Jayapura,Beritapapuaterkini.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Jayapura resmi meluncurkan program stimulus ekonomi berupa diskon 20 persen untuk pembelian tiket kelas ekonomi jelang momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Stimulus ini berlaku untuk periode keberangkatan 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Cabang Pelni Jayapura, Faizal Damrin, mengatakan pembelian tiket dengan potongan harga tersebut sudah dapat dilakukan mulai hari ini di seluruh saluran penjualan resmi PT Pelni.
“Diskon 20 persen berlaku untuk semua rute dan dapat dibeli di loket resmi, Pelni Mobile, agen perjalanan, hingga gerai ritel seperti Alfamidi dan Indomaret,” ujar Faizal kepada awak media, Jumat (21/11/2025).
Faizal menegaskan kuota tiket bersubsidi tersebut mencapai 405.881 penumpang, namun sifatnya terbatas sehingga masyarakat diimbau membeli tiket jauh hari sebelum kuota habis.
Faizal menjelaskan, potongan harga tersebut hanya diterapkan pada harga dasar tiket, tidak termasuk komponen lain seperti asuransi, pajak, dan biaya pelabuhan.
“Asuransi dan biaya lain tetap dibayarkan penuh karena itu ditujukan kepada pihak ketiga,” jelasnya.
Terkait alasan besaran diskon yang hanya 20 persen, Faizal menyebut Pelni menjalankan penugasan dari Kementerian Perhubungan RI. “Besaran nominalnya ditetapkan pusat dan berlaku seragam di seluruh Indonesia,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa tiket diskon hanya berlaku untuk keberangkatan dalam rentang 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Pembelian tiket di luar tanggal tersebut tidak termasuk dalam program stimulus.
Sementara itu, Kabag Keuangan Pelni Jayapura, Ahmad Rizal Fahmi, menambahkan diskon hanya berlaku bagi tiket ekonomi, tidak untuk kelas lainnya.
Untuk itu Rizal Ahmad meminta media turut membantu menginformasikan hal ini agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat.
“Silakan masyarakat membeli tiket mulai sekarang, baik untuk keberangkatan Desember maupun Januari, selama masih dalam rentang tanggal yang ditentukan. Penting untuk ditegaskan: diskon hanya untuk kelas ekonomi,” terang Ahmad.
Rizal Ahmad juga mengingatkan wilayah Papua yang luas sering membuat informasi tidak merata. Karena itu, Pelni akan menyiapkan pengumuman resmi di kantor cabang dan akan menginformasikan melalui media jika kuota tiket diskon telah habis.
“Setelah kuota terpenuhi, penjualan otomatis ditutup. Ini ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan, bukan oleh Pelni,” ujarnya.
Pelni Jayapura mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi dan menghindari pembelian dari pihak tidak bertanggung jawab.
“Siapa cepat, dia dapat. Oleh karena itu, kami harap masyarakat memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin,” pungkasnya.




