Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2025/2026 memasuki fase krusial. Aroma persaingan menuju satu tiket promosi ke Liga 1 semakin terasa tajam, terutama di papan atas klasemen sementara.
Tiga nama besar PS Barito Putera, PSS Sleman, dan Persipura Jayapura masih saling sikut demi mimpi tampil di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Hingga pekan ke 15, Barito Putera masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 35 poin. Namun keunggulan tersebut belum sepenuhnya aman. Tepat di bawahnya, PSS Sleman membayangi dengan 33 poin, sementara Persipura Jayapura menempel ketat di peringkat ketiga dengan raihan 32 poin.
Ketatnya jarak poin membuat setiap pertandingan menjadi penentu. Di tengah persaingan tersebut, Persipura justru muncul sebagai ancaman serius bagi dua rivalnya.
Tim berjuluk Mutiara Hitam itu akan menjalani dua laga krusial dalam waktu berdekatan menghadapi Barito Putera pada 24 Januari, lalu bertemu PSS Sleman pada 27 Januari.
Dua pertandingan ini berpotensi mengubah peta persaingan secara drastis. Jika Persipura mampu meraih poin penuh dalam dua laga tersebut, mereka tidak hanya menyalip pesaingnya, tetapi juga membuka jalan lebar menuju promosi Liga 1.
Sebaliknya, kegagalan Barito dan PSS dalam laga tersebut bisa menjadi pukulan telak bagi ambisi mereka.
Dengan tensi yang terus meningkat dan selisih poin yang kian tipis, Liga 2 musim ini menjelma menjadi panggung drama sepak bola yang penuh intrik.
Semua mata kini tertuju pada Persipura apakah mereka akan menjadi penentu takdir, atau justru tersandung di saat paling menentukan.
Sementara itu, Pelatih Persipura Rahmad Darmawan menyoroti efektivitas pemainnya dalam memanfaatkan peluang sebagai kunci kemenangan.
“Persiba bermain sangat baik dan menyulitkan kami, sama seperti saat mereka melawan Lamongan. Namun, efektivitas peluang yang menjadi gol hari ini menjadi pembeda,” terang pria yang akrab disapa RD, usai anak asuhnya menaklukan Persiba Balikpapan.
Meski tengah merayakan kemenangan, Persipura tidak ingin terlarut dalam euforia. Tantangan besar sudah menanti di depan mata, yakni menghadapi sang pemuncak klasemen, Barito Putera.
Rahmad Darmawan menegaskan, laga berikutnya akan menuntut konsentrasi yang jauh lebih tinggi.
RD berharap para pemainnya bisa tampil lebih cerdas dan bijaksana dalam mengambil keputusan di lapangan demi menjaga konsistensi permainan.
“Berikutnya kita akan fokus menghadapi Barito Putera. Kita tahu mereka adalah pemuncak klasemen saat ini dan tim yang sangat solid. Saya dan pemain butuh lebih fokus lagi, lebih wise dalam mengambil keputusan agar pola permainan kita tetap terjaga,” pungkas RD.




