Faktor Keamanan, Muscab I PPP Papua Pegunungan Dipindahkan ke Jayapura

0
53

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Papua Pegunungan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) I secara serentak bagi delapan kabupaten di Papua Pegunungan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kota Jayapura, Selasa (19/5/2026).

Ketua DPW PPP Papua Pegunungan, Abdul Rajab mengatakan, pelaksanaan Muscab yang seharusnya digelar di wilayah Papua Pegunungan terpaksa dipindahkan ke Kota Jayapura karena mempertimbangkan faktor keamanan.

Menurutnya, situasi keamanan di sejumlah wilayah, khususnya di Wamena, belum kondusif akibat konflik sosial yang terjadi beberapa waktu terakhir. Karena itu, pihaknya memutuskan untuk memusatkan pelaksanaan Muscab di Jayapura agar agenda partai tetap berjalan dengan aman dan lancar.

Rajab menjelaskan, Muscab serentak tersebut bukan sekadar agenda seremonial partai, melainkan momentum penting untuk melakukan konsolidasi organisasi, memperkuat struktur kepengurusan, serta mempersiapkan PPP menghadapi dinamika politik ke depan di Papua Pegunungan.

Pada kesempatan tersebut Rajab mengapresiasi panitia dan seluruh kader PPP yang telah bekerja keras menyukseskan Muscab serentak perdana tersebut.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kaderisasi, membangun semangat perjuangan partai, serta memastikan PPP semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Mengusung tema “Transformasi PPP untuk Pembangunan dan Keadilan Sosial di Provinsi Papua Pegunungan”, Rajab menegaskan transformasi yang dimaksud bukan hanya perubahan administrasi kepengurusan, tetapi juga perubahan pola pikir, cara kerja, dan semangat perjuangan partai.

Rajab menilai PPP harus hadir sebagai jembatan aspirasi masyarakat, khususnya masyarakat adat, petani, nelayan, pelaku usaha, generasi muda, serta warga di wilayah pegunungan yang masih membutuhkan perhatian serius dalam bidang pembangunan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Selain itu, Rajab menyinggung tahapan verifikasi faktual partai politik yang akan dilakukan pada 2027 mendatang. Menurutnya, pembentukan kepengurusan hingga tingkat bawah menjadi salah satu langkah penting dalam memenuhi persyaratan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Verifikasi faktual akan dilakukan pada 2027. Karena itu, dukungan dari DPC dan seluruh kader sangat dibutuhkan, termasuk dalam pembentukan kepengurusan hingga tingkat ranting,” ujarnya.

Rajab berharap melalui Muscab tersebut, PPP di Papua Pegunungan dapat memperkuat konsolidasi internal dan meningkatkan kualitas kepemimpinan partai dalam menghadapi agenda politik mendatang.