Jayapura,Beritapapuaterkini.com – Sejumlah pemuda di Kota Jayapura menginisiasi pembentukan Forum Komunikasi Pemuda Nusantara sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antarpemuda lintas paguyuban di Kota Jayapura dan Provinsi Papua.
Pembentukan forum tersebut dilatarbelakangi masih minimnya komunikasi antarpemuda dari berbagai paguyuban. Kondisi itu dinilai perlu dijembatani melalui sebuah wadah bersama yang dapat menghimpun aspirasi sekaligus mendorong kerja sama dalam menyelesaikan berbagai persoalan kepemudaan.
Ketua Tim Formatur Pemuda Nusantara, Albert Modouw, mengatakan forum tersebut diharapkan menjadi ruang bersama bagi seluruh pemuda, khususnya yang berasal dari berbagai paguyuban di Kota Jayapura.
“Alasan mendasar terbentuknya forum ini adalah minimnya komunikasi antar-lintas pemuda yang ada di Kota Jayapura maupun di Provinsi Papua. Karena situasi itu, kami terpanggil untuk melakukan penyatuan komunikasi melalui Forum Komunikasi Pemuda Nusantara,” ujar Albert, usai rapat konsulidasi di salahsatu hotel di Kota Jayapura, Jumat (28/8/2026).
Menurutnya, dalam pertemuan awal tersebut para pemuda telah menyepakati nomenklatur organisasi, yakni Forum Komunikasi Pemuda Nusantara. Selanjutnya, Tim Formatur akan mempersiapkan struktur organisasi sekaligus proses pembentukan badan hukum sebagai landasan organisasi.
Albert menegaskan, forum tersebut nantinya tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya pemuda, tetapi juga diharapkan dapat menjadi wadah dan corong aspirasi dalam menyuarakan berbagai persoalan yang dihadapi pemuda.
“Ke depan forum ini bisa menjadi wadah dan corong untuk menyuarakan semua aspirasi pemuda serta persoalan-persoalan pemuda yang ada di Kota Jayapura maupun di Provinsi Papua,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Tim Formatur, Rezkiana, menambahkan pembentukan forum merupakan bagian dari upaya mengorganisasi pemuda sekaligus membangun kolaborasi dengan berbagai paguyuban yang ada di Papua.
Lebih lanjut Rezkiana mengatakan, Tim Formatur akan menjalankan kerja-kerja organisasi untuk memastikan Forum Komunikasi Pemuda Nusantara memiliki legalitas yang jelas sehingga dapat menjalankan berbagai program secara resmi.
“Melalui tim formatur ini kami akan melakukan kerja-kerja organisasi untuk mendukung terbentuknya Forum Komunikasi Pemuda Nusantara yang legal, sehingga ke depan kami bisa bergerak dengan legal standing yang jelas,” ujar Rezkiana.
Ia berharap seluruh paguyuban pemuda yang berada di Kota Jayapura maupun Provinsi Papua dapat terlibat dalam forum tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas paguyuban penting untuk meminimalkan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi pemuda.
“Diharapkan seluruh paguyuban yang ada di kota maupun Provinsi Papua ke depannya bisa berkolaborasi. Dengan komunikasi yang baik, masalah-masalah yang tadinya besar mungkin bisa kita minimalisir,” katanya.
Rezkiana juga mengajak para ketua pemuda dan perwakilan paguyuban untuk berpartisipasi dalam pertemuan-pertemuan selanjutnya guna memperkuat organisasi dan menyusun agenda kerja forum.
“Mari kita bersatu dalam komunikasi dan bersatu dalam aksi kolaborasi yang nyata untuk Kota Jayapura khususnya dan Provinsi Papua,” pungkasnya.









































