DPP KKMSB Lantik Pengurus DPW KKMSB Provinsi Papua

0
116
0-3936x1728-0-0-{}-0-24#bokehtype:0#;ts:848149832964000;appts:1791090345360;uid:0;qlty:1;illum:2 scene:23 humanIn:7;

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) resmi melantik pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) KKMSB Provinsi Papua periode 2026-2029. Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan dan kontribusi masyarakat Mandar bagi pembangunan di Tanah Papua.

Pengurus DPW KKMSB Provinsi Papua dilantik oleh Ketua Umum DPP KKMSB yang diwakili Bendahara Umum DPP KKMSB, H. Jufri Mahmud, berlansung di kafe D’Sultan, Minggu (4/10/2026).

Bendahara Umum DPP KKMSB, H. Jufri Mahmud menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pelantikan pengurus DPW KKMSB Provinsi Papua.

Jufri mengatakan, keberadaan organisasi KKMSB di Papua memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga hubungan kekeluargaan masyarakat Mandar sekaligus membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat di Papua.

“Terima kasih kepada seluruh warga Mandar yang telah membentuk dan menjaga organisasi ini. Tidak mudah membangun organisasi di tanah rantau, karena membutuhkan koordinasi, kebersamaan dan kemandirian,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat Mandar yang berada di Papua merupakan bagian dari diaspora yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk terus menjaga nama baik organisasi, memperkuat silaturahmi serta membangun kerja sama dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Papua.

“Kita harus menjaga persatuan dan terus bekerja bersama dengan seluruh warga yang ada di Papua. KKMSB harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa,” katanya.

Jufri menegaskan, keberhasilan menjalankan roda organisasi tidak hanya ditentukan oleh pengurus, tetapi membutuhkan dukungan para sesepuh, tokoh masyarakat dan seluruh warga Mandar di Papua.

H. Jufri juga mengingatkan pengurus DPW KKMSB Papua agar menjunjung tinggi kode etik organisasi dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

“Kesuksesan menjalankan roda organisasi adalah dengan menjaga kode etik KKMSB, sehingga betul-betul bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Mandar yang ada di Papua maupun seluruh stakeholder di Papua,” ujarnya.

Dirinya berharap, pengurus DPW KKMSB Provinsi Papua dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik dan mampu menghadapi berbagai tantangan melalui kerja sama dan kebersamaan.

Sementara itu, sambutan Gubernur Papua yang dibacakan Asisten I Setda Papua, Yohanis Walilo, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada pengurus DPW KKMSB Provinsi Papua periode 2026-2029 yang baru dilantik.

Menurut Gubernur, pelantikan tersebut harus menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen persaudaraan, kebersamaan dan pengabdian masyarakat Sulawesi Barat di Tanah Papua.

“Keberadaan KKMSB memiliki arti penting, bukan hanya menjadi wadah untuk mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat Sulawesi Barat, tetapi juga dapat menjadi jembatan persaudaraan dengan seluruh masyarakat yang ada di Tanah Papua,” terang Yohanis Walilo.

Gubernur menilai nilai-nilai budaya Mandar seperti kekeluargaan, kehormatan, kerja keras dan semangat kebersamaan merupakan modal sosial yang penting dalam membangun kehidupan masyarakat di Tanah Papua.

Menurutnya, organisasi paguyuban memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan kehidupan sosial serta mendukung pemerintah dalam pembangunan daerah.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Paguyuban dan organisasi kemasyarakatan harus menjadi bagian yang aktif dalam kehidupan masyarakat,” katanya.

Gubernur juga mengajak KKMSB untuk terus memberikan kontribusi dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, kewirausahaan, kreativitas, olahraga, teknologi dan kegiatan positif lainnya.

Ia menekankan pentingnya memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam organisasi maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua, yakni mewujudkan transformasi Papua yang cerdas, sejahtera dan makmur atau Papua Cerah.

Gubernur Papua berpesan kepada pengurus DPW KKMSB yang baru dilantik agar terus menjaga kekompakan dan komunikasi, serta mempertahankan nama baik organisasi.

Selain itu, pengurus diminta membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh komponen masyarakat di Papua.

“Jaga kekompakan, komunikasi, nama baik organisasi dan yang paling penting hubungan baik dengan seluruh komponen masyarakat yang ada di Papua,” pungkasnya.