Gubernur Berharap Konferda VI IAI Papua Jadi Momentum Penguatan Profesi Apoteker

0
27

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi Papua atas komitmen dan dedikasinya dalam meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Tanah Papua.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam sambutan tertulis Gubernur Papua yang dibacakan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Berry S. Wopari, pada kegiatan Konferensi Daerah (Konferda) VI IAI Papua dan Workshop Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit (Hisfarsi) Papua, berlansung di Hotel Swissbel Kota Jayapura, Sabtu (31/10/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan Pemerintah Provinsi Papua menyambut baik pelaksanaan Konferda VI IAI Papua dan Workshop Hisfarsi. Kegiatan tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi profesi sekaligus meningkatkan kapasitas dan kompetensi para apoteker.

Menurut Gubernur, sektor kesehatan merupakan salah satu bidang strategis yang membutuhkan dukungan sumber daya manusia profesional, termasuk tenaga kefarmasian. Peran apoteker tidak hanya terbatas pada pelayanan obat, tetapi juga mencakup edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan obat yang aman, tepat, dan rasional.

Gubernur  menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus diikuti dengan penguatan kompetensi, profesionalisme, serta penerapan etika profesi dalam menjalankan tugas di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Gubernur juga berharap melalui forum Konferda VI IAI Papua, organisasi profesi apoteker dapat terus memperkuat soliditas, menyusun program kerja yang berorientasi pada peningkatan kualitas profesi, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah.

Selain itu, peningkatan kapasitas dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan dinilai penting agar para apoteker mampu menjawab berbagai tantangan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

Pemerintah Provinsi Papua, lanjutnya, berharap pelayanan kefarmasian di seluruh fasilitas kesehatan, baik rumah sakit, puskesmas, maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya di kabupaten dan kota se-Provinsi Papua, semakin berkualitas dan berlandaskan standar pelayanan serta etika profesi yang tinggi.

Gubernur mengajak seluruh peserta Konferda VI IAI Papua dan Workshop Hisfarsi untuk memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang evaluasi, diskusi, dan penyusunan langkah strategis bagi kemajuan organisasi serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Melalui hasil Konferda VI ini, mari kita dukung bersama kemajuan profesi apoteker dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan profesi kefarmasian dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Papua,”pungkasnya.