya, antusiasme peserta cukup tinggi. Bahkan, sejumlah anggota DPR Papua turut ambil bagian dalam perlombaan bersama pegawai dan petugas keamanan.

“Kita berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat selesai dan menghasilkan para pemenang,” katanya.

Sementara itu, rangkaian kegiatan akan kembali dilaksanakan pada Sabtu yang merupakan hari libur. Perlombaan kali ini secara khusus ditujukan bagi anak-anak dari keluarga besar DPR Papua, terutama yang berusia sekitar empat hingga tujuh tahun.

Beberapa permainan yang disiapkan antara lain lomba memasukkan pensil ke dalam botol dan lomba makan kerupuk. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengenal dan merasakan semangat perayaan kemerdekaan sejak dini.

“Intinya, kita tetap memeriahkan 17 Agustus dan memaknainya agar semangat nasionalisme serta makna kemerdekaan tetap tertanam dalam diri kita semua, termasuk keluarga dan anak-anak kita,” tuturnya.

Dirinya berharap, kegiatan sederhana tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan keluarga besar DPR Papua sekaligus menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan semangat nasionalisme pada generasi penerus.

DPR Papua Minta RUU Masyarakat Adat Selaras dengan Otsus

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) mendorong Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyelaraskan secara menyeluruh Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat dengan Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah konflik norma hukum dan tumpang tindih kewenangan antara regulasi nasional dengan kekhususan yang berlaku di Papua.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPR Papua dari Fraksi Partai NasDem, Herlin Beatrix Monim, dalam forum dialog pembahasan RUU Masyarakat Adat bersama Baleg DPR RI, pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan, Jumat (7/8/2026).

Herlin mengatakan, kehadiran RUU Masyarakat Adat merupakan momentum penting untuk memperkuat pengakuan, penghormatan, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat hukum adat di seluruh Indonesia, khususnya di Tanah Papua.

Namun, menurutnya, pembahasan RUU tersebut tidak boleh mengabaikan kekhususan regulasi yang telah berlaku di Papua, termasuk UU Otsus serta aturan pelaksanaannya, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 106 dan PP Nomor 107 Tahun 2021.

“Bagi kami di Papua, yang terpenting adalah bagaimana memperhatikan kekhususan yang telah diatur dalam UU Otsus dan PP pelaksanaannya. RUU Masyarakat Adat harus disinkronkan agar tidak terjadi tumpang tindih norma dan aturan, tidak menimbulkan konflik kepentingan, serta tidak mengurangi kewenangan yang telah diberikan kepada Provinsi Papua,” ujar Herlin.

Ia menjelaskan, UU Otsus telah memberikan jaminan dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat Papua. Ketentuan tersebut kemudian diturunkan dalam Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) yang disusun oleh DPR Papua.

Herlin juga mengingatkan agar penyusunan RUU Masyarakat Adat tidak memberlakukan penyeragaman secara nasional tanpa mempertimbangkan kondisi sosiologis masing-masing daerah.

Menurutnya, Papua memiliki karakteristik masyarakat yang beragam dan kompleks dengan lebih dari 285 suku, yang masing-masing memiliki adat dan kebudayaan yang unik.

“Sangat sulit ketika satu undang-undang diseragamkan secara nasional. Papua memiliki lebih dari 285 suku dengan kerumitan dan karakteristik khusus. Oleh karena itu, penyusunan RUU ini harus memperhatikan kekhususan Papua dan tidak bisa disamaratakan,” tegasnya.

Selain itu, Herlin menilai definisi dan kriteria subjek hukum masyarakat adat, khususnya terkait Orang Asli Papua (OAP), masih menjadi isu krusial. Salah satunya menyangkut perdebatan mengenai penetapan kriteria OAP berdasarkan garis keturunan.

“Penetapan kriteria subjek hukum masyarakat adat dalam RUU ini benar-benar memperhatikan garis keturunan dan hukum adat yang berlaku secara kontekstual di Papua. Saya berharap masukan dari daerah dapat diakomodasi secara terperinci dalam draft RUU Masyarakat Adat, sehingga regulasi nasional yang dihasilkan nantinya dapat berjalan harmonis dengan kerangka Otsus Papua,” pungkasnya.

Berita Papua Terkini | Sumber Informasi Aktual Dan terpercaya
Beranda blog

HUT ke-81 RI, MDF Tekankan Makna Kemerdekaan untuk Kesejahteraan Papua

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri atau MDF menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Papua yang dinilai telah menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

MDF mengatakan, pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi di berbagai wilayah Papua berlangsung aman dan tertib. Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan adanya semangat kebersamaan masyarakat dalam memperingati hari kemerdekaan.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua masyarakat Provinsi Papua yang sudah bisa menjaga keamanan dan ketertiban. Hampir semua daerah di Provinsi Papua melaksanakan kegiatan memperingati detik-detik Proklamasi dalam keadaan aman dan tertib,” kata MDF di Kota Jayapura, Senin.

Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi mampu memperkuat semangat kebangsaan, patriotisme dan nasionalisme masyarakat Papua.

“Kami berharap nilai-nilai kebangsaan dan nilai-nilai kemerdekaan yang dirayakan hari ini bisa membawa makna tersendiri bagi kami di Provinsi Papua bersama masyarakat untuk terus meningkatkan jiwa patriotisme, jiwa kejuangan dan jiwa nasionalisme untuk terus membangun daerah,” ujarnya.

Dia menegaskan, pembangunan Papua membutuhkan kerja sama seluruh elemen, baik pemerintah, TNI-Polri maupun masyarakat.

Ia juga menekankan, makna kemerdekaan harus diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program pemerintah pusat, khususnya kebijakan Presiden Prabowo Subianto, diharapkan dapat dilaksanakan secara tepat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kalau berdaulat berarti masyarakat bisa menikmati kebebasan untuk mendapatkan kesejahteraan. Kami berharap program-program pemerintahan yang dilakukan Bapak Presiden Prabowo betul-betul bisa dilaksanakan secara baik sebagaimana harapan Bapak Presiden,” katanya.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian penting dari makna Indonesia yang berdaulat. Karena itu, seluruh pihak diminta memastikan program pemerintah tidak disalahgunakan dan benar-benar sampai kepada masyarakat.

“Kalau masyarakat bisa berdaulat, tentunya kami bisa mendapatkan kemajuan dan kesejahteraan di Provinsi Papua,” pungkasnya.

Indomaret Serahkan Lima Motor Roda Tiga untuk Dukung Kebersihan Kota Jayapura

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Indomaret menyerahkan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) berupa lima unit motor roda tiga kepada Pemerintah Kota Jayapura. Bantuan tersebut diserahkan bertepatan dengan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Jayapura, Senin (17/8/2026).

Lima kendaraan roda tiga itu akan dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional pengangkutan sampah guna mendukung upaya pemerintah menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan pelayanan kebersihan di wilayah Kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., menyampaikan apresiasi kepada Indomaret atas kepedulian dan kontribusinya melalui program CSR yang dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah.

“Terima kasih kepada Indomaret yang telah memberikan bantuan CSR berupa lima unit motor roda tiga untuk membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan Kota Jayapura,” kata Abisai.

Menurutnya, bantuan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena akan digunakan untuk mendukung kegiatan pengangkutan sampah di berbagai wilayah Kota Jayapura.

Abisai juga mendorong perusahaan, BUMN, BUMD, perbankan, maupun pelaku usaha lainnya yang beroperasi di Kota Jayapura agar turut berkontribusi melalui program CSR.

“Saya berharap CSR ini juga berlaku bagi semua BUMN, BUMD dan perbankan, perusahaan yang ada di Kota Jayapura. Mereka juga harus ikut membantu pemerintah kota melalui program CSR untuk mendukung pembangunan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha penting untuk memperkuat pembangunan daerah. Dukungan sektor swasta melalui program CSR, kata Abisai, dapat diarahkan pada berbagai kebutuhan masyarakat serta program prioritas pemerintah, termasuk bidang kebersihan dan lingkungan.

Sementara itu, Deputy Branch Manager Indomaret Wilayah Papua, Herdo Eko Yulianto, mengatakan penyerahan lima unit motor roda tiga tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebersihan lingkungan di Kota Jayapura.

“Kami memberikan CSR berupa lima unit motor roda tiga kepada Pemerintah Kota Jayapura dalam rangka menjaga kebersihan di Kota Jayapura,” katanya.

Herdo menegaskan, program CSR Indomaret akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah maupun masyarakat.

“CSR kami berkesinambungan. Tergantung apa yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah, kami siap mendukung,” ujarnya.

Selain program CSR, Herdo menyebutkan Indomaret saat ini telah memiliki sekitar 50 toko yang tersebar di Kota Jayapura. Keberadaan jaringan usaha tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Ia mengatakan sekitar 20 hingga 30 persen tenaga kerja Indomaret di Kota Jayapura saat ini merupakan Orang Asli Papua (OAP). Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan keterlibatan tenaga kerja OAP.

“Kami berharap ke depan dapat memenuhi harapan Pemerintah Kota Jayapura agar semakin banyak Orang Asli Papua yang bekerja di Indomaret, bahkan bisa mencapai 50 persen,” katanya.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara Pemerintah Kota Jayapura dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah. Selain sektor kebersihan, kolaborasi melalui program CSR diharapkan dapat terus berkembang ke berbagai bidang lain yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Jayapura pun terus mendorong dunia usaha menjadikan CSR sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, sehingga pertumbuhan ekonomi dan aktivitas bisnis dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.

HUT RI ke-81, Wali Kota Jayapura Dorong Semangat Nasionalisme dan Gotong Royong

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara tingkat Kota Jayapura tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Trisila Angkatan Laut, Kota Jayapura. Kegiatan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta masyarakat.

Dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wali Kota Jayapura mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan semangat kebangsaan serta meningkatkan kecintaan dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Abisai Rollo, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui pelaksanaan upacara, tetapi juga harus ditunjukkan melalui partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan masing-masing.

Abisai Rollo, mengajak masyarakat memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Dengan memasang bendera dan umbul-umbul, kita menunjukkan kecintaan dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Kembali orang nomor satu di Kota Jayapura itu menegaskan, kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan berbagai kegiatan positif serta pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Marilah kita mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai kegiatan dan terus membangun di segala bidang. Kemerdekaan harus memberikan semangat bagi kita untuk bersama-sama membangun Kota Jayapura dan Indonesia,” katanya.

Hal menarik dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Jayapura tahun ini yakni para peserta dan tamu undangan mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Nusantara.

Penggunaan pakaian adat tersebut menjadi simbol keberagaman budaya Indonesia sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

Wali Kota Jayapura bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan tamu undangan juga tampil mengenakan beragam busana adat Nusantara.

Usai upacara, Wali Kota Jayapura bersama Forkopimda menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Jayapura.

Penyerahan hadiah tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan sekaligus bentuk apresiasi Pemerintah Kota Jayapura kepada masyarakat dan berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kota Jayapura berharap semangat persatuan, gotong royong, nasionalisme, dan kecintaan terhadap NKRI terus tumbuh di tengah masyarakat.

Semangat tersebut diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mendorong pembangunan Kota Jayapura yang maju, aman, dan sejahtera.

HUT RI ke-81, Gerindra Papua Fokus Perjuangkan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Jayapura menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara berlangsung di halaman Kantor DPC Partai Gerindra Kota Jayapura dan diikuti kader, simpatisan, serta tamu undangan.

Dalam amanat Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, yang dibacakan Yohanes Markus Wakum selaku inspektur upacara, menegaskan peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Tema peringatan tahun ini adalah Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi menuntut komitmen nyata dari setiap elemen bangsa, termasuk kader dan pengurus Partai Gerindra di Papua,” terangnya.

Menurutnya, kedaulatan tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan wilayah, tetapi juga mencakup kedaulatan ekonomi dan politik masyarakat Papua.

Karena itu, Partai Gerindra Papua berkomitmen mendorong kebijakan yang memperkuat kapasitas lokal, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ketahanan pangan melalui dukungan terhadap sektor pertanian dan perikanan lokal, serta perlindungan sumber daya alam agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Papua.

Sementara itu, aspek keadilan dinilai harus diwujudkan melalui pemerataan akses terhadap layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kesempatan ekonomi.

“Partai Gerindra Papua harus menjadi garda terdepan dalam mengadvokasi kebijakan yang pro-inklusi, memperjuangkan anggaran yang berpihak kepada daerah tertinggal, mendorong program afirmatif bagi anak-anak Papua, serta memastikan proses legislasi daerah memperhatikan prinsip keadilan sosial,” tegasnya.

Yanni juga menekankan pentingnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, investasi di Papua harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Partai Gerindra Papua, lanjutnya, akan terus mendorong investasi yang adil dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat lokal melalui pelatihan vokasi agar manfaat pembangunan tidak hanya terlihat dalam angka makro, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat.

Kepada seluruh kader Partai Gerindra Papua, Yanni berpesan agar terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal dalam mewujudkan program-program yang nyata dan terukur.

Ia juga meminta kader meningkatkan kualitas komunikasi politik yang empatik, berbasis data, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta menjaga integritas dan etika dalam menjalankan perjuangan politik.

“Perjuangan politik kita harus selalu berada dalam koridor hukum dan moral untuk memenangkan kepercayaan rakyat. Perkuat kekompakan dan persatuan antarkader serta seluruh elemen partai untuk kemenangan tahun 2029,” pesannya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan menjadi momentum bagi Partai Gerindra Papua untuk melakukan refleksi atas capaian yang telah diraih sekaligus mempercepat program-program yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di Tanah Papua.

“Semoga semangat kemerdekaan terus membakar tekad kita untuk memperjuangkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, terutama bagi Tanah Papua yang kita cintai,” pungkasnya.

David Muller dan Ricardo Lima Gabung, Persipura Makin Siap Tatap Liga 2

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Persipura Jayapura terus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu kini mendapatkan tambahan kekuatan setelah bergabungnya dua pemain asing, yakni gelandang serang asal Argentina David Muller dan bek tengah asal Brasil Ricardo Lima.

David Muller telah mengikuti sesi latihan penuh bersama skuad Persipura. Pemain berusia 32 tahun tersebut langsung menjalani seluruh program latihan yang diberikan tim pelatih.

Pelatih Persipura Jayapura, Andri Ramawi, mengatakan kehadiran Muller diharapkan mampu menambah kualitas tim sekaligus mempercepat proses komunikasi dan adaptasi antarpemain.

“Hari ini David Muller sudah bergabung. Kami berharap dia bisa membantu adaptasi dan komunikasi tim untuk mendapatkan hasil positif ke depan,” kata Andri, Minggu (16/8/2026).

Menurut Andri, proses adaptasi menjadi perhatian penting karena Muller baru bergabung dengan tim. Karena itu, jajaran pelatih akan memberikan waktu kepada sang pemain untuk memahami karakter permainan Persipura.

Meski baru menjalani latihan perdana, kondisi Muller dinilai cukup baik. Pemain kelahiran 20 Juli 1994 itu mampu mengikuti seluruh rangkaian latihan tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, tadi dia mengikuti satu sesi penuh. Kondisinya cukup baik. Kami akan lihat perkembangannya pada latihan dan uji coba berikutnya,” ujarnya.

Selain Muller, Persipura juga merekrut Ricardo Lima untuk memperkuat lini pertahanan. Pemain asal Brasil tersebut berposisi sebagai bek tengah dan memiliki postur 1,89 meter.

