Presiden Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah se-Tanah Papua, Bahas Percepatan Pembangunan

0
84

Jakarta,Beritapapuaterkini.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengumpulkan seluruh kepala daerah se-Tanah Papua di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Pertemuan yang akan berlangsung di Istana Negara pada pukul 15.00 WIB, bertujuan memberikan arahan langsung terkait percepatan dan pemerataan pembangunan di wilayah Papua.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, agenda utama Presiden adalah memperkuat komitmen pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan yang terintegrasi di seluruh Tanah Papua. Arahan Presiden nantinya akan ditindaklanjuti oleh kementerian dan lembaga terkait, Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, serta para gubernur, bupati, dan wali kota.

“Bapak Presiden memiliki komitmen yang sangat kuat untuk mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Papua,” ujar Tito Karnavian usai memimpin rapat bersama Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua di Kementerian Dalam Negeri, Senin (15/12/2025).

Dalam rapat tersebut, pemerintah membahas persiapan teknis dan substansi pertemuan dengan Presiden, termasuk upaya penyelarasan program pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah agar pelaksanaannya lebih efektif dan terintegrasi.

Sementara itu, Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, Paulus Waterpauw, menegaskan komite memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah pusat dan kebutuhan pemerintah daerah di Tanah Papua. Waterpauw menyebut, sesuai arahan Mendagri, komite tidak bersifat operasional.

“Fokus kami adalah melakukan sinkronisasi, harmonisasi, serta pengawasan dan evaluasi terhadap program pembangunan yang dijalankan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah,” terang Waterpauw.

Menurut dia, masih terdapat sejumlah program yang belum sepenuhnya tersinkronisasi dan terharmonisasi. Karena itu, keberadaan komite dinilai penting untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan searah dan saling mendukung.

Waterpauw menambahkan, komite juga bertugas mempelajari program-program kementerian dan lembaga, sekaligus memahami rencana dan harapan kepala daerah di Papua agar aspirasi daerah dapat terhubung langsung dengan kebijakan nasional.

“Kita ingin pikiran dan harapan pemerintah daerah serta masyarakat Papua tersambung dengan program nasional. Sinkronisasi dan harmonisasi ini harus terus tumbuh dan semakin kuat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Waterpauw yang membidangi sektor perekonomian dan investasi menyoroti masih adanya tantangan ekonomi di Papua, termasuk keterbatasan pendapatan daerah.

Waterpauw menilai, peningkatan investasi menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan di Tanah Papua.

“Oleh karena itu, mari kita jaga Tanah Papua dengan baik dan membangunnya bersama. Tugas kami di komite adalah menghubungkan para pihak agar Papua memperoleh peluang investasi yang berkelanjutan,” pungkasnya.