PSU Pilkada Papua Aman, Koalisi MARI-YO Klarifikasi Isu Intimidasi

0
98

Jayapura,BPT.com – Sekretaris Koalisi MARI-YO Papua, Apedius Mote, membantah keras tuduhan pasangan Benhur Tommy Mano–Constan Karma (BTM-CK) yang menyebut Bupati Keerom, Piter Gusbager, melakukan intervensi dan intimidasi dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua yang digelar pada 6 Agustus 2025.

Apedius menegaskan, seluruh proses PSU di Kabupaten Keerom berjalan sesuai prosedur Komisi Pemilihan Umum (KPU), diawasi langsung oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta dihadiri saksi dari kedua kubu dan dikawal oleh aparat keamanan.

“Tidak ada intervensi atau intimidasi seperti yang dituduhkan. Tuduhan ini hanya upaya mengganggu proses PSU yang telah berlangsung baik hingga tahap penghitungan suara,” tegas Apedius dalam keterangan pers, Jumat (8/8/2025).

Ia juga menyayangkan pernyataan Tim BTM-CK yang disampaikan melalui media. Menurutnya, hal tersebut dapat memicu ketegangan politik dan mengurangi kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.

“Jika memang ada bukti, seharusnya disampaikan melalui jalur resmi di Bawaslu, bukan membentuk opini sepihak di media,” ujarnya.

Apedius menambahkan, kemenangan Koalisi MARI-YO di sejumlah TPS merupakan hasil kerja keras para relawan dan dukungan murni dari masyarakat.

“Seluruh tahapan berlangsung terbuka. Semua pihak bisa memantau. Demokrasi dijaga dengan data, bukan dengan fitnah,” lanjutnya.

Di akhir pernyataannya, Koalisi MARI-YO mengajak seluruh pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif pasca-PSU dan menghormati hasil resmi yang akan diumumkan oleh KPU Papua.

“Hargai pilihan rakyat, apapun hasilnya,” pungkas Apedius.