Lima, yang lahir pada 20 Februari 1994, terakhir memperkuat Kompong Dewa di kompetisi kasta tertinggi Kamboja musim 2025/2026. Sebelumnya, ia pernah memperkuat Persis Solo pada musim 2024/2025.

Kehadiran kedua pemain asing tersebut membuat Persipura memiliki tambahan opsi di sektor tengah sekaligus memperkokoh lini belakang.

Andri menegaskan komposisi utama Persipura belum ditetapkan. Tim pelatih masih melakukan evaluasi berdasarkan hasil latihan dan sejumlah agenda uji coba yang telah dijalani.

Menurutnya, penentuan pemain yang akan menjadi pilihan reguler, termasuk pemain senior dan pemain yang masuk dalam skema regulasi kompetisi, akan dilakukan setelah proses evaluasi rampung.

“Kami berdiskusi mengenai latihan, evaluasi hasil uji coba, serta regulasi pemain. Dari situ kami menentukan siapa yang nantinya bermain reguler atau senior,” jelas Andri.

Sejumlah pemain juga mendapat perhatian khusus dari tim pelatih karena menunjukkan performa positif selama masa persiapan.

“Untuk posisi yang ada, kami masih melihat beberapa pemain. Ada Rafael dan Michael yang menurut saya cukup baik. Tetapi keputusan akhirnya akan diambil setelah evaluasi uji coba sebelumnya selesai,” kata Andri.

Sementara itu, Ricardo Lima mengaku bersyukur mendapat kesempatan bergabung dengan Persipura. Ia menilai klub memiliki komitmen untuk memberikan ruang bagi pemain muda maupun pemain profesional untuk berkembang.

“Saya bersyukur bisa berada di sini. Persipura memberikan kesempatan kepada pemain muda dan profesional. Saya berharap masyarakat terus memberikan dukungan ketika kami bermain bersama Persipura,” pungkas Lima.

DPR Papua Apresiasi Silaturahmi Polda, Tan Wie Long : Jaga Papua Tetap Kondusif

0
0-3936x1728-0-0-{}-0-24#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long, mengapresiasi pertemuan silaturahmi yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Papua bersama berbagai komponen masyarakat dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua.

Tan Wie Long menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan seluruh pihak dalam menciptakan situasi Papua yang aman dan kondusif.

“Kita patut memberikan apresiasi karena tujuannya adalah bagaimana semua komponen kepentingan di Tanah Papua bersama-sama menjaga keamanan di Papua agar tetap kondusif,” ujar Tan Wie Long, kepada awak media, di ruang Rastrasamara, Polda Papua, Jumat (14/8/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Papua, khususnya Kapolda Papua, yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut sebagai ruang silaturahmi dan membangun komunikasi antar-stakeholder.

Menurutnya, pertemuan tersebut diharapkan menjadi tonggak untuk membangun kondisi keamanan yang lebih baik ke depan, terutama dalam menghadapi penyampaian aspirasi masyarakat melalui aksi unjuk rasa.

Tan mengatakan, DPR Papua bersama Komnas HAM juga akan melakukan pertemuan untuk membahas penerimaan aspirasi masyarakat yang akan melakukan aksi unjuk rasa.

“Kita berharap ada jaminan keamanan, ketenteraman dan kedamaian bagi saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasi,” katanya.

Terkait lokasi penyampaian aspirasi, Tan menyebut DPR Papua merupakan rumah rakyat yang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.

“Kami dari DPR Papua menyampaikan, kalau boleh datang ke DPR karena DPR adalah rumah rakyat,” ujarnya.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, DPR Papua, Komnas HAM serta masyarakat terus diperkuat sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib dan damai.

Semarak HUT ke-81 RI, DWP Papua Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

0
0-0x0-0-0-{}-0-0#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua menggelar berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti pengurus dan anggota DWP Provinsi Papua dengan suasana penuh antusias dan kekeluargaan.

Ketua DWP Provinsi Papua, Prof. Dr. Intiyas Utami Sohilait, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, kebersamaan dan solidaritas antaranggota.

“Di atas semuanya itu kita bersyukur karena Tuhan baik kepada kita. Kita bisa bertemu, bisa bersilaturahmi, dan melalui kesempatan ini kita ingin terus melibatkan ibu-ibu dalam berbagai kegiatan lainnya,” ujar Intiyas, disesali – sela kegiatan lomba, Jumat (14/8/2026).

Menurut Intiyas, kebersamaan dan persatuan menjadi kunci dalam menjalankan berbagai kegiatan organisasi. Ia juga mengingatkan anggota DWP untuk tidak meragukan kemampuan diri dan tetap percaya diri dalam menjalankan peran, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Ibu-ibu bersatu adalah kunci. Jangan pernah meragukan kemampuan diri kita. Kadang yang kita lakukan sepertinya sederhana, tetapi itu bisa memberikan dampak. Yang penting kita solid dan kompak,” katanya.

Sebelum lomba di mulai, Pengurus dan Anggota DWP Papua mengikuti senam bersama
Sebelum lomba di mulai, Pengurus dan Anggota DWP Papua mengikuti senam bersama.

Ny Intiyas menegaskan, perempuan memiliki peran penting sebagai pilar keluarga. Karena itu, setiap anggota DWP diharapkan mampu menghargai diri sendiri, mengenali potensi yang dimiliki dan terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Ny Intiyas juga meminta seluruh anggota terlibat aktif dalam setiap perlombaan yang digelar. Menurutnya, tidak boleh ada peserta yang hanya menjadi penonton, termasuk dirinya.

“Lomba-lomba yang diadakan ini sifatnya wajib diikuti semua ibu-ibu. Tidak ada yang duduk diam, tetapi semuanya terlibat, termasuk saya. Kalau nanti bajunya kotor dan sedikit belepotan, itu tidak masalah karena itu bagian dari kebersamaan,” terangnya.

Ny Intiyas berharap melalui kegiatan perlombaan Peringatan HUT ke-81 RI, kita menumbuhkan semangat nasionalisme dan juga semakin memperkuat solidaritas dan kekompakan DWP Provinsi Papua, sekaligus menjadi momentum bagi organisasi untuk terus berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat dan pembangunan di Papua.

Polda Papua Bagikan 300 Bendera Merah Putih Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua membagikan 300 Bendera Merah Putih kepada masyarakat pengguna kendaraan roda dua dan roda empat di depan Mapolda Papua Lama, Jayapura, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembagian bendera dilakukan sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk turut menyemarakkan peringatan kemerdekaan dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha maupun lingkungan masing-masing.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., bersama Duta Humas dan personel Polda Papua turun langsung membagikan bendera kepada para pengendara yang melintas.

Selain pembagian bendera, Duta Humas Polda Papua juga melaksanakan live report untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat mengenai pentingnya memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kombes Pol. Cahyo mengatakan, pembagian bendera tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat. Salah satunya dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha maupun lingkungan masing-masing,” ujar Cahyo.

Menurutnya, semangat kemerdekaan merupakan milik seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Karena itu, momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat di Tanah Papua.

“Merah Putih adalah simbol persatuan kita. Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan rasa cinta tanah air sekaligus menjaga persatuan dan keamanan di Papua,” katanya.

Cahyo juga mengimbau masyarakat agar mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan berbagai kegiatan positif serta tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polda Papua berharap semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya diwujudkan melalui pengibaran Bendera Merah Putih, tetapi juga melalui komitmen menjaga persatuan, toleransi, serta menciptakan situasi Papua yang aman dan damai.

DPR Papua Gelar Lomba Sederhana Meriahkan HUT ke-81 RI

0
0-3936x1728-0-0-{}-0-24#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Keluarga besar DPR Papua menggelar berbagai perlombaan sederhana dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut melibatkan anggota dewan, pegawai, petugas keamanan, serta keluarga besar DPR Papua.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Papua Mulayani mengatakan, kegiatan tersebut digelar secara sederhana dengan menyesuaikan kondisi fiskal yang saat ini cukup tertekan. Meski demikian, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat keluarga besar DPR Papua untuk ikut memeriahkan momentum kemerdekaan.

“Situasi fiskal kita sangat tertekan. Karena itu, kita turut memeriahkan dengan melaksanakan lomba-lomba yang merakyat, murah, sederhana, namun tetap meriah,” ujar Mulayani di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2026).

Dijelaskan Mulyani, pada hari pertama, sejumlah perlombaan telah dilaksanakan, di antaranya lomba estafet. Memasuki hari kedua, perlombaan dilanjutkan dengan permainan gaplek yang diikuti oleh anggota dewan dan keluarga besar DPR Papua.

Menurutnya, antusiasme peserta cukup tinggi. Bahkan, sejumlah anggota DPR Papua turut ambil bagian dalam perlombaan bersama pegawai dan petugas keamanan.

“Kita berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat selesai dan menghasilkan para pemenang,” katanya.

Sementara itu, rangkaian kegiatan akan kembali dilaksanakan pada Sabtu yang merupakan hari libur. Perlombaan kali ini secara khusus ditujukan bagi anak-anak dari keluarga besar DPR Papua, terutama yang berusia sekitar empat hingga tujuh tahun.

Beberapa permainan yang disiapkan antara lain lomba memasukkan pensil ke dalam botol dan lomba makan kerupuk. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengenal dan merasakan semangat perayaan kemerdekaan sejak dini.

“Intinya, kita tetap memeriahkan 17 Agustus dan memaknainya agar semangat nasionalisme serta makna kemerdekaan tetap tertanam dalam diri kita semua, termasuk keluarga dan anak-anak kita,” tuturnya.

Dirinya berharap, kegiatan sederhana tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan keluarga besar DPR Papua sekaligus menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan semangat nasionalisme pada generasi penerus.

DPR Papua Minta RUU Masyarakat Adat Selaras dengan Otsus

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) mendorong Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyelaraskan secara menyeluruh Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat dengan Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah konflik norma hukum dan tumpang tindih kewenangan antara regulasi nasional dengan kekhususan yang berlaku di Papua.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPR Papua dari Fraksi Partai NasDem, Herlin Beatrix Monim, dalam forum dialog pembahasan RUU Masyarakat Adat bersama Baleg DPR RI, pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan, Jumat (7/8/2026).

Herlin mengatakan, kehadiran RUU Masyarakat Adat merupakan momentum penting untuk memperkuat pengakuan, penghormatan, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat hukum adat di seluruh Indonesia, khususnya di Tanah Papua.

Namun, menurutnya, pembahasan RUU tersebut tidak boleh mengabaikan kekhususan regulasi yang telah berlaku di Papua, termasuk UU Otsus serta aturan pelaksanaannya, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 106 dan PP Nomor 107 Tahun 2021.

“Bagi kami di Papua, yang terpenting adalah bagaimana memperhatikan kekhususan yang telah diatur dalam UU Otsus dan PP pelaksanaannya. RUU Masyarakat Adat harus disinkronkan agar tidak terjadi tumpang tindih norma dan aturan, tidak menimbulkan konflik kepentingan, serta tidak mengurangi kewenangan yang telah diberikan kepada Provinsi Papua,” ujar Herlin.

Ia menjelaskan, UU Otsus telah memberikan jaminan dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat Papua. Ketentuan tersebut kemudian diturunkan dalam Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) yang disusun oleh DPR Papua.

Herlin juga mengingatkan agar penyusunan RUU Masyarakat Adat tidak memberlakukan penyeragaman secara nasional tanpa mempertimbangkan kondisi sosiologis masing-masing daerah.

Menurutnya, Papua memiliki karakteristik masyarakat yang beragam dan kompleks dengan lebih dari 285 suku, yang masing-masing memiliki adat dan kebudayaan yang unik.

“Sangat sulit ketika satu undang-undang diseragamkan secara nasional. Papua memiliki lebih dari 285 suku dengan kerumitan dan karakteristik khusus. Oleh karena itu, penyusunan RUU ini harus memperhatikan kekhususan Papua dan tidak bisa disamaratakan,” tegasnya.

Selain itu, Herlin menilai definisi dan kriteria subjek hukum masyarakat adat, khususnya terkait Orang Asli Papua (OAP), masih menjadi isu krusial. Salah satunya menyangkut perdebatan mengenai penetapan kriteria OAP berdasarkan garis keturunan.

“Penetapan kriteria subjek hukum masyarakat adat dalam RUU ini benar-benar memperhatikan garis keturunan dan hukum adat yang berlaku secara kontekstual di Papua. Saya berharap masukan dari daerah dapat diakomodasi secara terperinci dalam draft RUU Masyarakat Adat, sehingga regulasi nasional yang dihasilkan nantinya dapat berjalan harmonis dengan kerangka Otsus Papua,” pungkasnya.

Berita Papua Terkini | Sumber Informasi Aktual Dan terpercaya
Beranda blog

HUT ke-81 RI, MDF Tekankan Makna Kemerdekaan untuk Kesejahteraan Papua

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri atau MDF menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Papua yang dinilai telah menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

MDF mengatakan, pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi di berbagai wilayah Papua berlangsung aman dan tertib. Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan adanya semangat kebersamaan masyarakat dalam memperingati hari kemerdekaan.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua masyarakat Provinsi Papua yang sudah bisa menjaga keamanan dan ketertiban. Hampir semua daerah di Provinsi Papua melaksanakan kegiatan memperingati detik-detik Proklamasi dalam keadaan aman dan tertib,” kata MDF di Kota Jayapura, Senin.

Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi mampu memperkuat semangat kebangsaan, patriotisme dan nasionalisme masyarakat Papua.

“Kami berharap nilai-nilai kebangsaan dan nilai-nilai kemerdekaan yang dirayakan hari ini bisa membawa makna tersendiri bagi kami di Provinsi Papua bersama masyarakat untuk terus meningkatkan jiwa patriotisme, jiwa kejuangan dan jiwa nasionalisme untuk terus membangun daerah,” ujarnya.

Dia menegaskan, pembangunan Papua membutuhkan kerja sama seluruh elemen, baik pemerintah, TNI-Polri maupun masyarakat.

Ia juga menekankan, makna kemerdekaan harus diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program pemerintah pusat, khususnya kebijakan Presiden Prabowo Subianto, diharapkan dapat dilaksanakan secara tepat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kalau berdaulat berarti masyarakat bisa menikmati kebebasan untuk mendapatkan kesejahteraan. Kami berharap program-program pemerintahan yang dilakukan Bapak Presiden Prabowo betul-betul bisa dilaksanakan secara baik sebagaimana harapan Bapak Presiden,” katanya.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian penting dari makna Indonesia yang berdaulat. Karena itu, seluruh pihak diminta memastikan program pemerintah tidak disalahgunakan dan benar-benar sampai kepada masyarakat.

“Kalau masyarakat bisa berdaulat, tentunya kami bisa mendapatkan kemajuan dan kesejahteraan di Provinsi Papua,” pungkasnya.

Indomaret Serahkan Lima Motor Roda Tiga untuk Dukung Kebersihan Kota Jayapura

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Indomaret menyerahkan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) berupa lima unit motor roda tiga kepada Pemerintah Kota Jayapura. Bantuan tersebut diserahkan bertepatan dengan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Jayapura, Senin (17/8/2026).

Lima kendaraan roda tiga itu akan dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional pengangkutan sampah guna mendukung upaya pemerintah menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan pelayanan kebersihan di wilayah Kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., menyampaikan apresiasi kepada Indomaret atas kepedulian dan kontribusinya melalui program CSR yang dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah.

“Terima kasih kepada Indomaret yang telah memberikan bantuan CSR berupa lima unit motor roda tiga untuk membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan Kota Jayapura,” kata Abisai.

