Dua Pekerja Gaharu Tewas Diserang OTK di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Lakukan Penyelidikan

0
57

Yahukimo,Beritapapuaterkini.com – Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo tengah melakukan penyelidikan intensif terkait kasus penyerangan yang menewaskan dua pekerja pencari kayu gaharu di Camp Kampung Bor, Distrik Sumo, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (29/11/2025).

Dua korban meninggal dunia masing-masing bernama Sugianto (43) dan Hardiyanto (39). Sementara dua anggota keluarga lainnya berhasil selamat, yakni Nur Asyah, istri almarhum Sugianto, serta Alias, yang merupakan saudara Nur Asyah.

Menurut keterangan saksi berinisial E, ia menerima telepon dari Alias pada pukul 18.05 WIT, yang melaporkan adanya penyerangan oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) di camp tempat mereka tinggal dan bekerja. Para korban diketahui telah menetap di lokasi tersebut selama kurang lebih lima tahun dan bekerja sebagai pencari gaharu.

Alias menjelaskan penyerangan terjadi pada siang hari ketika sekelompok OTK tiba-tiba mendatangi camp dan langsung menyerang menggunakan senjata tajam. Para korban berusaha menyelamatkan diri bersama keluarga, namun dua orang tidak berhasil melarikan diri hingga akhirnya meninggal dunia.

Pada pukul 21.30 WIT, Alias kembali menghubungi saksi guna menyampaikan bahwa kedua jenazah tengah dievakuasi menggunakan perahu fiber dari Kampung Bor menuju Kota Agats, Kabupaten Asmat, dengan estimasi perjalanan sekitar tujuh jam. Seluruh korban—baik yang selamat maupun meninggal dunia—telah berhasil dievakuasi ke Kota Agats.

Keempat korban merupakan satu keluarga yang berdomisili di Kota Agats. Selain bekerja sebagai pencari gaharu, keluarga tersebut juga membuka usaha kios sembako di Kampung Bor.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyatakan tim sudah dikerahkan untuk melakukan pendalaman di lokasi kejadian.

“Tim telah bergerak melakukan serangkaian langkah penyelidikan, mulai dari pengumpulan keterangan saksi, pemeriksaan tempat kejadian, hingga pengembangan informasi terkait pelaku maupun motif penyerangan. Kami berkomitmen mengungkap kasus ini dan memastikan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan pihaknya telah meningkatkan kehadiran personel di wilayah rawan sebagai langkah antisipasi.

“Patroli dan pemantauan jalur pergerakan masyarakat sudah kami tingkatkan. Koordinasi terus dilakukan dengan Polres Yahukimo untuk menjaga stabilitas kamtibmas pascakejadian,” pungkasnya.