Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Jayapura, Lukas Haay, berharap pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Jayapura dapat berjalan sesuai dengan tahapan yang telah disepakati bersama.
Lukas menegaskan, proses Musda sebaiknya tidak diintervensi oleh pihak mana pun dan tetap mengikuti jadwal yang telah ditetapkan dalam rapat sebelumnya.
Menurut Lukas, mekanisme aklamasi sebaiknya tidak dipaksakan, karena KNPI merupakan wadah bagi seluruh pemuda sehingga setiap kandidat seharusnya memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan bertarung secara terbuka.
“KNPI ini adalah wadah bagi pemuda. Siapa pun berhak maju dan bertarung secara bebas. Jangan sampai ada aklamasi yang dipaksakan,” ujarnya.
Lebih lanjut Lukas menjelaskan dalam pertemuan sebelumnya dengan Wali Kota Jayapura, kepala daerah tersebut turut menyampaikan dukungan agar proses pemilihan berlangsung terbuka dan demokratis.
Lukas turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Jayapura atas terselenggaranya Musda KNPI. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi barometer bagi perkembangan dan pembinaan pemuda di Kota Jayapura.
“Saya sebagai Ketua GMNI Kota Jayapura menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang sudah mendukung terselenggaranya Musda KNPI. Semoga ini menjadi barometer bagi pembinaan pemuda ke depan,” katanya.
Selain itu, Lukas juga mengimbau pimpinan organisasi kepemudaan (OKP) agar tidak mudah terpengaruh isu-isu yang berkembang menjelang Musda. Ia menilai dinamika yang terjadi merupakan hal biasa dalam proses organisasi.
Ia berharap seluruh OKP dapat memberikan ruang demokrasi yang sehat dan memilih pemimpin KNPI sesuai hati nurani tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun.
“Kami berharap teman-teman OKP memilih sesuai hati nurani tanpa ada paksaan dari pihak lain, sehingga nantinya terpilih pemimpin yang murni dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah,” pungkasnya.