Menurutnya, bantuan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena akan digunakan untuk mendukung kegiatan pengangkutan sampah di berbagai wilayah Kota Jayapura.

Abisai juga mendorong perusahaan, BUMN, BUMD, perbankan, maupun pelaku usaha lainnya yang beroperasi di Kota Jayapura agar turut berkontribusi melalui program CSR.

“Saya berharap CSR ini juga berlaku bagi semua BUMN, BUMD dan perbankan, perusahaan yang ada di Kota Jayapura. Mereka juga harus ikut membantu pemerintah kota melalui program CSR untuk mendukung pembangunan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha penting untuk memperkuat pembangunan daerah. Dukungan sektor swasta melalui program CSR, kata Abisai, dapat diarahkan pada berbagai kebutuhan masyarakat serta program prioritas pemerintah, termasuk bidang kebersihan dan lingkungan.

Sementara itu, Deputy Branch Manager Indomaret Wilayah Papua, Herdo Eko Yulianto, mengatakan penyerahan lima unit motor roda tiga tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebersihan lingkungan di Kota Jayapura.

“Kami memberikan CSR berupa lima unit motor roda tiga kepada Pemerintah Kota Jayapura dalam rangka menjaga kebersihan di Kota Jayapura,” katanya.

Herdo menegaskan, program CSR Indomaret akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah maupun masyarakat.

“CSR kami berkesinambungan. Tergantung apa yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah, kami siap mendukung,” ujarnya.

Selain program CSR, Herdo menyebutkan Indomaret saat ini telah memiliki sekitar 50 toko yang tersebar di Kota Jayapura. Keberadaan jaringan usaha tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Ia mengatakan sekitar 20 hingga 30 persen tenaga kerja Indomaret di Kota Jayapura saat ini merupakan Orang Asli Papua (OAP). Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan keterlibatan tenaga kerja OAP.

“Kami berharap ke depan dapat memenuhi harapan Pemerintah Kota Jayapura agar semakin banyak Orang Asli Papua yang bekerja di Indomaret, bahkan bisa mencapai 50 persen,” katanya.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara Pemerintah Kota Jayapura dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah. Selain sektor kebersihan, kolaborasi melalui program CSR diharapkan dapat terus berkembang ke berbagai bidang lain yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Jayapura pun terus mendorong dunia usaha menjadikan CSR sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, sehingga pertumbuhan ekonomi dan aktivitas bisnis dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.

HUT RI ke-81, Wali Kota Jayapura Dorong Semangat Nasionalisme dan Gotong Royong

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara tingkat Kota Jayapura tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Trisila Angkatan Laut, Kota Jayapura. Kegiatan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta masyarakat.

Dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wali Kota Jayapura mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan semangat kebangsaan serta meningkatkan kecintaan dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Abisai Rollo, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui pelaksanaan upacara, tetapi juga harus ditunjukkan melalui partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan masing-masing.

Abisai Rollo, mengajak masyarakat memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Dengan memasang bendera dan umbul-umbul, kita menunjukkan kecintaan dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Kembali orang nomor satu di Kota Jayapura itu menegaskan, kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan berbagai kegiatan positif serta pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Marilah kita mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai kegiatan dan terus membangun di segala bidang. Kemerdekaan harus memberikan semangat bagi kita untuk bersama-sama membangun Kota Jayapura dan Indonesia,” katanya.

Hal menarik dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Jayapura tahun ini yakni para peserta dan tamu undangan mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Nusantara.

Penggunaan pakaian adat tersebut menjadi simbol keberagaman budaya Indonesia sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

Wali Kota Jayapura bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan tamu undangan juga tampil mengenakan beragam busana adat Nusantara.

Usai upacara, Wali Kota Jayapura bersama Forkopimda menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Jayapura.

Penyerahan hadiah tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan sekaligus bentuk apresiasi Pemerintah Kota Jayapura kepada masyarakat dan berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kota Jayapura berharap semangat persatuan, gotong royong, nasionalisme, dan kecintaan terhadap NKRI terus tumbuh di tengah masyarakat.

Semangat tersebut diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mendorong pembangunan Kota Jayapura yang maju, aman, dan sejahtera.

HUT RI ke-81, Gerindra Papua Fokus Perjuangkan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Jayapura menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara berlangsung di halaman Kantor DPC Partai Gerindra Kota Jayapura dan diikuti kader, simpatisan, serta tamu undangan.

Dalam amanat Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, yang dibacakan Yohanes Markus Wakum selaku inspektur upacara, menegaskan peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Tema peringatan tahun ini adalah Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi menuntut komitmen nyata dari setiap elemen bangsa, termasuk kader dan pengurus Partai Gerindra di Papua,” terangnya.

Menurutnya, kedaulatan tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan wilayah, tetapi juga mencakup kedaulatan ekonomi dan politik masyarakat Papua.

Karena itu, Partai Gerindra Papua berkomitmen mendorong kebijakan yang memperkuat kapasitas lokal, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ketahanan pangan melalui dukungan terhadap sektor pertanian dan perikanan lokal, serta perlindungan sumber daya alam agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Papua.

Sementara itu, aspek keadilan dinilai harus diwujudkan melalui pemerataan akses terhadap layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kesempatan ekonomi.

“Partai Gerindra Papua harus menjadi garda terdepan dalam mengadvokasi kebijakan yang pro-inklusi, memperjuangkan anggaran yang berpihak kepada daerah tertinggal, mendorong program afirmatif bagi anak-anak Papua, serta memastikan proses legislasi daerah memperhatikan prinsip keadilan sosial,” tegasnya.

Yanni juga menekankan pentingnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, investasi di Papua harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Partai Gerindra Papua, lanjutnya, akan terus mendorong investasi yang adil dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat lokal melalui pelatihan vokasi agar manfaat pembangunan tidak hanya terlihat dalam angka makro, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat.

Kepada seluruh kader Partai Gerindra Papua, Yanni berpesan agar terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal dalam mewujudkan program-program yang nyata dan terukur.

Ia juga meminta kader meningkatkan kualitas komunikasi politik yang empatik, berbasis data, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta menjaga integritas dan etika dalam menjalankan perjuangan politik.

“Perjuangan politik kita harus selalu berada dalam koridor hukum dan moral untuk memenangkan kepercayaan rakyat. Perkuat kekompakan dan persatuan antarkader serta seluruh elemen partai untuk kemenangan tahun 2029,” pesannya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan menjadi momentum bagi Partai Gerindra Papua untuk melakukan refleksi atas capaian yang telah diraih sekaligus mempercepat program-program yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di Tanah Papua.

“Semoga semangat kemerdekaan terus membakar tekad kita untuk memperjuangkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, terutama bagi Tanah Papua yang kita cintai,” pungkasnya.

David Muller dan Ricardo Lima Gabung, Persipura Makin Siap Tatap Liga 2

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Persipura Jayapura terus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu kini mendapatkan tambahan kekuatan setelah bergabungnya dua pemain asing, yakni gelandang serang asal Argentina David Muller dan bek tengah asal Brasil Ricardo Lima.

David Muller telah mengikuti sesi latihan penuh bersama skuad Persipura. Pemain berusia 32 tahun tersebut langsung menjalani seluruh program latihan yang diberikan tim pelatih.

Pelatih Persipura Jayapura, Andri Ramawi, mengatakan kehadiran Muller diharapkan mampu menambah kualitas tim sekaligus mempercepat proses komunikasi dan adaptasi antarpemain.

“Hari ini David Muller sudah bergabung. Kami berharap dia bisa membantu adaptasi dan komunikasi tim untuk mendapatkan hasil positif ke depan,” kata Andri, Minggu (16/8/2026).

Menurut Andri, proses adaptasi menjadi perhatian penting karena Muller baru bergabung dengan tim. Karena itu, jajaran pelatih akan memberikan waktu kepada sang pemain untuk memahami karakter permainan Persipura.

Meski baru menjalani latihan perdana, kondisi Muller dinilai cukup baik. Pemain kelahiran 20 Juli 1994 itu mampu mengikuti seluruh rangkaian latihan tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, tadi dia mengikuti satu sesi penuh. Kondisinya cukup baik. Kami akan lihat perkembangannya pada latihan dan uji coba berikutnya,” ujarnya.

Selain Muller, Persipura juga merekrut Ricardo Lima untuk memperkuat lini pertahanan. Pemain asal Brasil tersebut berposisi sebagai bek tengah dan memiliki postur 1,89 meter.

Lima, yang lahir pada 20 Februari 1994, terakhir memperkuat Kompong Dewa di kompetisi kasta tertinggi Kamboja musim 2025/2026. Sebelumnya, ia pernah memperkuat Persis Solo pada musim 2024/2025.

Kehadiran kedua pemain asing tersebut membuat Persipura memiliki tambahan opsi di sektor tengah sekaligus memperkokoh lini belakang.

Andri menegaskan komposisi utama Persipura belum ditetapkan. Tim pelatih masih melakukan evaluasi berdasarkan hasil latihan dan sejumlah agenda uji coba yang telah dijalani.

Menurutnya, penentuan pemain yang akan menjadi pilihan reguler, termasuk pemain senior dan pemain yang masuk dalam skema regulasi kompetisi, akan dilakukan setelah proses evaluasi rampung.

“Kami berdiskusi mengenai latihan, evaluasi hasil uji coba, serta regulasi pemain. Dari situ kami menentukan siapa yang nantinya bermain reguler atau senior,” jelas Andri.

Sejumlah pemain juga mendapat perhatian khusus dari tim pelatih karena menunjukkan performa positif selama masa persiapan.

“Untuk posisi yang ada, kami masih melihat beberapa pemain. Ada Rafael dan Michael yang menurut saya cukup baik. Tetapi keputusan akhirnya akan diambil setelah evaluasi uji coba sebelumnya selesai,” kata Andri.

Sementara itu, Ricardo Lima mengaku bersyukur mendapat kesempatan bergabung dengan Persipura. Ia menilai klub memiliki komitmen untuk memberikan ruang bagi pemain muda maupun pemain profesional untuk berkembang.

“Saya bersyukur bisa berada di sini. Persipura memberikan kesempatan kepada pemain muda dan profesional. Saya berharap masyarakat terus memberikan dukungan ketika kami bermain bersama Persipura,” pungkas Lima.

DPR Papua Apresiasi Silaturahmi Polda, Tan Wie Long : Jaga Papua Tetap Kondusif

0
0-3936x1728-0-0-{}-0-24#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long, mengapresiasi pertemuan silaturahmi yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Papua bersama berbagai komponen masyarakat dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua.

Tan Wie Long menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan seluruh pihak dalam menciptakan situasi Papua yang aman dan kondusif.

“Kita patut memberikan apresiasi karena tujuannya adalah bagaimana semua komponen kepentingan di Tanah Papua bersama-sama menjaga keamanan di Papua agar tetap kondusif,” ujar Tan Wie Long, kepada awak media, di ruang Rastrasamara, Polda Papua, Jumat (14/8/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Papua, khususnya Kapolda Papua, yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut sebagai ruang silaturahmi dan membangun komunikasi antar-stakeholder.

Menurutnya, pertemuan tersebut diharapkan menjadi tonggak untuk membangun kondisi keamanan yang lebih baik ke depan, terutama dalam menghadapi penyampaian aspirasi masyarakat melalui aksi unjuk rasa.

Tan mengatakan, DPR Papua bersama Komnas HAM juga akan melakukan pertemuan untuk membahas penerimaan aspirasi masyarakat yang akan melakukan aksi unjuk rasa.

“Kita berharap ada jaminan keamanan, ketenteraman dan kedamaian bagi saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasi,” katanya.

Terkait lokasi penyampaian aspirasi, Tan menyebut DPR Papua merupakan rumah rakyat yang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.

“Kami dari DPR Papua menyampaikan, kalau boleh datang ke DPR karena DPR adalah rumah rakyat,” ujarnya.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, DPR Papua, Komnas HAM serta masyarakat terus diperkuat sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib dan damai.

Semarak HUT ke-81 RI, DWP Papua Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

0
0-0x0-0-0-{}-0-0#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua menggelar berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti pengurus dan anggota DWP Provinsi Papua dengan suasana penuh antusias dan kekeluargaan.

Ketua DWP Provinsi Papua, Prof. Dr. Intiyas Utami Sohilait, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, kebersamaan dan solidaritas antaranggota.

“Di atas semuanya itu kita bersyukur karena Tuhan baik kepada kita. Kita bisa bertemu, bisa bersilaturahmi, dan melalui kesempatan ini kita ingin terus melibatkan ibu-ibu dalam berbagai kegiatan lainnya,” ujar Intiyas, disesali – sela kegiatan lomba, Jumat (14/8/2026).

Menurut Intiyas, kebersamaan dan persatuan menjadi kunci dalam menjalankan berbagai kegiatan organisasi. Ia juga mengingatkan anggota DWP untuk tidak meragukan kemampuan diri dan tetap percaya diri dalam menjalankan peran, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Ibu-ibu bersatu adalah kunci. Jangan pernah meragukan kemampuan diri kita. Kadang yang kita lakukan sepertinya sederhana, tetapi itu bisa memberikan dampak. Yang penting kita solid dan kompak,” katanya.

Sebelum lomba di mulai, Pengurus dan Anggota DWP Papua mengikuti senam bersama
Sebelum lomba di mulai, Pengurus dan Anggota DWP Papua mengikuti senam bersama.

Ny Intiyas menegaskan, perempuan memiliki peran penting sebagai pilar keluarga. Karena itu, setiap anggota DWP diharapkan mampu menghargai diri sendiri, mengenali potensi yang dimiliki dan terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Ny Intiyas juga meminta seluruh anggota terlibat aktif dalam setiap perlombaan yang digelar. Menurutnya, tidak boleh ada peserta yang hanya menjadi penonton, termasuk dirinya.

“Lomba-lomba yang diadakan ini sifatnya wajib diikuti semua ibu-ibu. Tidak ada yang duduk diam, tetapi semuanya terlibat, termasuk saya. Kalau nanti bajunya kotor dan sedikit belepotan, itu tidak masalah karena itu bagian dari kebersamaan,” terangnya.

Ny Intiyas berharap melalui kegiatan perlombaan Peringatan HUT ke-81 RI, kita menumbuhkan semangat nasionalisme dan juga semakin memperkuat solidaritas dan kekompakan DWP Provinsi Papua, sekaligus menjadi momentum bagi organisasi untuk terus berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat dan pembangunan di Papua.

Polda Papua Bagikan 300 Bendera Merah Putih Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua membagikan 300 Bendera Merah Putih kepada masyarakat pengguna kendaraan roda dua dan roda empat di depan Mapolda Papua Lama, Jayapura, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembagian bendera dilakukan sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk turut menyemarakkan peringatan kemerdekaan dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha maupun lingkungan masing-masing.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., bersama Duta Humas dan personel Polda Papua turun langsung membagikan bendera kepada para pengendara yang melintas.

Selain pembagian bendera, Duta Humas Polda Papua juga melaksanakan live report untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat mengenai pentingnya memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kombes Pol. Cahyo mengatakan, pembagian bendera tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat. Salah satunya dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha maupun lingkungan masing-masing,” ujar Cahyo.

Menurutnya, semangat kemerdekaan merupakan milik seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Karena itu, momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat di Tanah Papua.

“Merah Putih adalah simbol persatuan kita. Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan rasa cinta tanah air sekaligus menjaga persatuan dan keamanan di Papua,” katanya.

