Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Anindya Novian Bakrie, bersama Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Taufan Eko Nugroho Rotorosiko, mengakhiri kunjungan kerja di Papua dengan menghadiri jamuan makan malam dan silaturahmi bersama Dewan Pengurus KADIN Provinsi Papua dan Gubernur Papua, Irjen Pol (Purn) Matius Fakhiri, Sabtu malam (18/10/2025) di Jayapura.
Kehadiran rombongan KADIN Indonesia disambut hangat oleh Ketua Umum KADIN Papua, Ronald Antonio, setelah sebelumnya melakukan pelantikan pengurus KADIN di Papua Barat dan Papua Tengah.
Ketua KADIN Papua Ronald Antonio menegaskan, komitmen KADIN Papua untuk memperkuat peran dunia usaha lokal sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah tersebut.
Menanggapi hal ini, Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Novian Bakrie, mengatakan Papua memiliki potensi besar sebagai “masa depan Indonesia Timur.”
Menurutnya, kekayaan alam, pariwisata, serta potensi energi dan sumber daya manusia Papua dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia Timur.
Untuk mewujudkan hal tersebut, KADIN Indonesia berkomitmen meluncurkan beberapa program strategis, di antaranya:
Pengembangan sektor pertanian dan kelautan melalui Kadin Agro Hub Papua dan Papua Blue Economy Zone.
Perluasan akses pasar dan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lewat Papua Entrepreneurship Center (PEC).
Penurunan biaya logistik antarwilayah dengan Papua Inter Modal Logistic Hub.
Penyiapan tenaga kerja industri bersertifikat melalui Papua Vokasi dan Productivity Center.
Anindya menegaskan, “Kami ingin memastikan Papua berdiri sejajar, maju dalam ekonomi, dan kuat dalam daya saing.”
Ditempat yang sama Gubernur Papua, Matius Fakhiri, menekankan pentingnya sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan ekonomi Papua.
Gubernur Fakhiri, berharap KADIN sebagai payung hukum asosiasi pelaku usaha dapat menjadi katalisator bagi masuknya investor ke sektor-sektor potensial seperti pertanian, perkebunan, perikanan, energi terbarukan, serta industri pengolahan dan logistik.
Sebagai provinsi induk, lanjut kata gubernur Fakhiri, Papua memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi sentra investasi, perdagangan, dan distribusi antarwilayah di Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.




