Minggu, Agustus 16, 2026
Beranda Papua Wamenkes Benjamin Beberkan Tingginya Kasus Malaria, TB, dan HIV di Papua, Serukan...

Wamenkes Benjamin Beberkan Tingginya Kasus Malaria, TB, dan HIV di Papua, Serukan Aksi Cepat

0
69

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan bahwa Papua menghadapi beban penyakit menular yang jauh lebih tinggi dibanding wilayah lain di Indonesia, khususnya malaria, tuberkulosis (TB), HIV/AIDS, dan kusta.

Dalam Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Eliminasi penyakit tersebut di Tanah Papua, Selasa (28/4/2026), Benjamin menyebut lebih dari 90 persen kasus malaria nasional berasal dari Papua.

“Berdasarkan laporan, kasus malaria di Papua lebih dari 90 persen. Seluruh wilayah Indonesia lainnya tidak sampai 10 persen. Untuk itu, saya memilih segera ke Papua, ayo kita bereskan malaria bersama-sama,” ujar Benjamin.

Ia juga menyoroti tingginya kasus TB dan HIV/AIDS yang tidak sebanding dengan jumlah penduduk Papua yang sekitar 5 juta jiwa.
“Kasus TB nasional, 4 persen ada di Papua. Ini tinggi sekali. Kemudian HIV/AIDS juga 12 persen berasal dari Papua. Ini amat sangat tinggi untuk ukuran penduduk 5 juta,” katanya.

Menurut Benjamin, persoalan ini harus ditangani serius dan terintegrasi. Ia bahkan menyoroti kasus kusta di Kota Jayapura yang masuk dalam lima wilayah dengan kasus tertinggi di Indonesia.

“Kita harus bereskan kasus kusta dari Kota Jayapura. Ini bukan daerah pegunungan, ini di tengah kota, jadi harus bisa diselesaikan,” tegasnya.

Untuk TB, ia mengungkapkan estimasi total kasus di enam provinsi di Papua mencapai hampir 40.000 kasus. Di Papua Pegunungan saja, terdapat sekitar 5.700 kasus, namun yang terdeteksi dan diobati baru 42 persen.
“Artinya masih ada 58 persen yang belum tertangani dan berpotensi menularkan ke masyarakat,” ujarnya.

Benjamin juga mengingatkan pentingnya penanganan medis yang tepat, termasuk pemisahan pasien TB di rumah sakit untuk mencegah penularan.

“Jangan sampai pasien TB bercampur dengan pasien lain. Ini tidak boleh terjadi. TB harus dirawat di ruang isolasi,” kata dia.

Ia menekankan, edukasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam percepatan eliminasi penyakit menular di Papua.

Berita Papua Terkini | Sumber Informasi Aktual Dan terpercaya
Minggu, Agustus 16, 2026

Menuju Demokrasi Berkualitas : Harapan dari Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan…

Oleh ; Izac Zet Matulessy, S.H., M.H. Anggota KPU Keerom – Divisi Teknis Jayapura,Beritapapuaterkini.com — Demokrasi Indonesia kerap tampak hidup menjelang pemilu, namun melemah setelahnya. Spanduk…

Komisi V DPR Papua Awasi Ketat Pelaksanaan Program Pendidikan Pace Mace

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, H. Jayakusuma, menegaskan pihaknya akan mengawal dan mengawasi secara ketat pelaksanaan program Pendidikan Pace Mace (Pelajar…

BERITA TERBARU

Berita Papua Terkini | Sumber Informasi Aktual Dan terpercaya
Minggu, Agustus 16, 2026

Bulog Papua Tambah Pasokan 500 Ribu Liter Minyakkita

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Perum Bulog Kantor Wilayah Papua mulai mendistribusikan pasokan minyak goreng subsidi (Minyakkita) tambahan dari Kalimantan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Papua. Sebanyak…

Sinergi Kian Solid, KADIN Papua Komit Perkuat Pembangunan Daerah

Jayapura, Beritapapuaterkini.com – Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Papua, Ronald Antonio Bonay, menegaskan KADIN Papua siap memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Provinsi…

BERITA TERBARU