Cahyo juga mengimbau masyarakat agar mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan berbagai kegiatan positif serta tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polda Papua berharap semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya diwujudkan melalui pengibaran Bendera Merah Putih, tetapi juga melalui komitmen menjaga persatuan, toleransi, serta menciptakan situasi Papua yang aman dan damai.

DPR Papua Gelar Lomba Sederhana Meriahkan HUT ke-81 RI

0
0-3936x1728-0-0-{}-0-24#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Keluarga besar DPR Papua menggelar berbagai perlombaan sederhana dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut melibatkan anggota dewan, pegawai, petugas keamanan, serta keluarga besar DPR Papua.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Papua Mulayani mengatakan, kegiatan tersebut digelar secara sederhana dengan menyesuaikan kondisi fiskal yang saat ini cukup tertekan. Meski demikian, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat keluarga besar DPR Papua untuk ikut memeriahkan momentum kemerdekaan.

“Situasi fiskal kita sangat tertekan. Karena itu, kita turut memeriahkan dengan melaksanakan lomba-lomba yang merakyat, murah, sederhana, namun tetap meriah,” ujar Mulayani di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2026).

Dijelaskan Mulyani, pada hari pertama, sejumlah perlombaan telah dilaksanakan, di antaranya lomba estafet. Memasuki hari kedua, perlombaan dilanjutkan dengan permainan gaplek yang diikuti oleh anggota dewan dan keluarga besar DPR Papua.

Menurutnya, antusiasme peserta cukup tinggi. Bahkan, sejumlah anggota DPR Papua turut ambil bagian dalam perlombaan bersama pegawai dan petugas keamanan.

“Kita berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat selesai dan menghasilkan para pemenang,” katanya.

Sementara itu, rangkaian kegiatan akan kembali dilaksanakan pada Sabtu yang merupakan hari libur. Perlombaan kali ini secara khusus ditujukan bagi anak-anak dari keluarga besar DPR Papua, terutama yang berusia sekitar empat hingga tujuh tahun.

Beberapa permainan yang disiapkan antara lain lomba memasukkan pensil ke dalam botol dan lomba makan kerupuk. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengenal dan merasakan semangat perayaan kemerdekaan sejak dini.

“Intinya, kita tetap memeriahkan 17 Agustus dan memaknainya agar semangat nasionalisme serta makna kemerdekaan tetap tertanam dalam diri kita semua, termasuk keluarga dan anak-anak kita,” tuturnya.

Dirinya berharap, kegiatan sederhana tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan keluarga besar DPR Papua sekaligus menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan semangat nasionalisme pada generasi penerus.

DPR Papua Minta RUU Masyarakat Adat Selaras dengan Otsus

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) mendorong Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyelaraskan secara menyeluruh Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat dengan Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah konflik norma hukum dan tumpang tindih kewenangan antara regulasi nasional dengan kekhususan yang berlaku di Papua.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPR Papua dari Fraksi Partai NasDem, Herlin Beatrix Monim, dalam forum dialog pembahasan RUU Masyarakat Adat bersama Baleg DPR RI, pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan, Jumat (7/8/2026).

Herlin mengatakan, kehadiran RUU Masyarakat Adat merupakan momentum penting untuk memperkuat pengakuan, penghormatan, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat hukum adat di seluruh Indonesia, khususnya di Tanah Papua.

Namun, menurutnya, pembahasan RUU tersebut tidak boleh mengabaikan kekhususan regulasi yang telah berlaku di Papua, termasuk UU Otsus serta aturan pelaksanaannya, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 106 dan PP Nomor 107 Tahun 2021.

“Bagi kami di Papua, yang terpenting adalah bagaimana memperhatikan kekhususan yang telah diatur dalam UU Otsus dan PP pelaksanaannya. RUU Masyarakat Adat harus disinkronkan agar tidak terjadi tumpang tindih norma dan aturan, tidak menimbulkan konflik kepentingan, serta tidak mengurangi kewenangan yang telah diberikan kepada Provinsi Papua,” ujar Herlin.

Ia menjelaskan, UU Otsus telah memberikan jaminan dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat Papua. Ketentuan tersebut kemudian diturunkan dalam Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) yang disusun oleh DPR Papua.

Herlin juga mengingatkan agar penyusunan RUU Masyarakat Adat tidak memberlakukan penyeragaman secara nasional tanpa mempertimbangkan kondisi sosiologis masing-masing daerah.

Menurutnya, Papua memiliki karakteristik masyarakat yang beragam dan kompleks dengan lebih dari 285 suku, yang masing-masing memiliki adat dan kebudayaan yang unik.

“Sangat sulit ketika satu undang-undang diseragamkan secara nasional. Papua memiliki lebih dari 285 suku dengan kerumitan dan karakteristik khusus. Oleh karena itu, penyusunan RUU ini harus memperhatikan kekhususan Papua dan tidak bisa disamaratakan,” tegasnya.

Selain itu, Herlin menilai definisi dan kriteria subjek hukum masyarakat adat, khususnya terkait Orang Asli Papua (OAP), masih menjadi isu krusial. Salah satunya menyangkut perdebatan mengenai penetapan kriteria OAP berdasarkan garis keturunan.

“Penetapan kriteria subjek hukum masyarakat adat dalam RUU ini benar-benar memperhatikan garis keturunan dan hukum adat yang berlaku secara kontekstual di Papua. Saya berharap masukan dari daerah dapat diakomodasi secara terperinci dalam draft RUU Masyarakat Adat, sehingga regulasi nasional yang dihasilkan nantinya dapat berjalan harmonis dengan kerangka Otsus Papua,” pungkasnya.

Berita Papua Terkini | Sumber Informasi Aktual Dan terpercaya
Beranda blog

HUT ke-81 RI, MDF Tekankan Makna Kemerdekaan untuk Kesejahteraan Papua

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri atau MDF menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Papua yang dinilai telah menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

MDF mengatakan, pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi di berbagai wilayah Papua berlangsung aman dan tertib. Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan adanya semangat kebersamaan masyarakat dalam memperingati hari kemerdekaan.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua masyarakat Provinsi Papua yang sudah bisa menjaga keamanan dan ketertiban. Hampir semua daerah di Provinsi Papua melaksanakan kegiatan memperingati detik-detik Proklamasi dalam keadaan aman dan tertib,” kata MDF di Kota Jayapura, Senin.

Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi mampu memperkuat semangat kebangsaan, patriotisme dan nasionalisme masyarakat Papua.

“Kami berharap nilai-nilai kebangsaan dan nilai-nilai kemerdekaan yang dirayakan hari ini bisa membawa makna tersendiri bagi kami di Provinsi Papua bersama masyarakat untuk terus meningkatkan jiwa patriotisme, jiwa kejuangan dan jiwa nasionalisme untuk terus membangun daerah,” ujarnya.

Dia menegaskan, pembangunan Papua membutuhkan kerja sama seluruh elemen, baik pemerintah, TNI-Polri maupun masyarakat.

Ia juga menekankan, makna kemerdekaan harus diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program pemerintah pusat, khususnya kebijakan Presiden Prabowo Subianto, diharapkan dapat dilaksanakan secara tepat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kalau berdaulat berarti masyarakat bisa menikmati kebebasan untuk mendapatkan kesejahteraan. Kami berharap program-program pemerintahan yang dilakukan Bapak Presiden Prabowo betul-betul bisa dilaksanakan secara baik sebagaimana harapan Bapak Presiden,” katanya.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian penting dari makna Indonesia yang berdaulat. Karena itu, seluruh pihak diminta memastikan program pemerintah tidak disalahgunakan dan benar-benar sampai kepada masyarakat.

“Kalau masyarakat bisa berdaulat, tentunya kami bisa mendapatkan kemajuan dan kesejahteraan di Provinsi Papua,” pungkasnya.

Indomaret Serahkan Lima Motor Roda Tiga untuk Dukung Kebersihan Kota Jayapura

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Indomaret menyerahkan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) berupa lima unit motor roda tiga kepada Pemerintah Kota Jayapura. Bantuan tersebut diserahkan bertepatan dengan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Jayapura, Senin (17/8/2026).

Lima kendaraan roda tiga itu akan dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional pengangkutan sampah guna mendukung upaya pemerintah menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan pelayanan kebersihan di wilayah Kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., menyampaikan apresiasi kepada Indomaret atas kepedulian dan kontribusinya melalui program CSR yang dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah.

“Terima kasih kepada Indomaret yang telah memberikan bantuan CSR berupa lima unit motor roda tiga untuk membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan Kota Jayapura,” kata Abisai.

Menurutnya, bantuan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena akan digunakan untuk mendukung kegiatan pengangkutan sampah di berbagai wilayah Kota Jayapura.

Abisai juga mendorong perusahaan, BUMN, BUMD, perbankan, maupun pelaku usaha lainnya yang beroperasi di Kota Jayapura agar turut berkontribusi melalui program CSR.

“Saya berharap CSR ini juga berlaku bagi semua BUMN, BUMD dan perbankan, perusahaan yang ada di Kota Jayapura. Mereka juga harus ikut membantu pemerintah kota melalui program CSR untuk mendukung pembangunan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha penting untuk memperkuat pembangunan daerah. Dukungan sektor swasta melalui program CSR, kata Abisai, dapat diarahkan pada berbagai kebutuhan masyarakat serta program prioritas pemerintah, termasuk bidang kebersihan dan lingkungan.

Sementara itu, Deputy Branch Manager Indomaret Wilayah Papua, Herdo Eko Yulianto, mengatakan penyerahan lima unit motor roda tiga tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebersihan lingkungan di Kota Jayapura.

“Kami memberikan CSR berupa lima unit motor roda tiga kepada Pemerintah Kota Jayapura dalam rangka menjaga kebersihan di Kota Jayapura,” katanya.

Herdo menegaskan, program CSR Indomaret akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah maupun masyarakat.

“CSR kami berkesinambungan. Tergantung apa yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah, kami siap mendukung,” ujarnya.

Selain program CSR, Herdo menyebutkan Indomaret saat ini telah memiliki sekitar 50 toko yang tersebar di Kota Jayapura. Keberadaan jaringan usaha tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Ia mengatakan sekitar 20 hingga 30 persen tenaga kerja Indomaret di Kota Jayapura saat ini merupakan Orang Asli Papua (OAP). Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan keterlibatan tenaga kerja OAP.

“Kami berharap ke depan dapat memenuhi harapan Pemerintah Kota Jayapura agar semakin banyak Orang Asli Papua yang bekerja di Indomaret, bahkan bisa mencapai 50 persen,” katanya.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara Pemerintah Kota Jayapura dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah. Selain sektor kebersihan, kolaborasi melalui program CSR diharapkan dapat terus berkembang ke berbagai bidang lain yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Jayapura pun terus mendorong dunia usaha menjadikan CSR sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, sehingga pertumbuhan ekonomi dan aktivitas bisnis dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.

HUT RI ke-81, Wali Kota Jayapura Dorong Semangat Nasionalisme dan Gotong Royong

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara tingkat Kota Jayapura tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Trisila Angkatan Laut, Kota Jayapura. Kegiatan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta masyarakat.

Dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wali Kota Jayapura mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan semangat kebangsaan serta meningkatkan kecintaan dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Abisai Rollo, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui pelaksanaan upacara, tetapi juga harus ditunjukkan melalui partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan masing-masing.

Abisai Rollo, mengajak masyarakat memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Dengan memasang bendera dan umbul-umbul, kita menunjukkan kecintaan dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Kembali orang nomor satu di Kota Jayapura itu menegaskan, kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan berbagai kegiatan positif serta pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Marilah kita mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai kegiatan dan terus membangun di segala bidang. Kemerdekaan harus memberikan semangat bagi kita untuk bersama-sama membangun Kota Jayapura dan Indonesia,” katanya.

Hal menarik dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Jayapura tahun ini yakni para peserta dan tamu undangan mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Nusantara.

Penggunaan pakaian adat tersebut menjadi simbol keberagaman budaya Indonesia sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

Wali Kota Jayapura bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan tamu undangan juga tampil mengenakan beragam busana adat Nusantara.

Usai upacara, Wali Kota Jayapura bersama Forkopimda menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Jayapura.

Penyerahan hadiah tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan sekaligus bentuk apresiasi Pemerintah Kota Jayapura kepada masyarakat dan berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kota Jayapura berharap semangat persatuan, gotong royong, nasionalisme, dan kecintaan terhadap NKRI terus tumbuh di tengah masyarakat.

Semangat tersebut diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mendorong pembangunan Kota Jayapura yang maju, aman, dan sejahtera.

HUT RI ke-81, Gerindra Papua Fokus Perjuangkan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Jayapura menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara berlangsung di halaman Kantor DPC Partai Gerindra Kota Jayapura dan diikuti kader, simpatisan, serta tamu undangan.

Dalam amanat Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, yang dibacakan Yohanes Markus Wakum selaku inspektur upacara, menegaskan peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Tema peringatan tahun ini adalah Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi menuntut komitmen nyata dari setiap elemen bangsa, termasuk kader dan pengurus Partai Gerindra di Papua,” terangnya.

Menurutnya, kedaulatan tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan wilayah, tetapi juga mencakup kedaulatan ekonomi dan politik masyarakat Papua.

Karena itu, Partai Gerindra Papua berkomitmen mendorong kebijakan yang memperkuat kapasitas lokal, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ketahanan pangan melalui dukungan terhadap sektor pertanian dan perikanan lokal, serta perlindungan sumber daya alam agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Papua.

Sementara itu, aspek keadilan dinilai harus diwujudkan melalui pemerataan akses terhadap layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kesempatan ekonomi.

“Partai Gerindra Papua harus menjadi garda terdepan dalam mengadvokasi kebijakan yang pro-inklusi, memperjuangkan anggaran yang berpihak kepada daerah tertinggal, mendorong program afirmatif bagi anak-anak Papua, serta memastikan proses legislasi daerah memperhatikan prinsip keadilan sosial,” tegasnya.

Yanni juga menekankan pentingnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, investasi di Papua harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Partai Gerindra Papua, lanjutnya, akan terus mendorong investasi yang adil dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat lokal melalui pelatihan vokasi agar manfaat pembangunan tidak hanya terlihat dalam angka makro, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat.

Kepada seluruh kader Partai Gerindra Papua, Yanni berpesan agar terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal dalam mewujudkan program-program yang nyata dan terukur.

Ia juga meminta kader meningkatkan kualitas komunikasi politik yang empatik, berbasis data, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta menjaga integritas dan etika dalam menjalankan perjuangan politik.

“Perjuangan politik kita harus selalu berada dalam koridor hukum dan moral untuk memenangkan kepercayaan rakyat. Perkuat kekompakan dan persatuan antarkader serta seluruh elemen partai untuk kemenangan tahun 2029,” pesannya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan menjadi momentum bagi Partai Gerindra Papua untuk melakukan refleksi atas capaian yang telah diraih sekaligus mempercepat program-program yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di Tanah Papua.

“Semoga semangat kemerdekaan terus membakar tekad kita untuk memperjuangkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, terutama bagi Tanah Papua yang kita cintai,” pungkasnya.

David Muller dan Ricardo Lima Gabung, Persipura Makin Siap Tatap Liga 2

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Persipura Jayapura terus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu kini mendapatkan tambahan kekuatan setelah bergabungnya dua pemain asing, yakni gelandang serang asal Argentina David Muller dan bek tengah asal Brasil Ricardo Lima.

