Mimika,Beritapapuaterkini.com – Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) Pusat di Tanah Papua menggelar Musyawarah Pusat (Muspus) IV sebagai forum evaluasi dan perumusan program strategis organisasi ke depan.
Kegiatan yang berlangsung di Grand Tembaga Hotel, Jumat (17/4/2026), dihadiri oleh 20 cabang IKEMAL se-Tanah Papua serta Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.
Ketua IKEMAL Pusat di Tanah Papua, Christian Sohilait, menjelaskan Muspus IV membahas sejumlah agenda penting, di antaranya laporan pertanggungjawaban pengurus lama, perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta pemilihan kepengurusan baru.
“Dalam musyawarah ini kita fokus pada tiga hal utama, yakni pertanggungjawaban, arah organisasi ke depan, dan pemilihan pengurus baru,” ujar Christian.
Sohilait menekankan pentingnya momentum musyawarah untuk mempererat kembali persatuan warga Maluku di Tanah Papua, khususnya setelah dinamika politik pada pemilihan kepala daerah beberapa waktu lalu.
Menurutnya, nilai persaudaraan yang dikenal dengan falsafah “ale rasa beta rasa” harus kembali diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, IKEMAL juga berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah daerah sesuai dengan peran dan profesi masing-masing anggota.
“Kalau dia tentara, dukung lewat tugasnya sebagai tentara. Kalau guru, jalankan perannya sebagai pendidik. Begitu juga di pemerintahan maupun sektor swasta,” jelasnya.
Sohilait juga mengungkapkan, pihaknya akan mengevaluasi kondisi sosial masyarakat Maluku di Papua, termasuk berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda.
Hal ini, kata dia, penting agar keberadaan warga Maluku di tanah rantau tetap memberi dampak positif serta mampu berbaur secara harmonis dengan masyarakat lokal.

“Kita ingin membahas masalah sosial yang ada, supaya kita tidak menjadi bagian dari persoalan, tetapi justru menjadi bagian dari solusi,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menegaskan bahwa Muspus IV IKEMAL bukan sekadar forum organisasi, tetapi juga ruang demokratis untuk merumuskan visi dan langkah strategis ke depan.
Emanuel menilai kegiatan ini berperan penting dalam memperkuat solidaritas dan semangat kekeluargaan di tengah keberagaman masyarakat Papua.
“Papua, khususnya Mimika, adalah rumah bersama bagi berbagai suku, agama, dan budaya. IKEMAL memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan memperkaya kehidupan sosial,” kata Emanuel.
Dirinya berharap hasil musyawarah dapat melahirkan program kerja yang inovatif dan adaptif, serta memperkuat peran IKEMAL sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terbuka untuk berkolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan dalam mendorong pembangunan di berbagai sektor, seperti sosial, pendidikan, dan ekonomi.
Emanuel juga mengajak seluruh warga Maluku di Papua untuk terus menjaga nilai-nilai kearifan lokal dan memperkuat persaudaraan.
“Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.




