Gubernur Mathius Fakhiri Tekankan Integritas dan Profesionalitas ASN di HUT Korpri ke-54

0
178

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Sebanyak 2201 Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua ikut ambil bagian dalam upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).

Acara tersebut dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Papua dan dipimpin lansung oleh Gubernur Papua Mathius D Fakhri, Selasa (2/12/2025).

Acara peringatan tahun ini tidak hanya diisi dengan apel dan rangkaian seremonial, tetapi juga pengucapan sumpah janji ASN sebagai bentuk komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan publik.

Selain itu, peringatan HUT Korpri ke-54 di Papua menjadi refleksi sekaligus pengingat bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian sebagai garda depan pelayanan publik.

Usai upacara, Gubernur Papua, Mathius Fakhiri menegaskan pentingnya profesionalitas, integritas, dan moralitas bagi setiap ASN.

Gubernur Fakhri menyoroti pesan Ketua Umum Korpri yang menekankan peningkatan kualitas kinerja, khususnya dalam pelayanan masyarakat.

“Kalau saya lihat, tadi Ketua Umum Korpri menekankan bahwa ASN harus profesional, memiliki integritas, dan menjaga moralitas. Semuanya ini penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat benar-benar dijalankan secara maksimal,” terang Gubernur Fakhri.

Gubernur Fakhri berharap seluruh ASN di Papua dapat meneladani nilai-nilai tersebut dan menjadikannya pedoman dalam bekerja di masing-masing bidang.

Menurutnya, momentum HUT Korpri ke-54 harus menjadi titik awal peningkatan kinerja birokrasi.

“Kita harus bisa belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Dengan ulang tahun Korpri ini, saya berharap kita semua bisa langsung bergerak, berlari, dan melakukan akselerasi pelayanan demi kepentingan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Papua, Christian Sohilait, menegaskan pentingnya nilai gotong royong, kedisiplinan, serta kesiapsiagaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk potensi bencana alam yang kerap terjadi di Papua.

Pada kesempatan itu, Sohilait mengingatkan seluruh ASN agar tetap rendah hati dan menghindari sikap takabur dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Pesan yang saya sampaikan ini, tidak hanya ditujukan bagi para peserta upacara, tetapi juga bagi sekitar 8.000 anggota Korpri di seluruh Provinsi Papua.

“Kita masih punya banyak kelemahan yang harus dibenahi, tetapi saya optimistis semuanya dapat diperbaiki secara bertahap,”  terangnya.

Sohilait menekankan pentingnya menjaga integritas ASN dan tidak terlibat dalam tindakan yang dapat mencoreng nama baik korps, seperti korupsi dan penyalahgunaan narkoba.

Untuk itu, Sohilait berharap anggota Korpri dapat menjadi garda terdepan, dalam membantu masyarakat ketika bencana terjadi.

Sebagai pimpinan tertinggi ASN di Papua, Sohilait mengajak seluruh anggota Korpri memperkuat komitmen terhadap etika kerja dan profesionalisme.

“Pesan moral yang disampaikan mungkin tampak sederhana, namun sulit diwujudkan tanpa kesungguhan dan kedisiplinan,” pungkasnya.