David Muller telah mengikuti sesi latihan penuh bersama skuad Persipura. Pemain berusia 32 tahun tersebut langsung menjalani seluruh program latihan yang diberikan tim pelatih.

Pelatih Persipura Jayapura, Andri Ramawi, mengatakan kehadiran Muller diharapkan mampu menambah kualitas tim sekaligus mempercepat proses komunikasi dan adaptasi antarpemain.

“Hari ini David Muller sudah bergabung. Kami berharap dia bisa membantu adaptasi dan komunikasi tim untuk mendapatkan hasil positif ke depan,” kata Andri, Minggu (16/8/2026).

Menurut Andri, proses adaptasi menjadi perhatian penting karena Muller baru bergabung dengan tim. Karena itu, jajaran pelatih akan memberikan waktu kepada sang pemain untuk memahami karakter permainan Persipura.

Meski baru menjalani latihan perdana, kondisi Muller dinilai cukup baik. Pemain kelahiran 20 Juli 1994 itu mampu mengikuti seluruh rangkaian latihan tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, tadi dia mengikuti satu sesi penuh. Kondisinya cukup baik. Kami akan lihat perkembangannya pada latihan dan uji coba berikutnya,” ujarnya.

Selain Muller, Persipura juga merekrut Ricardo Lima untuk memperkuat lini pertahanan. Pemain asal Brasil tersebut berposisi sebagai bek tengah dan memiliki postur 1,89 meter.

Lima, yang lahir pada 20 Februari 1994, terakhir memperkuat Kompong Dewa di kompetisi kasta tertinggi Kamboja musim 2025/2026. Sebelumnya, ia pernah memperkuat Persis Solo pada musim 2024/2025.

Kehadiran kedua pemain asing tersebut membuat Persipura memiliki tambahan opsi di sektor tengah sekaligus memperkokoh lini belakang.

Andri menegaskan komposisi utama Persipura belum ditetapkan. Tim pelatih masih melakukan evaluasi berdasarkan hasil latihan dan sejumlah agenda uji coba yang telah dijalani.

Menurutnya, penentuan pemain yang akan menjadi pilihan reguler, termasuk pemain senior dan pemain yang masuk dalam skema regulasi kompetisi, akan dilakukan setelah proses evaluasi rampung.

“Kami berdiskusi mengenai latihan, evaluasi hasil uji coba, serta regulasi pemain. Dari situ kami menentukan siapa yang nantinya bermain reguler atau senior,” jelas Andri.

Sejumlah pemain juga mendapat perhatian khusus dari tim pelatih karena menunjukkan performa positif selama masa persiapan.

“Untuk posisi yang ada, kami masih melihat beberapa pemain. Ada Rafael dan Michael yang menurut saya cukup baik. Tetapi keputusan akhirnya akan diambil setelah evaluasi uji coba sebelumnya selesai,” kata Andri.

Sementara itu, Ricardo Lima mengaku bersyukur mendapat kesempatan bergabung dengan Persipura. Ia menilai klub memiliki komitmen untuk memberikan ruang bagi pemain muda maupun pemain profesional untuk berkembang.

“Saya bersyukur bisa berada di sini. Persipura memberikan kesempatan kepada pemain muda dan profesional. Saya berharap masyarakat terus memberikan dukungan ketika kami bermain bersama Persipura,” pungkas Lima.

DPR Papua Apresiasi Silaturahmi Polda, Tan Wie Long : Jaga Papua Tetap Kondusif

0
0-3936x1728-0-0-{}-0-24#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long, mengapresiasi pertemuan silaturahmi yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Papua bersama berbagai komponen masyarakat dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua.

Tan Wie Long menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan seluruh pihak dalam menciptakan situasi Papua yang aman dan kondusif.

“Kita patut memberikan apresiasi karena tujuannya adalah bagaimana semua komponen kepentingan di Tanah Papua bersama-sama menjaga keamanan di Papua agar tetap kondusif,” ujar Tan Wie Long, kepada awak media, di ruang Rastrasamara, Polda Papua, Jumat (14/8/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Papua, khususnya Kapolda Papua, yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut sebagai ruang silaturahmi dan membangun komunikasi antar-stakeholder.

Menurutnya, pertemuan tersebut diharapkan menjadi tonggak untuk membangun kondisi keamanan yang lebih baik ke depan, terutama dalam menghadapi penyampaian aspirasi masyarakat melalui aksi unjuk rasa.

Tan mengatakan, DPR Papua bersama Komnas HAM juga akan melakukan pertemuan untuk membahas penerimaan aspirasi masyarakat yang akan melakukan aksi unjuk rasa.

“Kita berharap ada jaminan keamanan, ketenteraman dan kedamaian bagi saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasi,” katanya.

Terkait lokasi penyampaian aspirasi, Tan menyebut DPR Papua merupakan rumah rakyat yang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.

“Kami dari DPR Papua menyampaikan, kalau boleh datang ke DPR karena DPR adalah rumah rakyat,” ujarnya.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, DPR Papua, Komnas HAM serta masyarakat terus diperkuat sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib dan damai.

Semarak HUT ke-81 RI, DWP Papua Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

0
0-0x0-0-0-{}-0-0#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua menggelar berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti pengurus dan anggota DWP Provinsi Papua dengan suasana penuh antusias dan kekeluargaan.

Ketua DWP Provinsi Papua, Prof. Dr. Intiyas Utami Sohilait, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, kebersamaan dan solidaritas antaranggota.

“Di atas semuanya itu kita bersyukur karena Tuhan baik kepada kita. Kita bisa bertemu, bisa bersilaturahmi, dan melalui kesempatan ini kita ingin terus melibatkan ibu-ibu dalam berbagai kegiatan lainnya,” ujar Intiyas, disesali – sela kegiatan lomba, Jumat (14/8/2026).

Menurut Intiyas, kebersamaan dan persatuan menjadi kunci dalam menjalankan berbagai kegiatan organisasi. Ia juga mengingatkan anggota DWP untuk tidak meragukan kemampuan diri dan tetap percaya diri dalam menjalankan peran, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Ibu-ibu bersatu adalah kunci. Jangan pernah meragukan kemampuan diri kita. Kadang yang kita lakukan sepertinya sederhana, tetapi itu bisa memberikan dampak. Yang penting kita solid dan kompak,” katanya.

Sebelum lomba di mulai, Pengurus dan Anggota DWP Papua mengikuti senam bersama
Sebelum lomba di mulai, Pengurus dan Anggota DWP Papua mengikuti senam bersama.

Ny Intiyas menegaskan, perempuan memiliki peran penting sebagai pilar keluarga. Karena itu, setiap anggota DWP diharapkan mampu menghargai diri sendiri, mengenali potensi yang dimiliki dan terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Ny Intiyas juga meminta seluruh anggota terlibat aktif dalam setiap perlombaan yang digelar. Menurutnya, tidak boleh ada peserta yang hanya menjadi penonton, termasuk dirinya.

“Lomba-lomba yang diadakan ini sifatnya wajib diikuti semua ibu-ibu. Tidak ada yang duduk diam, tetapi semuanya terlibat, termasuk saya. Kalau nanti bajunya kotor dan sedikit belepotan, itu tidak masalah karena itu bagian dari kebersamaan,” terangnya.

Ny Intiyas berharap melalui kegiatan perlombaan Peringatan HUT ke-81 RI, kita menumbuhkan semangat nasionalisme dan juga semakin memperkuat solidaritas dan kekompakan DWP Provinsi Papua, sekaligus menjadi momentum bagi organisasi untuk terus berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat dan pembangunan di Papua.

Polda Papua Bagikan 300 Bendera Merah Putih Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua membagikan 300 Bendera Merah Putih kepada masyarakat pengguna kendaraan roda dua dan roda empat di depan Mapolda Papua Lama, Jayapura, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembagian bendera dilakukan sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk turut menyemarakkan peringatan kemerdekaan dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha maupun lingkungan masing-masing.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., bersama Duta Humas dan personel Polda Papua turun langsung membagikan bendera kepada para pengendara yang melintas.

Selain pembagian bendera, Duta Humas Polda Papua juga melaksanakan live report untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat mengenai pentingnya memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kombes Pol. Cahyo mengatakan, pembagian bendera tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat. Salah satunya dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha maupun lingkungan masing-masing,” ujar Cahyo.

Menurutnya, semangat kemerdekaan merupakan milik seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Karena itu, momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat di Tanah Papua.

“Merah Putih adalah simbol persatuan kita. Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan rasa cinta tanah air sekaligus menjaga persatuan dan keamanan di Papua,” katanya.

Cahyo juga mengimbau masyarakat agar mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan berbagai kegiatan positif serta tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polda Papua berharap semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya diwujudkan melalui pengibaran Bendera Merah Putih, tetapi juga melalui komitmen menjaga persatuan, toleransi, serta menciptakan situasi Papua yang aman dan damai.

DPR Papua Gelar Lomba Sederhana Meriahkan HUT ke-81 RI

0
0-3936x1728-0-0-{}-0-24#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Keluarga besar DPR Papua menggelar berbagai perlombaan sederhana dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut melibatkan anggota dewan, pegawai, petugas keamanan, serta keluarga besar DPR Papua.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Papua Mulayani mengatakan, kegiatan tersebut digelar secara sederhana dengan menyesuaikan kondisi fiskal yang saat ini cukup tertekan. Meski demikian, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat keluarga besar DPR Papua untuk ikut memeriahkan momentum kemerdekaan.

“Situasi fiskal kita sangat tertekan. Karena itu, kita turut memeriahkan dengan melaksanakan lomba-lomba yang merakyat, murah, sederhana, namun tetap meriah,” ujar Mulayani di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2026).

Dijelaskan Mulyani, pada hari pertama, sejumlah perlombaan telah dilaksanakan, di antaranya lomba estafet. Memasuki hari kedua, perlombaan dilanjutkan dengan permainan gaplek yang diikuti oleh anggota dewan dan keluarga besar DPR Papua.

Menurutnya, antusiasme peserta cukup tinggi. Bahkan, sejumlah anggota DPR Papua turut ambil bagian dalam perlombaan bersama pegawai dan petugas keamanan.

“Kita berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat selesai dan menghasilkan para pemenang,” katanya.

Sementara itu, rangkaian kegiatan akan kembali dilaksanakan pada Sabtu yang merupakan hari libur. Perlombaan kali ini secara khusus ditujukan bagi anak-anak dari keluarga besar DPR Papua, terutama yang berusia sekitar empat hingga tujuh tahun.

Beberapa permainan yang disiapkan antara lain lomba memasukkan pensil ke dalam botol dan lomba makan kerupuk. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengenal dan merasakan semangat perayaan kemerdekaan sejak dini.

“Intinya, kita tetap memeriahkan 17 Agustus dan memaknainya agar semangat nasionalisme serta makna kemerdekaan tetap tertanam dalam diri kita semua, termasuk keluarga dan anak-anak kita,” tuturnya.

Dirinya berharap, kegiatan sederhana tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan keluarga besar DPR Papua sekaligus menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan semangat nasionalisme pada generasi penerus.

DPR Papua Minta RUU Masyarakat Adat Selaras dengan Otsus

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) mendorong Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyelaraskan secara menyeluruh Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat dengan Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah konflik norma hukum dan tumpang tindih kewenangan antara regulasi nasional dengan kekhususan yang berlaku di Papua.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPR Papua dari Fraksi Partai NasDem, Herlin Beatrix Monim, dalam forum dialog pembahasan RUU Masyarakat Adat bersama Baleg DPR RI, pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan, Jumat (7/8/2026).

Herlin mengatakan, kehadiran RUU Masyarakat Adat merupakan momentum penting untuk memperkuat pengakuan, penghormatan, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat hukum adat di seluruh Indonesia, khususnya di Tanah Papua.

Namun, menurutnya, pembahasan RUU tersebut tidak boleh mengabaikan kekhususan regulasi yang telah berlaku di Papua, termasuk UU Otsus serta aturan pelaksanaannya, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 106 dan PP Nomor 107 Tahun 2021.

“Bagi kami di Papua, yang terpenting adalah bagaimana memperhatikan kekhususan yang telah diatur dalam UU Otsus dan PP pelaksanaannya. RUU Masyarakat Adat harus disinkronkan agar tidak terjadi tumpang tindih norma dan aturan, tidak menimbulkan konflik kepentingan, serta tidak mengurangi kewenangan yang telah diberikan kepada Provinsi Papua,” ujar Herlin.

Ia menjelaskan, UU Otsus telah memberikan jaminan dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat Papua. Ketentuan tersebut kemudian diturunkan dalam Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) yang disusun oleh DPR Papua.

Herlin juga mengingatkan agar penyusunan RUU Masyarakat Adat tidak memberlakukan penyeragaman secara nasional tanpa mempertimbangkan kondisi sosiologis masing-masing daerah.

Menurutnya, Papua memiliki karakteristik masyarakat yang beragam dan kompleks dengan lebih dari 285 suku, yang masing-masing memiliki adat dan kebudayaan yang unik.

“Sangat sulit ketika satu undang-undang diseragamkan secara nasional. Papua memiliki lebih dari 285 suku dengan kerumitan dan karakteristik khusus. Oleh karena itu, penyusunan RUU ini harus memperhatikan kekhususan Papua dan tidak bisa disamaratakan,” tegasnya.

Selain itu, Herlin menilai definisi dan kriteria subjek hukum masyarakat adat, khususnya terkait Orang Asli Papua (OAP), masih menjadi isu krusial. Salah satunya menyangkut perdebatan mengenai penetapan kriteria OAP berdasarkan garis keturunan.

“Penetapan kriteria subjek hukum masyarakat adat dalam RUU ini benar-benar memperhatikan garis keturunan dan hukum adat yang berlaku secara kontekstual di Papua. Saya berharap masukan dari daerah dapat diakomodasi secara terperinci dalam draft RUU Masyarakat Adat, sehingga regulasi nasional yang dihasilkan nantinya dapat berjalan harmonis dengan kerangka Otsus Papua,” pungkasnya.

Berita Papua Terkini | Sumber Informasi Aktual Dan terpercaya
Beranda blog

HUT ke-81 RI, MDF Tekankan Makna Kemerdekaan untuk Kesejahteraan Papua

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri atau MDF menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Papua yang dinilai telah menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

MDF mengatakan, pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi di berbagai wilayah Papua berlangsung aman dan tertib. Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan adanya semangat kebersamaan masyarakat dalam memperingati hari kemerdekaan.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua masyarakat Provinsi Papua yang sudah bisa menjaga keamanan dan ketertiban. Hampir semua daerah di Provinsi Papua melaksanakan kegiatan memperingati detik-detik Proklamasi dalam keadaan aman dan tertib,” kata MDF di Kota Jayapura, Senin.

Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi mampu memperkuat semangat kebangsaan, patriotisme dan nasionalisme masyarakat Papua.

“Kami berharap nilai-nilai kebangsaan dan nilai-nilai kemerdekaan yang dirayakan hari ini bisa membawa makna tersendiri bagi kami di Provinsi Papua bersama masyarakat untuk terus meningkatkan jiwa patriotisme, jiwa kejuangan dan jiwa nasionalisme untuk terus membangun daerah,” ujarnya.

Dia menegaskan, pembangunan Papua membutuhkan kerja sama seluruh elemen, baik pemerintah, TNI-Polri maupun masyarakat.

