Pertamina Papua Maluku Borong 5 Penghargaan ISRA 2026

0
55

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memborong lima penghargaan dalam ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026 yang digelar di Swiss-Belhotel Solo, Surakarta, Kamis (6/8/2026).

Dalam ajang yang mengusung tema “Catalyzing Collective Change for Scalable Impact” tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku meraih tiga penghargaan Gold, satu Silver, dan satu Bronze melalui berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Community Involvement and Development (CID) yang dinilai memberikan dampak terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus pelestarian lingkungan di wilayah operasional perusahaan di Papua dan Maluku.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara perusahaan, masyarakat, mitra binaan, pemangku kepentingan, dan tim pelaksana program.

“Kami sangat bangga dan bersyukur bahwa program CSR maupun CID yang dijalankan diakui dan berdampak langsung bagi wilayah di sekitar area operasional kami,” ujar Ispiani.

Ia menyampaikan penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian perusahaan, tetapi juga bentuk keberhasilan seluruh pihak yang terlibat dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat dan lingkungan.

Pada ISRA 2026, tiga penghargaan Gold diraih melalui Program Wayame Re:Source: Revitalisasi Ekonomi Melalui Pengelolaan Sumber Daya Terintegrasi dan Ekonomi Sirkular dari Integrated Terminal (IT) Wayame, Ambon, kategori Economic Empowerment.

Gold berikutnya diraih Program Tubo Sustainable Farming dari Aviation Fuel Terminal (AFT) Babullah, Ternate, juga dalam kategori Economic Empowerment.

Sementara penghargaan Gold ketiga diraih Program Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Terumbu Karang Buatan Berbasis Limbah Ban Bekas sebagai Inovasi Sosial Konservasi Laut oleh Gamlamo Diving Club di Kelurahan Jambula, Kota Ternate, kategori Biodiversity Conservation.

Adapun penghargaan Silver diraih Program Lau Sabua Manise: Pendekatan Circular Economy dalam Pengembangan Infrastruktur Desa Wisata Negeri Laha melalui Pemanfaatan Ecobrick dari AFT Pattimura, Ambon, kategori Economic Empowerment.

Sedangkan penghargaan Bronze diraih Program Penguatan Kapasitas Kelompok Pengolah Ikan Asar melalui Adopsi Teknologi Tepat Guna pada Program CSR Kampung Bright Gas dari IT Jayapura, kategori Economic Empowerment.

Ispiani menegaskan, seluruh program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjalankan program CSR dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang sejalan dengan empat pilar Sustainable Development Goals (SDGs) serta prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Menurut dia, capaian dalam ISRA 2026 semakin memperkuat komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di kawasan Indonesia Timur.

“Tidak hanya menyalurkan energi ke pelosok negeri, kami juga ingin terus berkontribusi dalam aspek sosial masyarakat dan lingkungan. Melalui program yang terintegrasi dan memberikan dampak nyata, kami akan terus berupaya menjadi perusahaan energi yang menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan demi masa depan yang lebih berkelanjutan,” pungkasnya.