25 Tahun IKB Siri Sori Serani Jayapura, Mami Ola Titip Kebersamaan dan Pelayanan

0
62

Jayapura, Beritapapuaterkini.com – Ikatan Keluarga Besar Siri Sori Serani (IKB SSS) di Jayapura memperingati usia ke-25 tahun. Seperempat abad perjalanan organisasi keluarga tersebut menjadi momentum untuk mengenang sejarah awal terbentuknya ikatan sekaligus memperkuat semangat persaudaraan, pelayanan dan kepedulian di tanah rantau.

Ketua IKB SSS Jayapura, Laura Yohana Rattu Holle atau yang akrab disapa Mami Ola, mengatakan, keberadaan ikatan keluarga tersebut berawal dari kegiatan ibadah rutin yang dilakukan keluarga Holle sekitar 25 tahun lalu.

Saat itu, kegiatan masih sederhana dan hanya diikuti sekitar 10 hingga 12 keluarga. Ibadah dan persekutuan keluarga dilaksanakan secara bergiliran, termasuk di rumah almarhum Niko Holle dan almarhum Luki Holle.

Dari persekutuan kecil tersebut kemudian muncul gagasan untuk membangun ikatan yang lebih besar dengan merangkul masyarakat Siri Sori Serani yang berada di Jayapura.

“Dua puluh lima tahun yang lalu hanya beberapa keluarga, sekitar 10 sampai 12 keluarga. Puji Tuhan, sekarang sudah berkembang dan semakin banyak,” ujar Mami Ola dalam sambutannya pada Syukuran HUT ke-25 IKBSSS Jayapura di Geronimo Cafe, Pantai Hamadi, Minggu (9/8/2026).

Menurut Mami Ola, perjalanan selama 25 tahun tidak terlepas dari dukungan seluruh keluarga besar Siri Sori Serani yang secara konsisten menjaga kebersamaan melalui kegiatan ibadah maupun kegiatan sosial.

Mami Ola menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota keluarga yang selama ini tetap setia menjaga keberadaan ikatan tersebut.

Pelayanan, Bukan Politik

Mami Ola menegaskan, sejak awal IKB SSS dibangun sebagai wadah untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan menjadi sarana pelayanan bagi sesama.

Karena itu, Mami Ola mengingatkan seluruh anggota agar menjaga tujuan awal organisasi dan tidak membawa kepentingan politik ke dalam ikatan keluarga.

“Tujuan utama kita adalah pelayanan, bukan politik. Kalau ada yang berbicara politik, itu di luar daripada ikatan kita,” tegasnya.

Mami Ola berharap, semangat saling membantu dan kepedulian terhadap sesama terus dipertahankan. Terutama ketika ada anggota keluarga yang sakit, mengalami kedukaan maupun menghadapi berbagai kesulitan.

Selain memperkuat persaudaraan di Jayapura, Mami Ola juga menitipkan agenda pelayanan bagi kampung halaman, salah satunya membantu biaya pemeliharaan gedung gereja dan pastori di Negeri Siri Sori Serani.

Mami Ola mengajak seluruh keluarga besar Siri Sori Serani di Jayapura untuk bersama-sama menggalang dukungan dan dana bagi pemeliharaan gedung gereja dan pastori tersebut.

“Mari kita sama-sama merenovasi gedung gereja di Negeri Siri Sori Serani. Kita kumpulkan dana untuk membantu merehab gereja yang ada di negeri,” ajaknya.

IKEMAL Apresiasi 25 Tahun Kepemimpinan

Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) Kota Jayapura, Pit Hein Kainama, memberikan apresiasi terhadap perjalanan IKB SSS sekaligus kepemimpinan Mami Ola selama 25 tahun.

Kainama menilai, mempertahankan sebuah ikatan keluarga selama seperempat abad bukanlah pekerjaan mudah. Menurutnya, keberlangsungan organisasi tersebut menunjukkan kuatnya komitmen untuk menjaga persaudaraan dan kebersamaan.

“Dua puluh lima tahun merupakan rentang waktu yang cukup panjang untuk menjaga persekutuan atau ikatan keluarga Siri Sori Serani. Luar biasa bagaimana seorang pemimpin bisa menjadi ketua selama 25 tahun,” ujarnya.

Kainama menyebut perjalanan tersebut juga menjadi bagian dari warisan nilai-nilai positif yang telah ditanamkan para orang tua Maluku yang datang dan menetap di Tanah Papua.

Menurut Kainama, generasi terdahulu tidak hanya datang untuk membangun kehidupan keluarga, tetapi juga memberikan kontribusi melalui berbagai bidang pelayanan, termasuk sebagai guru dan penginjil.

Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus terus diwariskan kepada generasi muda Maluku di Jayapura dengan menjaga perilaku, persaudaraan serta nama baik Maluku.

“Kita harus menjaga Kota Jayapura sebagai anak-anak Maluku dan menjaga nama besar Maluku. Mari bersinergi dengan pemerintah membangun Kota Jayapura,” katanya.

Kainama juga menyampaikan Pemerintah Kota Jayapura telah memberikan ruang dan perhatian kepada masyarakat Maluku, termasuk memberikan kepercayaan kepada sejumlah anak Maluku untuk menduduki berbagai posisi dalam pemerintahan.

Menurutnya, kepercayaan tersebut harus dijawab dengan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah serta menjaga hubungan harmonis dengan pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Jayapura.

Perayaan 25 tahun IKB SSS Jayapura diharapkan tidak sekadar menjadi peringatan perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat regenerasi, meningkatkan pelayanan, serta mempertahankan nilai persaudaraan Siri Sori Serani di tanah rantau.

Dengan fondasi yang bermula dari persekutuan sekitar 10 hingga 12 keluarga, IKB SSS kini berkembang menjadi wadah yang merangkul lebih banyak keluarga Siri Sori Serani di Jayapura, dengan semangat kebersamaan dan pelayanan sebagai bagian dari perjalanan 25 tahun.