Ia juga menekankan, makna kemerdekaan harus diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program pemerintah pusat, khususnya kebijakan Presiden Prabowo Subianto, diharapkan dapat dilaksanakan secara tepat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kalau berdaulat berarti masyarakat bisa menikmati kebebasan untuk mendapatkan kesejahteraan. Kami berharap program-program pemerintahan yang dilakukan Bapak Presiden Prabowo betul-betul bisa dilaksanakan secara baik sebagaimana harapan Bapak Presiden,” katanya.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian penting dari makna Indonesia yang berdaulat. Karena itu, seluruh pihak diminta memastikan program pemerintah tidak disalahgunakan dan benar-benar sampai kepada masyarakat.

“Kalau masyarakat bisa berdaulat, tentunya kami bisa mendapatkan kemajuan dan kesejahteraan di Provinsi Papua,” pungkasnya.

Indomaret Serahkan Lima Motor Roda Tiga untuk Dukung Kebersihan Kota Jayapura

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Indomaret menyerahkan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) berupa lima unit motor roda tiga kepada Pemerintah Kota Jayapura. Bantuan tersebut diserahkan bertepatan dengan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Jayapura, Senin (17/8/2026).

Lima kendaraan roda tiga itu akan dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional pengangkutan sampah guna mendukung upaya pemerintah menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan pelayanan kebersihan di wilayah Kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., menyampaikan apresiasi kepada Indomaret atas kepedulian dan kontribusinya melalui program CSR yang dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah.

“Terima kasih kepada Indomaret yang telah memberikan bantuan CSR berupa lima unit motor roda tiga untuk membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan Kota Jayapura,” kata Abisai.

Menurutnya, bantuan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena akan digunakan untuk mendukung kegiatan pengangkutan sampah di berbagai wilayah Kota Jayapura.

Abisai juga mendorong perusahaan, BUMN, BUMD, perbankan, maupun pelaku usaha lainnya yang beroperasi di Kota Jayapura agar turut berkontribusi melalui program CSR.

“Saya berharap CSR ini juga berlaku bagi semua BUMN, BUMD dan perbankan, perusahaan yang ada di Kota Jayapura. Mereka juga harus ikut membantu pemerintah kota melalui program CSR untuk mendukung pembangunan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha penting untuk memperkuat pembangunan daerah. Dukungan sektor swasta melalui program CSR, kata Abisai, dapat diarahkan pada berbagai kebutuhan masyarakat serta program prioritas pemerintah, termasuk bidang kebersihan dan lingkungan.

Sementara itu, Deputy Branch Manager Indomaret Wilayah Papua, Herdo Eko Yulianto, mengatakan penyerahan lima unit motor roda tiga tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebersihan lingkungan di Kota Jayapura.

“Kami memberikan CSR berupa lima unit motor roda tiga kepada Pemerintah Kota Jayapura dalam rangka menjaga kebersihan di Kota Jayapura,” katanya.

Herdo menegaskan, program CSR Indomaret akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah maupun masyarakat.

“CSR kami berkesinambungan. Tergantung apa yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah, kami siap mendukung,” ujarnya.

Selain program CSR, Herdo menyebutkan Indomaret saat ini telah memiliki sekitar 50 toko yang tersebar di Kota Jayapura. Keberadaan jaringan usaha tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Ia mengatakan sekitar 20 hingga 30 persen tenaga kerja Indomaret di Kota Jayapura saat ini merupakan Orang Asli Papua (OAP). Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan keterlibatan tenaga kerja OAP.

“Kami berharap ke depan dapat memenuhi harapan Pemerintah Kota Jayapura agar semakin banyak Orang Asli Papua yang bekerja di Indomaret, bahkan bisa mencapai 50 persen,” katanya.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara Pemerintah Kota Jayapura dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah. Selain sektor kebersihan, kolaborasi melalui program CSR diharapkan dapat terus berkembang ke berbagai bidang lain yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Jayapura pun terus mendorong dunia usaha menjadikan CSR sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, sehingga pertumbuhan ekonomi dan aktivitas bisnis dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.

HUT RI ke-81, Wali Kota Jayapura Dorong Semangat Nasionalisme dan Gotong Royong

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara tingkat Kota Jayapura tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Trisila Angkatan Laut, Kota Jayapura. Kegiatan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta masyarakat.

Dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wali Kota Jayapura mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan semangat kebangsaan serta meningkatkan kecintaan dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Abisai Rollo, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui pelaksanaan upacara, tetapi juga harus ditunjukkan melalui partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan masing-masing.

Abisai Rollo, mengajak masyarakat memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Dengan memasang bendera dan umbul-umbul, kita menunjukkan kecintaan dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Kembali orang nomor satu di Kota Jayapura itu menegaskan, kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan berbagai kegiatan positif serta pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Marilah kita mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai kegiatan dan terus membangun di segala bidang. Kemerdekaan harus memberikan semangat bagi kita untuk bersama-sama membangun Kota Jayapura dan Indonesia,” katanya.

Hal menarik dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Jayapura tahun ini yakni para peserta dan tamu undangan mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Nusantara.

Penggunaan pakaian adat tersebut menjadi simbol keberagaman budaya Indonesia sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

Wali Kota Jayapura bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan tamu undangan juga tampil mengenakan beragam busana adat Nusantara.

Usai upacara, Wali Kota Jayapura bersama Forkopimda menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Jayapura.

Penyerahan hadiah tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan sekaligus bentuk apresiasi Pemerintah Kota Jayapura kepada masyarakat dan berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kota Jayapura berharap semangat persatuan, gotong royong, nasionalisme, dan kecintaan terhadap NKRI terus tumbuh di tengah masyarakat.

Semangat tersebut diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mendorong pembangunan Kota Jayapura yang maju, aman, dan sejahtera.

HUT RI ke-81, Gerindra Papua Fokus Perjuangkan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Jayapura menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara berlangsung di halaman Kantor DPC Partai Gerindra Kota Jayapura dan diikuti kader, simpatisan, serta tamu undangan.

Dalam amanat Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, yang dibacakan Yohanes Markus Wakum selaku inspektur upacara, menegaskan peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Tema peringatan tahun ini adalah Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi menuntut komitmen nyata dari setiap elemen bangsa, termasuk kader dan pengurus Partai Gerindra di Papua,” terangnya.

Menurutnya, kedaulatan tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan wilayah, tetapi juga mencakup kedaulatan ekonomi dan politik masyarakat Papua.

Karena itu, Partai Gerindra Papua berkomitmen mendorong kebijakan yang memperkuat kapasitas lokal, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ketahanan pangan melalui dukungan terhadap sektor pertanian dan perikanan lokal, serta perlindungan sumber daya alam agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Papua.

Sementara itu, aspek keadilan dinilai harus diwujudkan melalui pemerataan akses terhadap layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kesempatan ekonomi.

“Partai Gerindra Papua harus menjadi garda terdepan dalam mengadvokasi kebijakan yang pro-inklusi, memperjuangkan anggaran yang berpihak kepada daerah tertinggal, mendorong program afirmatif bagi anak-anak Papua, serta memastikan proses legislasi daerah memperhatikan prinsip keadilan sosial,” tegasnya.

Yanni juga menekankan pentingnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, investasi di Papua harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Partai Gerindra Papua, lanjutnya, akan terus mendorong investasi yang adil dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat lokal melalui pelatihan vokasi agar manfaat pembangunan tidak hanya terlihat dalam angka makro, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat.

Kepada seluruh kader Partai Gerindra Papua, Yanni berpesan agar terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal dalam mewujudkan program-program yang nyata dan terukur.

Ia juga meminta kader meningkatkan kualitas komunikasi politik yang empatik, berbasis data, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta menjaga integritas dan etika dalam menjalankan perjuangan politik.

“Perjuangan politik kita harus selalu berada dalam koridor hukum dan moral untuk memenangkan kepercayaan rakyat. Perkuat kekompakan dan persatuan antarkader serta seluruh elemen partai untuk kemenangan tahun 2029,” pesannya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan menjadi momentum bagi Partai Gerindra Papua untuk melakukan refleksi atas capaian yang telah diraih sekaligus mempercepat program-program yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di Tanah Papua.

“Semoga semangat kemerdekaan terus membakar tekad kita untuk memperjuangkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, terutama bagi Tanah Papua yang kita cintai,” pungkasnya.

David Muller dan Ricardo Lima Gabung, Persipura Makin Siap Tatap Liga 2

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Persipura Jayapura terus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu kini mendapatkan tambahan kekuatan setelah bergabungnya dua pemain asing, yakni gelandang serang asal Argentina David Muller dan bek tengah asal Brasil Ricardo Lima.

David Muller telah mengikuti sesi latihan penuh bersama skuad Persipura. Pemain berusia 32 tahun tersebut langsung menjalani seluruh program latihan yang diberikan tim pelatih.

Pelatih Persipura Jayapura, Andri Ramawi, mengatakan kehadiran Muller diharapkan mampu menambah kualitas tim sekaligus mempercepat proses komunikasi dan adaptasi antarpemain.

“Hari ini David Muller sudah bergabung. Kami berharap dia bisa membantu adaptasi dan komunikasi tim untuk mendapatkan hasil positif ke depan,” kata Andri, Minggu (16/8/2026).

Menurut Andri, proses adaptasi menjadi perhatian penting karena Muller baru bergabung dengan tim. Karena itu, jajaran pelatih akan memberikan waktu kepada sang pemain untuk memahami karakter permainan Persipura.

Meski baru menjalani latihan perdana, kondisi Muller dinilai cukup baik. Pemain kelahiran 20 Juli 1994 itu mampu mengikuti seluruh rangkaian latihan tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, tadi dia mengikuti satu sesi penuh. Kondisinya cukup baik. Kami akan lihat perkembangannya pada latihan dan uji coba berikutnya,” ujarnya.

Selain Muller, Persipura juga merekrut Ricardo Lima untuk memperkuat lini pertahanan. Pemain asal Brasil tersebut berposisi sebagai bek tengah dan memiliki postur 1,89 meter.

Lima, yang lahir pada 20 Februari 1994, terakhir memperkuat Kompong Dewa di kompetisi kasta tertinggi Kamboja musim 2025/2026. Sebelumnya, ia pernah memperkuat Persis Solo pada musim 2024/2025.

Kehadiran kedua pemain asing tersebut membuat Persipura memiliki tambahan opsi di sektor tengah sekaligus memperkokoh lini belakang.

Andri menegaskan komposisi utama Persipura belum ditetapkan. Tim pelatih masih melakukan evaluasi berdasarkan hasil latihan dan sejumlah agenda uji coba yang telah dijalani.

Menurutnya, penentuan pemain yang akan menjadi pilihan reguler, termasuk pemain senior dan pemain yang masuk dalam skema regulasi kompetisi, akan dilakukan setelah proses evaluasi rampung.

“Kami berdiskusi mengenai latihan, evaluasi hasil uji coba, serta regulasi pemain. Dari situ kami menentukan siapa yang nantinya bermain reguler atau senior,” jelas Andri.

Sejumlah pemain juga mendapat perhatian khusus dari tim pelatih karena menunjukkan performa positif selama masa persiapan.

“Untuk posisi yang ada, kami masih melihat beberapa pemain. Ada Rafael dan Michael yang menurut saya cukup baik. Tetapi keputusan akhirnya akan diambil setelah evaluasi uji coba sebelumnya selesai,” kata Andri.

Sementara itu, Ricardo Lima mengaku bersyukur mendapat kesempatan bergabung dengan Persipura. Ia menilai klub memiliki komitmen untuk memberikan ruang bagi pemain muda maupun pemain profesional untuk berkembang.

“Saya bersyukur bisa berada di sini. Persipura memberikan kesempatan kepada pemain muda dan profesional. Saya berharap masyarakat terus memberikan dukungan ketika kami bermain bersama Persipura,” pungkas Lima.

DPR Papua Apresiasi Silaturahmi Polda, Tan Wie Long : Jaga Papua Tetap Kondusif

0
0-3936x1728-0-0-{}-0-24#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long, mengapresiasi pertemuan silaturahmi yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Papua bersama berbagai komponen masyarakat dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua.

Tan Wie Long menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan seluruh pihak dalam menciptakan situasi Papua yang aman dan kondusif.

“Kita patut memberikan apresiasi karena tujuannya adalah bagaimana semua komponen kepentingan di Tanah Papua bersama-sama menjaga keamanan di Papua agar tetap kondusif,” ujar Tan Wie Long, kepada awak media, di ruang Rastrasamara, Polda Papua, Jumat (14/8/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Papua, khususnya Kapolda Papua, yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut sebagai ruang silaturahmi dan membangun komunikasi antar-stakeholder.

Menurutnya, pertemuan tersebut diharapkan menjadi tonggak untuk membangun kondisi keamanan yang lebih baik ke depan, terutama dalam menghadapi penyampaian aspirasi masyarakat melalui aksi unjuk rasa.

Tan mengatakan, DPR Papua bersama Komnas HAM juga akan melakukan pertemuan untuk membahas penerimaan aspirasi masyarakat yang akan melakukan aksi unjuk rasa.

“Kita berharap ada jaminan keamanan, ketenteraman dan kedamaian bagi saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasi,” katanya.

Terkait lokasi penyampaian aspirasi, Tan menyebut DPR Papua merupakan rumah rakyat yang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.

“Kami dari DPR Papua menyampaikan, kalau boleh datang ke DPR karena DPR adalah rumah rakyat,” ujarnya.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, DPR Papua, Komnas HAM serta masyarakat terus diperkuat sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib dan damai.

Semarak HUT ke-81 RI, DWP Papua Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

0
0-0x0-0-0-{}-0-0#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua menggelar berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti pengurus dan anggota DWP Provinsi Papua dengan suasana penuh antusias dan kekeluargaan.

Ketua DWP Provinsi Papua, Prof. Dr. Intiyas Utami Sohilait, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, kebersamaan dan solidaritas antaranggota.

“Di atas semuanya itu kita bersyukur karena Tuhan baik kepada kita. Kita bisa bertemu, bisa bersilaturahmi, dan melalui kesempatan ini kita ingin terus melibatkan ibu-ibu dalam berbagai kegiatan lainnya,” ujar Intiyas, disesali – sela kegiatan lomba, Jumat (14/8/2026).

Menurut Intiyas, kebersamaan dan persatuan menjadi kunci dalam menjalankan berbagai kegiatan organisasi. Ia juga mengingatkan anggota DWP untuk tidak meragukan kemampuan diri dan tetap percaya diri dalam menjalankan peran, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Ibu-ibu bersatu adalah kunci. Jangan pernah meragukan kemampuan diri kita. Kadang yang kita lakukan sepertinya sederhana, tetapi itu bisa memberikan dampak. Yang penting kita solid dan kompak,” katanya.

Sebelum lomba di mulai, Pengurus dan Anggota DWP Papua mengikuti senam bersama
Sebelum lomba di mulai, Pengurus dan Anggota DWP Papua mengikuti senam bersama.

Ny Intiyas menegaskan, perempuan memiliki peran penting sebagai pilar keluarga. Karena itu, setiap anggota DWP diharapkan mampu menghargai diri sendiri, mengenali potensi yang dimiliki dan terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Ny Intiyas juga meminta seluruh anggota terlibat aktif dalam setiap perlombaan yang digelar. Menurutnya, tidak boleh ada peserta yang hanya menjadi penonton, termasuk dirinya.

“Lomba-lomba yang diadakan ini sifatnya wajib diikuti semua ibu-ibu. Tidak ada yang duduk diam, tetapi semuanya terlibat, termasuk saya. Kalau nanti bajunya kotor dan sedikit belepotan, itu tidak masalah karena itu bagian dari kebersamaan,” terangnya.

