Produk Olahan Sagu Modern Jadi Primadona di Festival Colo Sagu

0
39

Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Produk olahan sagu dengan kemasan modern dan diversifikasi produk menjadi favorit pengunjung dalam Festival Colo Sagu yang berlangsung di halaman parkir DPR Papua, Minggu (21/6/2026).

Ketua Panitia Festival Colo Sagu, Michael Yarisetouw, mengatakan minat masyarakat terhadap produk turunan sagu yang telah diolah secara modern terlihat lebih tinggi dibandingkan produk tradisional.

“Produk yang paling diminati adalah produk yang sudah mengalami diversifikasi, seperti cookies sagu dan bengbeng sagu. Sementara produk tradisional seperti papeda bungkus dan lauk pendamping masih memiliki pasar yang lebih terbatas,” ujarnya.

Festival yang digelar dalam rangka Hari Sagu Sedunia dan HUT Bhayangkara ke-80 itu melibatkan sebanyak 50 pelaku UMKM. Dari jumlah tersebut, 25 pelaku merupakan mama-mama asli Papua, 15 pelaku UMKM umum, dan 10 peserta berasal dari kalangan mahasiswa.

Menurut Michael, keterlibatan mahasiswa dalam festival menjadi langkah untuk mendorong inovasi produk pangan lokal agar lebih mampu bersaing di pasar dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

Michael menilai pengembangan produk olahan sagu dengan kemasan yang menarik dan inovatif menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan nilai ekonomi komoditas sagu.

Festival Colo Sagu juga mendapat dukungan dari Polri, khususnya Polresta Jayapura Kota, yang selama ini konsisten mendukung kegiatan pelestarian dan pemanfaatan sagu di Papua.

Selain menjadi ajang promosi produk UMKM, festival tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga hutan sagu sebagai sumber pangan lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Ketika produk sagu semakin diminati masyarakat, maka permintaan akan meningkat dan pada akhirnya mendorong upaya pelestarian hutan sagu sebagai sumber bahan baku,” pungkas Michael.