Ny Intiyas berharap melalui kegiatan perlombaan Peringatan HUT ke-81 RI, kita menumbuhkan semangat nasionalisme dan juga semakin memperkuat solidaritas dan kekompakan DWP Provinsi Papua, sekaligus menjadi momentum bagi organisasi untuk terus berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat dan pembangunan di Papua.

Polda Papua Bagikan 300 Bendera Merah Putih Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua membagikan 300 Bendera Merah Putih kepada masyarakat pengguna kendaraan roda dua dan roda empat di depan Mapolda Papua Lama, Jayapura, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembagian bendera dilakukan sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk turut menyemarakkan peringatan kemerdekaan dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha maupun lingkungan masing-masing.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., bersama Duta Humas dan personel Polda Papua turun langsung membagikan bendera kepada para pengendara yang melintas.

Selain pembagian bendera, Duta Humas Polda Papua juga melaksanakan live report untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat mengenai pentingnya memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kombes Pol. Cahyo mengatakan, pembagian bendera tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat. Salah satunya dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha maupun lingkungan masing-masing,” ujar Cahyo.

Menurutnya, semangat kemerdekaan merupakan milik seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Karena itu, momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat di Tanah Papua.

“Merah Putih adalah simbol persatuan kita. Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan rasa cinta tanah air sekaligus menjaga persatuan dan keamanan di Papua,” katanya.

Cahyo juga mengimbau masyarakat agar mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan berbagai kegiatan positif serta tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polda Papua berharap semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya diwujudkan melalui pengibaran Bendera Merah Putih, tetapi juga melalui komitmen menjaga persatuan, toleransi, serta menciptakan situasi Papua yang aman dan damai.

DPR Papua Gelar Lomba Sederhana Meriahkan HUT ke-81 RI

0
0-3936x1728-0-0-{}-0-24#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Keluarga besar DPR Papua menggelar berbagai perlombaan sederhana dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut melibatkan anggota dewan, pegawai, petugas keamanan, serta keluarga besar DPR Papua.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Papua Mulayani mengatakan, kegiatan tersebut digelar secara sederhana dengan menyesuaikan kondisi fiskal yang saat ini cukup tertekan. Meski demikian, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat keluarga besar DPR Papua untuk ikut memeriahkan momentum kemerdekaan.

“Situasi fiskal kita sangat tertekan. Karena itu, kita turut memeriahkan dengan melaksanakan lomba-lomba yang merakyat, murah, sederhana, namun tetap meriah,” ujar Mulayani di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2026).

Dijelaskan Mulyani, pada hari pertama, sejumlah perlombaan telah dilaksanakan, di antaranya lomba estafet. Memasuki hari kedua, perlombaan dilanjutkan dengan permainan gaplek yang diikuti oleh anggota dewan dan keluarga besar DPR Papua.

Menurutnya, antusiasme peserta cukup tinggi. Bahkan, sejumlah anggota DPR Papua turut ambil bagian dalam perlombaan bersama pegawai dan petugas keamanan.

“Kita berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat selesai dan menghasilkan para pemenang,” katanya.

Sementara itu, rangkaian kegiatan akan kembali dilaksanakan pada Sabtu yang merupakan hari libur. Perlombaan kali ini secara khusus ditujukan bagi anak-anak dari keluarga besar DPR Papua, terutama yang berusia sekitar empat hingga tujuh tahun.

Beberapa permainan yang disiapkan antara lain lomba memasukkan pensil ke dalam botol dan lomba makan kerupuk. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengenal dan merasakan semangat perayaan kemerdekaan sejak dini.

“Intinya, kita tetap memeriahkan 17 Agustus dan memaknainya agar semangat nasionalisme serta makna kemerdekaan tetap tertanam dalam diri kita semua, termasuk keluarga dan anak-anak kita,” tuturnya.

Dirinya berharap, kegiatan sederhana tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan keluarga besar DPR Papua sekaligus menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan semangat nasionalisme pada generasi penerus.

DPR Papua Minta RUU Masyarakat Adat Selaras dengan Otsus

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) mendorong Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyelaraskan secara menyeluruh Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat dengan Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah konflik norma hukum dan tumpang tindih kewenangan antara regulasi nasional dengan kekhususan yang berlaku di Papua.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPR Papua dari Fraksi Partai NasDem, Herlin Beatrix Monim, dalam forum dialog pembahasan RUU Masyarakat Adat bersama Baleg DPR RI, pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan, Jumat (7/8/2026).

Herlin mengatakan, kehadiran RUU Masyarakat Adat merupakan momentum penting untuk memperkuat pengakuan, penghormatan, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat hukum adat di seluruh Indonesia, khususnya di Tanah Papua.

Namun, menurutnya, pembahasan RUU tersebut tidak boleh mengabaikan kekhususan regulasi yang telah berlaku di Papua, termasuk UU Otsus serta aturan pelaksanaannya, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 106 dan PP Nomor 107 Tahun 2021.

“Bagi kami di Papua, yang terpenting adalah bagaimana memperhatikan kekhususan yang telah diatur dalam UU Otsus dan PP pelaksanaannya. RUU Masyarakat Adat harus disinkronkan agar tidak terjadi tumpang tindih norma dan aturan, tidak menimbulkan konflik kepentingan, serta tidak mengurangi kewenangan yang telah diberikan kepada Provinsi Papua,” ujar Herlin.

Ia menjelaskan, UU Otsus telah memberikan jaminan dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat Papua. Ketentuan tersebut kemudian diturunkan dalam Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) yang disusun oleh DPR Papua.

Herlin juga mengingatkan agar penyusunan RUU Masyarakat Adat tidak memberlakukan penyeragaman secara nasional tanpa mempertimbangkan kondisi sosiologis masing-masing daerah.

Menurutnya, Papua memiliki karakteristik masyarakat yang beragam dan kompleks dengan lebih dari 285 suku, yang masing-masing memiliki adat dan kebudayaan yang unik.

“Sangat sulit ketika satu undang-undang diseragamkan secara nasional. Papua memiliki lebih dari 285 suku dengan kerumitan dan karakteristik khusus. Oleh karena itu, penyusunan RUU ini harus memperhatikan kekhususan Papua dan tidak bisa disamaratakan,” tegasnya.

Selain itu, Herlin menilai definisi dan kriteria subjek hukum masyarakat adat, khususnya terkait Orang Asli Papua (OAP), masih menjadi isu krusial. Salah satunya menyangkut perdebatan mengenai penetapan kriteria OAP berdasarkan garis keturunan.

“Penetapan kriteria subjek hukum masyarakat adat dalam RUU ini benar-benar memperhatikan garis keturunan dan hukum adat yang berlaku secara kontekstual di Papua. Saya berharap masukan dari daerah dapat diakomodasi secara terperinci dalam draft RUU Masyarakat Adat, sehingga regulasi nasional yang dihasilkan nantinya dapat berjalan harmonis dengan kerangka Otsus Papua,” pungkasnya.

Berita Papua Terkini | Sumber Informasi Aktual Dan terpercaya
Beranda blog

HUT ke-81 RI, MDF Tekankan Makna Kemerdekaan untuk Kesejahteraan Papua

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri atau MDF menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Papua yang dinilai telah menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

MDF mengatakan, pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi di berbagai wilayah Papua berlangsung aman dan tertib. Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan adanya semangat kebersamaan masyarakat dalam memperingati hari kemerdekaan.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua masyarakat Provinsi Papua yang sudah bisa menjaga keamanan dan ketertiban. Hampir semua daerah di Provinsi Papua melaksanakan kegiatan memperingati detik-detik Proklamasi dalam keadaan aman dan tertib,” kata MDF di Kota Jayapura, Senin.

Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi mampu memperkuat semangat kebangsaan, patriotisme dan nasionalisme masyarakat Papua.

“Kami berharap nilai-nilai kebangsaan dan nilai-nilai kemerdekaan yang dirayakan hari ini bisa membawa makna tersendiri bagi kami di Provinsi Papua bersama masyarakat untuk terus meningkatkan jiwa patriotisme, jiwa kejuangan dan jiwa nasionalisme untuk terus membangun daerah,” ujarnya.

Dia menegaskan, pembangunan Papua membutuhkan kerja sama seluruh elemen, baik pemerintah, TNI-Polri maupun masyarakat.

Ia juga menekankan, makna kemerdekaan harus diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program pemerintah pusat, khususnya kebijakan Presiden Prabowo Subianto, diharapkan dapat dilaksanakan secara tepat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kalau berdaulat berarti masyarakat bisa menikmati kebebasan untuk mendapatkan kesejahteraan. Kami berharap program-program pemerintahan yang dilakukan Bapak Presiden Prabowo betul-betul bisa dilaksanakan secara baik sebagaimana harapan Bapak Presiden,” katanya.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian penting dari makna Indonesia yang berdaulat. Karena itu, seluruh pihak diminta memastikan program pemerintah tidak disalahgunakan dan benar-benar sampai kepada masyarakat.

“Kalau masyarakat bisa berdaulat, tentunya kami bisa mendapatkan kemajuan dan kesejahteraan di Provinsi Papua,” pungkasnya.

Indomaret Serahkan Lima Motor Roda Tiga untuk Dukung Kebersihan Kota Jayapura

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Indomaret menyerahkan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) berupa lima unit motor roda tiga kepada Pemerintah Kota Jayapura. Bantuan tersebut diserahkan bertepatan dengan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Jayapura, Senin (17/8/2026).

Lima kendaraan roda tiga itu akan dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional pengangkutan sampah guna mendukung upaya pemerintah menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan pelayanan kebersihan di wilayah Kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., menyampaikan apresiasi kepada Indomaret atas kepedulian dan kontribusinya melalui program CSR yang dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah.

“Terima kasih kepada Indomaret yang telah memberikan bantuan CSR berupa lima unit motor roda tiga untuk membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan Kota Jayapura,” kata Abisai.

Menurutnya, bantuan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena akan digunakan untuk mendukung kegiatan pengangkutan sampah di berbagai wilayah Kota Jayapura.

Abisai juga mendorong perusahaan, BUMN, BUMD, perbankan, maupun pelaku usaha lainnya yang beroperasi di Kota Jayapura agar turut berkontribusi melalui program CSR.

“Saya berharap CSR ini juga berlaku bagi semua BUMN, BUMD dan perbankan, perusahaan yang ada di Kota Jayapura. Mereka juga harus ikut membantu pemerintah kota melalui program CSR untuk mendukung pembangunan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha penting untuk memperkuat pembangunan daerah. Dukungan sektor swasta melalui program CSR, kata Abisai, dapat diarahkan pada berbagai kebutuhan masyarakat serta program prioritas pemerintah, termasuk bidang kebersihan dan lingkungan.

Sementara itu, Deputy Branch Manager Indomaret Wilayah Papua, Herdo Eko Yulianto, mengatakan penyerahan lima unit motor roda tiga tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebersihan lingkungan di Kota Jayapura.

“Kami memberikan CSR berupa lima unit motor roda tiga kepada Pemerintah Kota Jayapura dalam rangka menjaga kebersihan di Kota Jayapura,” katanya.

Herdo menegaskan, program CSR Indomaret akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah maupun masyarakat.

“CSR kami berkesinambungan. Tergantung apa yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah, kami siap mendukung,” ujarnya.

Selain program CSR, Herdo menyebutkan Indomaret saat ini telah memiliki sekitar 50 toko yang tersebar di Kota Jayapura. Keberadaan jaringan usaha tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Ia mengatakan sekitar 20 hingga 30 persen tenaga kerja Indomaret di Kota Jayapura saat ini merupakan Orang Asli Papua (OAP). Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan keterlibatan tenaga kerja OAP.

“Kami berharap ke depan dapat memenuhi harapan Pemerintah Kota Jayapura agar semakin banyak Orang Asli Papua yang bekerja di Indomaret, bahkan bisa mencapai 50 persen,” katanya.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara Pemerintah Kota Jayapura dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah. Selain sektor kebersihan, kolaborasi melalui program CSR diharapkan dapat terus berkembang ke berbagai bidang lain yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Jayapura pun terus mendorong dunia usaha menjadikan CSR sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, sehingga pertumbuhan ekonomi dan aktivitas bisnis dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.

HUT RI ke-81, Wali Kota Jayapura Dorong Semangat Nasionalisme dan Gotong Royong

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara tingkat Kota Jayapura tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Trisila Angkatan Laut, Kota Jayapura. Kegiatan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta masyarakat.

Dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wali Kota Jayapura mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan semangat kebangsaan serta meningkatkan kecintaan dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Abisai Rollo, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui pelaksanaan upacara, tetapi juga harus ditunjukkan melalui partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan masing-masing.

Abisai Rollo, mengajak masyarakat memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Dengan memasang bendera dan umbul-umbul, kita menunjukkan kecintaan dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Kembali orang nomor satu di Kota Jayapura itu menegaskan, kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan berbagai kegiatan positif serta pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Marilah kita mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai kegiatan dan terus membangun di segala bidang. Kemerdekaan harus memberikan semangat bagi kita untuk bersama-sama membangun Kota Jayapura dan Indonesia,” katanya.

Hal menarik dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Jayapura tahun ini yakni para peserta dan tamu undangan mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Nusantara.

Penggunaan pakaian adat tersebut menjadi simbol keberagaman budaya Indonesia sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

Wali Kota Jayapura bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan tamu undangan juga tampil mengenakan beragam busana adat Nusantara.

Usai upacara, Wali Kota Jayapura bersama Forkopimda menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Jayapura.

Penyerahan hadiah tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan sekaligus bentuk apresiasi Pemerintah Kota Jayapura kepada masyarakat dan berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kota Jayapura berharap semangat persatuan, gotong royong, nasionalisme, dan kecintaan terhadap NKRI terus tumbuh di tengah masyarakat.

Semangat tersebut diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mendorong pembangunan Kota Jayapura yang maju, aman, dan sejahtera.

HUT RI ke-81, Gerindra Papua Fokus Perjuangkan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Jayapura menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara berlangsung di halaman Kantor DPC Partai Gerindra Kota Jayapura dan diikuti kader, simpatisan, serta tamu undangan.

Dalam amanat Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, yang dibacakan Yohanes Markus Wakum selaku inspektur upacara, menegaskan peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Tema peringatan tahun ini adalah Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi menuntut komitmen nyata dari setiap elemen bangsa, termasuk kader dan pengurus Partai Gerindra di Papua,” terangnya.

Menurutnya, kedaulatan tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan wilayah, tetapi juga mencakup kedaulatan ekonomi dan politik masyarakat Papua.

Karena itu, Partai Gerindra Papua berkomitmen mendorong kebijakan yang memperkuat kapasitas lokal, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ketahanan pangan melalui dukungan terhadap sektor pertanian dan perikanan lokal, serta perlindungan sumber daya alam agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Papua.

Sementara itu, aspek keadilan dinilai harus diwujudkan melalui pemerataan akses terhadap layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kesempatan ekonomi.

“Partai Gerindra Papua harus menjadi garda terdepan dalam mengadvokasi kebijakan yang pro-inklusi, memperjuangkan anggaran yang berpihak kepada daerah tertinggal, mendorong program afirmatif bagi anak-anak Papua, serta memastikan proses legislasi daerah memperhatikan prinsip keadilan sosial,” tegasnya.

Yanni juga menekankan pentingnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, investasi di Papua harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Partai Gerindra Papua, lanjutnya, akan terus mendorong investasi yang adil dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat lokal melalui pelatihan vokasi agar manfaat pembangunan tidak hanya terlihat dalam angka makro, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat.

Kepada seluruh kader Partai Gerindra Papua, Yanni berpesan agar terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal dalam mewujudkan program-program yang nyata dan terukur.

Ia juga meminta kader meningkatkan kualitas komunikasi politik yang empatik, berbasis data, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta menjaga integritas dan etika dalam menjalankan perjuangan politik.

“Perjuangan politik kita harus selalu berada dalam koridor hukum dan moral untuk memenangkan kepercayaan rakyat. Perkuat kekompakan dan persatuan antarkader serta seluruh elemen partai untuk kemenangan tahun 2029,” pesannya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan menjadi momentum bagi Partai Gerindra Papua untuk melakukan refleksi atas capaian yang telah diraih sekaligus mempercepat program-program yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di Tanah Papua.

“Semoga semangat kemerdekaan terus membakar tekad kita untuk memperjuangkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, terutama bagi Tanah Papua yang kita cintai,” pungkasnya.

David Muller dan Ricardo Lima Gabung, Persipura Makin Siap Tatap Liga 2

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Persipura Jayapura terus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu kini mendapatkan tambahan kekuatan setelah bergabungnya dua pemain asing, yakni gelandang serang asal Argentina David Muller dan bek tengah asal Brasil Ricardo Lima.

David Muller telah mengikuti sesi latihan penuh bersama skuad Persipura. Pemain berusia 32 tahun tersebut langsung menjalani seluruh program latihan yang diberikan tim pelatih.

Pelatih Persipura Jayapura, Andri Ramawi, mengatakan kehadiran Muller diharapkan mampu menambah kualitas tim sekaligus mempercepat proses komunikasi dan adaptasi antarpemain.

“Hari ini David Muller sudah bergabung. Kami berharap dia bisa membantu adaptasi dan komunikasi tim untuk mendapatkan hasil positif ke depan,” kata Andri, Minggu (16/8/2026).

Menurut Andri, proses adaptasi menjadi perhatian penting karena Muller baru bergabung dengan tim. Karena itu, jajaran pelatih akan memberikan waktu kepada sang pemain untuk memahami karakter permainan Persipura.

Meski baru menjalani latihan perdana, kondisi Muller dinilai cukup baik. Pemain kelahiran 20 Juli 1994 itu mampu mengikuti seluruh rangkaian latihan tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, tadi dia mengikuti satu sesi penuh. Kondisinya cukup baik. Kami akan lihat perkembangannya pada latihan dan uji coba berikutnya,” ujarnya.

Selain Muller, Persipura juga merekrut Ricardo Lima untuk memperkuat lini pertahanan. Pemain asal Brasil tersebut berposisi sebagai bek tengah dan memiliki postur 1,89 meter.

Lima, yang lahir pada 20 Februari 1994, terakhir memperkuat Kompong Dewa di kompetisi kasta tertinggi Kamboja musim 2025/2026. Sebelumnya, ia pernah memperkuat Persis Solo pada musim 2024/2025.

Kehadiran kedua pemain asing tersebut membuat Persipura memiliki tambahan opsi di sektor tengah sekaligus memperkokoh lini belakang.

Andri menegaskan komposisi utama Persipura belum ditetapkan. Tim pelatih masih melakukan evaluasi berdasarkan hasil latihan dan sejumlah agenda uji coba yang telah dijalani.

Menurutnya, penentuan pemain yang akan menjadi pilihan reguler, termasuk pemain senior dan pemain yang masuk dalam skema regulasi kompetisi, akan dilakukan setelah proses evaluasi rampung.

“Kami berdiskusi mengenai latihan, evaluasi hasil uji coba, serta regulasi pemain. Dari situ kami menentukan siapa yang nantinya bermain reguler atau senior,” jelas Andri.

Sejumlah pemain juga mendapat perhatian khusus dari tim pelatih karena menunjukkan performa positif selama masa persiapan.

“Untuk posisi yang ada, kami masih melihat beberapa pemain. Ada Rafael dan Michael yang menurut saya cukup baik. Tetapi keputusan akhirnya akan diambil setelah evaluasi uji coba sebelumnya selesai,” kata Andri.

Sementara itu, Ricardo Lima mengaku bersyukur mendapat kesempatan bergabung dengan Persipura. Ia menilai klub memiliki komitmen untuk memberikan ruang bagi pemain muda maupun pemain profesional untuk berkembang.

“Saya bersyukur bisa berada di sini. Persipura memberikan kesempatan kepada pemain muda dan profesional. Saya berharap masyarakat terus memberikan dukungan ketika kami bermain bersama Persipura,” pungkas Lima.

DPR Papua Apresiasi Silaturahmi Polda, Tan Wie Long : Jaga Papua Tetap Kondusif

0
0-3936x1728-0-0-{}-0-24#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long, mengapresiasi pertemuan silaturahmi yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Papua bersama berbagai komponen masyarakat dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua.

Tan Wie Long menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan seluruh pihak dalam menciptakan situasi Papua yang aman dan kondusif.

“Kita patut memberikan apresiasi karena tujuannya adalah bagaimana semua komponen kepentingan di Tanah Papua bersama-sama menjaga keamanan di Papua agar tetap kondusif,” ujar Tan Wie Long, kepada awak media, di ruang Rastrasamara, Polda Papua, Jumat (14/8/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Papua, khususnya Kapolda Papua, yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut sebagai ruang silaturahmi dan membangun komunikasi antar-stakeholder.

Menurutnya, pertemuan tersebut diharapkan menjadi tonggak untuk membangun kondisi keamanan yang lebih baik ke depan, terutama dalam menghadapi penyampaian aspirasi masyarakat melalui aksi unjuk rasa.

Tan mengatakan, DPR Papua bersama Komnas HAM juga akan melakukan pertemuan untuk membahas penerimaan aspirasi masyarakat yang akan melakukan aksi unjuk rasa.

“Kita berharap ada jaminan keamanan, ketenteraman dan kedamaian bagi saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasi,” katanya.

Terkait lokasi penyampaian aspirasi, Tan menyebut DPR Papua merupakan rumah rakyat yang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.

“Kami dari DPR Papua menyampaikan, kalau boleh datang ke DPR karena DPR adalah rumah rakyat,” ujarnya.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, DPR Papua, Komnas HAM serta masyarakat terus diperkuat sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib dan damai.

Semarak HUT ke-81 RI, DWP Papua Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

0
0-0x0-0-0-{}-0-0#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua menggelar berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti pengurus dan anggota DWP Provinsi Papua dengan suasana penuh antusias dan kekeluargaan.

Ketua DWP Provinsi Papua, Prof. Dr. Intiyas Utami Sohilait, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, kebersamaan dan solidaritas antaranggota.

“Di atas semuanya itu kita bersyukur karena Tuhan baik kepada kita. Kita bisa bertemu, bisa bersilaturahmi, dan melalui kesempatan ini kita ingin terus melibatkan ibu-ibu dalam berbagai kegiatan lainnya,” ujar Intiyas, disesali – sela kegiatan lomba, Jumat (14/8/2026).

Menurut Intiyas, kebersamaan dan persatuan menjadi kunci dalam menjalankan berbagai kegiatan organisasi. Ia juga mengingatkan anggota DWP untuk tidak meragukan kemampuan diri dan tetap percaya diri dalam menjalankan peran, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Ibu-ibu bersatu adalah kunci. Jangan pernah meragukan kemampuan diri kita. Kadang yang kita lakukan sepertinya sederhana, tetapi itu bisa memberikan dampak. Yang penting kita solid dan kompak,” katanya.

Sebelum lomba di mulai, Pengurus dan Anggota DWP Papua mengikuti senam bersama
Sebelum lomba di mulai, Pengurus dan Anggota DWP Papua mengikuti senam bersama.

Ny Intiyas menegaskan, perempuan memiliki peran penting sebagai pilar keluarga. Karena itu, setiap anggota DWP diharapkan mampu menghargai diri sendiri, mengenali potensi yang dimiliki dan terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Ny Intiyas juga meminta seluruh anggota terlibat aktif dalam setiap perlombaan yang digelar. Menurutnya, tidak boleh ada peserta yang hanya menjadi penonton, termasuk dirinya.

“Lomba-lomba yang diadakan ini sifatnya wajib diikuti semua ibu-ibu. Tidak ada yang duduk diam, tetapi semuanya terlibat, termasuk saya. Kalau nanti bajunya kotor dan sedikit belepotan, itu tidak masalah karena itu bagian dari kebersamaan,” terangnya.

Ny Intiyas berharap melalui kegiatan perlombaan Peringatan HUT ke-81 RI, kita menumbuhkan semangat nasionalisme dan juga semakin memperkuat solidaritas dan kekompakan DWP Provinsi Papua, sekaligus menjadi momentum bagi organisasi untuk terus berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat dan pembangunan di Papua.

Polda Papua Bagikan 300 Bendera Merah Putih Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua membagikan 300 Bendera Merah Putih kepada masyarakat pengguna kendaraan roda dua dan roda empat di depan Mapolda Papua Lama, Jayapura, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembagian bendera dilakukan sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk turut menyemarakkan peringatan kemerdekaan dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha maupun lingkungan masing-masing.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., bersama Duta Humas dan personel Polda Papua turun langsung membagikan bendera kepada para pengendara yang melintas.

Selain pembagian bendera, Duta Humas Polda Papua juga melaksanakan live report untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat mengenai pentingnya memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kombes Pol. Cahyo mengatakan, pembagian bendera tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat. Salah satunya dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha maupun lingkungan masing-masing,” ujar Cahyo.

Menurutnya, semangat kemerdekaan merupakan milik seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Karena itu, momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat di Tanah Papua.

“Merah Putih adalah simbol persatuan kita. Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan rasa cinta tanah air sekaligus menjaga persatuan dan keamanan di Papua,” katanya.

Cahyo juga mengimbau masyarakat agar mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan berbagai kegiatan positif serta tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polda Papua berharap semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya diwujudkan melalui pengibaran Bendera Merah Putih, tetapi juga melalui komitmen menjaga persatuan, toleransi, serta menciptakan situasi Papua yang aman dan damai.

DPR Papua Gelar Lomba Sederhana Meriahkan HUT ke-81 RI

0
0-3936x1728-0-0-{}-0-24#

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Keluarga besar DPR Papua menggelar berbagai perlombaan sederhana dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut melibatkan anggota dewan, pegawai, petugas keamanan, serta keluarga besar DPR Papua.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Papua Mulayani mengatakan, kegiatan tersebut digelar secara sederhana dengan menyesuaikan kondisi fiskal yang saat ini cukup tertekan. Meski demikian, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat keluarga besar DPR Papua untuk ikut memeriahkan momentum kemerdekaan.

“Situasi fiskal kita sangat tertekan. Karena itu, kita turut memeriahkan dengan melaksanakan lomba-lomba yang merakyat, murah, sederhana, namun tetap meriah,” ujar Mulayani di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2026).

Dijelaskan Mulyani, pada hari pertama, sejumlah perlombaan telah dilaksanakan, di antaranya lomba estafet. Memasuki hari kedua, perlombaan dilanjutkan dengan permainan gaplek yang diikuti oleh anggota dewan dan keluarga besar DPR Papua.

Menurutnya, antusiasme peserta cukup tinggi. Bahkan, sejumlah anggota DPR Papua turut ambil bagian dalam perlombaan bersama pegawai dan petugas keamanan.

“Kita berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat selesai dan menghasilkan para pemenang,” katanya.

Sementara itu, rangkaian kegiatan akan kembali dilaksanakan pada Sabtu yang merupakan hari libur. Perlombaan kali ini secara khusus ditujukan bagi anak-anak dari keluarga besar DPR Papua, terutama yang berusia sekitar empat hingga tujuh tahun.

Beberapa permainan yang disiapkan antara lain lomba memasukkan pensil ke dalam botol dan lomba makan kerupuk. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengenal dan merasakan semangat perayaan kemerdekaan sejak dini.

“Intinya, kita tetap memeriahkan 17 Agustus dan memaknainya agar semangat nasionalisme serta makna kemerdekaan tetap tertanam dalam diri kita semua, termasuk keluarga dan anak-anak kita,” tuturnya.

Dirinya berharap, kegiatan sederhana tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan keluarga besar DPR Papua sekaligus menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan semangat nasionalisme pada generasi penerus.

DPR Papua Minta RUU Masyarakat Adat Selaras dengan Otsus

0

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) mendorong Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyelaraskan secara menyeluruh Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat dengan Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah konflik norma hukum dan tumpang tindih kewenangan antara regulasi nasional dengan kekhususan yang berlaku di Papua.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPR Papua dari Fraksi Partai NasDem, Herlin Beatrix Monim, dalam forum dialog pembahasan RUU Masyarakat Adat bersama Baleg DPR RI, pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan, Jumat (7/8/2026).

Herlin mengatakan, kehadiran RUU Masyarakat Adat merupakan momentum penting untuk memperkuat pengakuan, penghormatan, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat hukum adat di seluruh Indonesia, khususnya di Tanah Papua.

Namun, menurutnya, pembahasan RUU tersebut tidak boleh mengabaikan kekhususan regulasi yang telah berlaku di Papua, termasuk UU Otsus serta aturan pelaksanaannya, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 106 dan PP Nomor 107 Tahun 2021.

“Bagi kami di Papua, yang terpenting adalah bagaimana memperhatikan kekhususan yang telah diatur dalam UU Otsus dan PP pelaksanaannya. RUU Masyarakat Adat harus disinkronkan agar tidak terjadi tumpang tindih norma dan aturan, tidak menimbulkan konflik kepentingan, serta tidak mengurangi kewenangan yang telah diberikan kepada Provinsi Papua,” ujar Herlin.

Ia menjelaskan, UU Otsus telah memberikan jaminan dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat Papua. Ketentuan tersebut kemudian diturunkan dalam Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) yang disusun oleh DPR Papua.

Herlin juga mengingatkan agar penyusunan RUU Masyarakat Adat tidak memberlakukan penyeragaman secara nasional tanpa mempertimbangkan kondisi sosiologis masing-masing daerah.

Menurutnya, Papua memiliki karakteristik masyarakat yang beragam dan kompleks dengan lebih dari 285 suku, yang masing-masing memiliki adat dan kebudayaan yang unik.

“Sangat sulit ketika satu undang-undang diseragamkan secara nasional. Papua memiliki lebih dari 285 suku dengan kerumitan dan karakteristik khusus. Oleh karena itu, penyusunan RUU ini harus memperhatikan kekhususan Papua dan tidak bisa disamaratakan,” tegasnya.

Selain itu, Herlin menilai definisi dan kriteria subjek hukum masyarakat adat, khususnya terkait Orang Asli Papua (OAP), masih menjadi isu krusial. Salah satunya menyangkut perdebatan mengenai penetapan kriteria OAP berdasarkan garis keturunan.

“Penetapan kriteria subjek hukum masyarakat adat dalam RUU ini benar-benar memperhatikan garis keturunan dan hukum adat yang berlaku secara kontekstual di Papua. Saya berharap masukan dari daerah dapat diakomodasi secara terperinci dalam draft RUU Masyarakat Adat, sehingga regulasi nasional yang dihasilkan nantinya dapat berjalan harmonis dengan kerangka Otsus Papua,” pungkasnya.